alexametrics
20.9 C
Madura
Monday, June 27, 2022

Proyek DAK Senilai Rp 225 Juta Mandek

SUMENEP – Proyek rehab ruang kelas di SDN Juluk 1, Kecamatan Saronggi, mandek. Proyek tersebut menelan anggaran Rp 225.900.000 dari dana alokasi khusus (DAK). Masa pengerjaan selama tiga bulan.

Kepala SDN Juluk 1 Sulla mengatakan, mangkraknya rehab kelas itu karena dana termin kedua belum turun. ”Baru 30 persen dana yang turun,” katanya saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (11/10).

Dia menjelaskan, sebagian dana yang digunakan untuk pengerjaan proyek tersebut masih berutang. ”Kami talangi dulu dengan ngutang. Tapi karena sudah tidak kuat, maka kami stop dulu tukangnya,” jelas Sullah.

Ditanya alasan tidak memasang papan nama, Sulla berdalih papan itu masih dipesan. Hingga saat ini, papan tersebut belum selesai sehingga belum dipasang. ”Belum kami pasang memang,” kelitnya.

Baca Juga :  Kalah┬ádengan Madrasah, SDN Pakandangan Tengah Ditutup

Kabid Dikdas Disdik Sumenep Fajarisman mengatakan hal berbeda. Menurut dia, untuk termin kedua, DAK sudah turun. ”Loh dananya sudah turun dua hari lalu. Itu kepala sekolah kok ketinggalan informasi,” katanya.

Fajar meminta Kepala SDN Juluk 1 segera menghadap ke disdik. Sebab, DAK SD sudah turun. Terkait papan informasi yang belum terpasang, Fajar berjanji akan memanggil dan menindaklanjuti. 

SUMENEP – Proyek rehab ruang kelas di SDN Juluk 1, Kecamatan Saronggi, mandek. Proyek tersebut menelan anggaran Rp 225.900.000 dari dana alokasi khusus (DAK). Masa pengerjaan selama tiga bulan.

Kepala SDN Juluk 1 Sulla mengatakan, mangkraknya rehab kelas itu karena dana termin kedua belum turun. ”Baru 30 persen dana yang turun,” katanya saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (11/10).

Dia menjelaskan, sebagian dana yang digunakan untuk pengerjaan proyek tersebut masih berutang. ”Kami talangi dulu dengan ngutang. Tapi karena sudah tidak kuat, maka kami stop dulu tukangnya,” jelas Sullah.


Ditanya alasan tidak memasang papan nama, Sulla berdalih papan itu masih dipesan. Hingga saat ini, papan tersebut belum selesai sehingga belum dipasang. ”Belum kami pasang memang,” kelitnya.

Baca Juga :  Terkendala Material, Proyek Jalan Mandek

Kabid Dikdas Disdik Sumenep Fajarisman mengatakan hal berbeda. Menurut dia, untuk termin kedua, DAK sudah turun. ”Loh dananya sudah turun dua hari lalu. Itu kepala sekolah kok ketinggalan informasi,” katanya.

Fajar meminta Kepala SDN Juluk 1 segera menghadap ke disdik. Sebab, DAK SD sudah turun. Terkait papan informasi yang belum terpasang, Fajar berjanji akan memanggil dan menindaklanjuti. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/