alexametrics
19.4 C
Madura
Thursday, August 18, 2022

Personel Pengamanan Pilkades Kepulauan Mulai Disebar

SUMENEP – Ratusan personel keamanan mulai disebar ke sejumlah pulau. Mereka akan bertugas mengamankan pemilhan kepala desa (pilkades) serentak tahap dua yang akan digelar Kamis (14/11). Petugas yang terdiri dari aparat kepolisian dan TNI itu diberangkatkan dari Pelabuhan Kalianget kemarin (11/11).

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Widiarti menyampaikan, pemberangkatan pasukan dilakukan secara bertahap. Terdapat 720 anggota kepolisian yang dilibatkan dalam pengamanan pesta demokrasi tingkat desa tersebut. Mereka akan disebar di tiap kecamatan yang akan melaksanakan pilkades.

Sesuai dengan instruksi sebelumnya, anggota kepolisian yang terlibat pengamanan tidak dilengkapi senjata api (senpi). Mereka hanya dibekali borgol, pentungan, jas hujan, dan senter. Ini dilakukan untuk menghindari keteledoran personel dalam penggunaan senjata.

Baca Juga :  Gugur setelah Lebih 10 Tahun Mengabdi

”Tidak berbarengan karena jarak tempuh menuju pulau-pulaunya juga berbeda. Untuk Pulau Masalembu sudah diberangkatkan sejak dua hari yang lalu,” jelasnya.

Jumlah anggota di kecamatan menyesuaikan dengan luas lokasi dan potensi terjadinya konflik. Seluruh pasukan diimbau untuk disiplin dalam menjalankan tugas. Widi berharap, pilkades di kepulauan berjalan tertib, aman, dan lancar. Petugas kepolisian juga dibantu dari satpol PP 52 anggota dan TNI.

Komandan Kodim 0827/Sumenep Letkol Inf. Ato Sudiatna menyampaikan, terdapat 150 personel TNI dilibatkan dalam pengamanan pilkades. Petugas TNI sifatnya memberikan bantuan. Pasukan tidak disiagakan di tempat pemungutan suara (TPS). ”Setiap desa disiagakan tiga anggota. Namun, ketika ada masalah, pihaknya siap sesuai permintaan,” jelasnya.

Baca Juga :  Bank Jatim Sumenep Berikan Pelayanan Terbaik untuk Nasabah

Anggota TNI juga tidak dilengkapi senjata. Apabila di masyarakat ada permasalahan, diupayakan bisa diselesaikan secara kondusif. Semua elemen masyarakat harus menjaga kondusivitas pilkades. Terutama, para calon kepala desa harus bisa mengendalikan para pendukung agar tidak terjadi konflik. ”Kita semua berharap pilkades berlangsung lancar tanpa ada permasalahan sekecil apa pun,” jelasnya. (c3)

SUMENEP – Ratusan personel keamanan mulai disebar ke sejumlah pulau. Mereka akan bertugas mengamankan pemilhan kepala desa (pilkades) serentak tahap dua yang akan digelar Kamis (14/11). Petugas yang terdiri dari aparat kepolisian dan TNI itu diberangkatkan dari Pelabuhan Kalianget kemarin (11/11).

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Widiarti menyampaikan, pemberangkatan pasukan dilakukan secara bertahap. Terdapat 720 anggota kepolisian yang dilibatkan dalam pengamanan pesta demokrasi tingkat desa tersebut. Mereka akan disebar di tiap kecamatan yang akan melaksanakan pilkades.

Sesuai dengan instruksi sebelumnya, anggota kepolisian yang terlibat pengamanan tidak dilengkapi senjata api (senpi). Mereka hanya dibekali borgol, pentungan, jas hujan, dan senter. Ini dilakukan untuk menghindari keteledoran personel dalam penggunaan senjata.

Baca Juga :  Tes Tulis CPNS Sumenep Dimulai, Akan Berlangsung Selama Delapan Hari


”Tidak berbarengan karena jarak tempuh menuju pulau-pulaunya juga berbeda. Untuk Pulau Masalembu sudah diberangkatkan sejak dua hari yang lalu,” jelasnya.

Jumlah anggota di kecamatan menyesuaikan dengan luas lokasi dan potensi terjadinya konflik. Seluruh pasukan diimbau untuk disiplin dalam menjalankan tugas. Widi berharap, pilkades di kepulauan berjalan tertib, aman, dan lancar. Petugas kepolisian juga dibantu dari satpol PP 52 anggota dan TNI.

Komandan Kodim 0827/Sumenep Letkol Inf. Ato Sudiatna menyampaikan, terdapat 150 personel TNI dilibatkan dalam pengamanan pilkades. Petugas TNI sifatnya memberikan bantuan. Pasukan tidak disiagakan di tempat pemungutan suara (TPS). ”Setiap desa disiagakan tiga anggota. Namun, ketika ada masalah, pihaknya siap sesuai permintaan,” jelasnya.

Baca Juga :  SD-SMP Boleh Belajar Tatap Muka

Anggota TNI juga tidak dilengkapi senjata. Apabila di masyarakat ada permasalahan, diupayakan bisa diselesaikan secara kondusif. Semua elemen masyarakat harus menjaga kondusivitas pilkades. Terutama, para calon kepala desa harus bisa mengendalikan para pendukung agar tidak terjadi konflik. ”Kita semua berharap pilkades berlangsung lancar tanpa ada permasalahan sekecil apa pun,” jelasnya. (c3)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/