alexametrics
24 C
Madura
Thursday, June 30, 2022

Gempa Sumenep Rusak Rumah Warga, Madrasah, dan Masjid

SUMENEP – Gempa bumi dengan kekuatan 4,7 skala richter (SR) di Sumenep, Rabu malam (13/6) membuat warga panik. Rumah warga di Kecamatan dilapoekan retak-retak.

Bahkan ada bangunan madrasah di Desa Bullaan, Kecamatan Batuputih roboh total. ”Akibat guncangan tadi mayoritas rumah di Desa Bullaan mengalami retak. Parahnya ada madrasah di Dusun Banno roboh total,” ungkap M. Ridwan, 31, warga Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM).

Pria yang berprofesi sebagai dosen STKIP PGRI Sumenep itu menambahkan, sebagian tembok Masjid Al Hikmah di Dusun Bajur, Desa Bullaan, juga roboh. ”Belum ada informasi korban. Semoga tidak ada,” katanya.

Data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalianget menyebutkan pusat gempa berada di timur laut Kota Sumenep.

Baca Juga :  Jasa Konsultasi FS Waterbase Masuk Lelang

Kepala Stasiun BMKG Kalianget Usman Kholid menjelaskan, gempa terjadi sekitar pukul 20.06 WIB. Pusat gempa berada di koordinat 6,91 LS; 113,95 BT atau sekitar 17 kilometer dari pusat kota Sumenep.

Dahsyatnya gempa membuat getaran terasa hingga ke pusat Kota Sumenep. Pihak BMKG belum bisa memastikan daerah (desa dan kecamatan) yang menjadi pusat gempa.

”Sampai sekarang kami masih mengumpulkan informasi. Belun ada laporan dari pusat gempa. Tapi tim kami sedang mencari lokasinya,” jelas Usman.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep Abd. Rahman Riadi mengaku belum menerima laporan kejadian ini. ”Kami belum menerima laporan apapun,” pungkasnya.

SUMENEP – Gempa bumi dengan kekuatan 4,7 skala richter (SR) di Sumenep, Rabu malam (13/6) membuat warga panik. Rumah warga di Kecamatan dilapoekan retak-retak.

Bahkan ada bangunan madrasah di Desa Bullaan, Kecamatan Batuputih roboh total. ”Akibat guncangan tadi mayoritas rumah di Desa Bullaan mengalami retak. Parahnya ada madrasah di Dusun Banno roboh total,” ungkap M. Ridwan, 31, warga Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM).

Pria yang berprofesi sebagai dosen STKIP PGRI Sumenep itu menambahkan, sebagian tembok Masjid Al Hikmah di Dusun Bajur, Desa Bullaan, juga roboh. ”Belum ada informasi korban. Semoga tidak ada,” katanya.


Data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalianget menyebutkan pusat gempa berada di timur laut Kota Sumenep.

Baca Juga :  Tiang Listrik Roboh Diterjang Angin

Kepala Stasiun BMKG Kalianget Usman Kholid menjelaskan, gempa terjadi sekitar pukul 20.06 WIB. Pusat gempa berada di koordinat 6,91 LS; 113,95 BT atau sekitar 17 kilometer dari pusat kota Sumenep.

Dahsyatnya gempa membuat getaran terasa hingga ke pusat Kota Sumenep. Pihak BMKG belum bisa memastikan daerah (desa dan kecamatan) yang menjadi pusat gempa.

”Sampai sekarang kami masih mengumpulkan informasi. Belun ada laporan dari pusat gempa. Tapi tim kami sedang mencari lokasinya,” jelas Usman.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep Abd. Rahman Riadi mengaku belum menerima laporan kejadian ini. ”Kami belum menerima laporan apapun,” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/