20 C
Madura
Tuesday, May 30, 2023

Nenek Ikut Meninggal setelah Mengetahui Fikri Tewas

SUMENEP – Kematian Fikri pemuda asal Desa Bangkal, Kecamatan Kota Sumenep membuat neneknya meninggal dunia. Diduga dia syok karena setelah mengetahui pemuda 22 tahun itu meregang nyawa. Hal itu disampaikan Kapolsek Kota Sumenep AKP Widiarti.

”Saat mengetahui cucunya tenggelam, nenek Fikri juga meninggal. Belum jelas apa penyebabnya. Kami belum melakukan pendalaman penyelidikan karena masih sibuk dengan pencarian korban yang belum ditemukan,” ujar Widiarti Minggu (11/3).

Sementara itu, hingga Minggu petang temannya Salim yang juga ikut tenggelam belum ditemukan. Sedangkan dua rekannya, yaitu Danil dan Roni diamankan di Polsek Kota Sumenep untuk dimintai keterangan.

Anggota Tim SAR Moh. Rasidi menyatakan akan terus melakukan pencarian korban yang hilang. Pihaknya melibatkan satu regu yang berjumlah 30 orang. Pencarian juga melibatkan tim damkar, petugas kepolisian, dan warga setempat.

Baca Juga :  Bank┬áSehat, Solid,┬ádan Sejahtera

”Kemungkinan korban tersangkut di semak belukar. Jarak pencarian sekitar empat kilometer dari TKP. Untuk melakukan pencarian lebih jauh lagi tidak memungkinkan. Sungai dipenuhi tumbuhan dan diperkirakan tubuh manusia tidak bisa lewat ditumpukan tumbuhan di sungai itu,” jelasnya.

SUMENEP – Kematian Fikri pemuda asal Desa Bangkal, Kecamatan Kota Sumenep membuat neneknya meninggal dunia. Diduga dia syok karena setelah mengetahui pemuda 22 tahun itu meregang nyawa. Hal itu disampaikan Kapolsek Kota Sumenep AKP Widiarti.

”Saat mengetahui cucunya tenggelam, nenek Fikri juga meninggal. Belum jelas apa penyebabnya. Kami belum melakukan pendalaman penyelidikan karena masih sibuk dengan pencarian korban yang belum ditemukan,” ujar Widiarti Minggu (11/3).

Sementara itu, hingga Minggu petang temannya Salim yang juga ikut tenggelam belum ditemukan. Sedangkan dua rekannya, yaitu Danil dan Roni diamankan di Polsek Kota Sumenep untuk dimintai keterangan.


Anggota Tim SAR Moh. Rasidi menyatakan akan terus melakukan pencarian korban yang hilang. Pihaknya melibatkan satu regu yang berjumlah 30 orang. Pencarian juga melibatkan tim damkar, petugas kepolisian, dan warga setempat.

Baca Juga :  Kunjungan Wisatawan Belum Penuhi Target

”Kemungkinan korban tersangkut di semak belukar. Jarak pencarian sekitar empat kilometer dari TKP. Untuk melakukan pencarian lebih jauh lagi tidak memungkinkan. Sungai dipenuhi tumbuhan dan diperkirakan tubuh manusia tidak bisa lewat ditumpukan tumbuhan di sungai itu,” jelasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/