alexametrics
21.7 C
Madura
Tuesday, May 17, 2022

Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru Ngaji

SUMENEP – Budaya masyarakat Sumenep yang relijius harus dilesetarikan. Kemajuan teknologi tidak boleh mengikis nilai luhur itu. Misalnya, nuansa anak saat berbonding-bondong ke masjid menjelang maghrib.

Guru ngaji memiliki peran dominan. Mereka patut mendapat perhatian dari pemarintah. Dari kebiasaan inilah anak-anak dibimbing dan tumbuh dengan perilaku yang arif. Pemimpin Sumenep ke depan harus siap menfasilitasi agar kebiasaan itu semakin ditingkatkan.

Calon Bupati Sumenep nomor urut 1 Achmad Fauzi berkomitmen meningkatakan kesejahteraan guru ngaji apabila ditakdirkan terpilih menjadi bupati hasil pilkada 9 Desember mendatang. Hal ini tertuang dalam visi misi untuk terus meningkatakn kualitas sumber daya manusia. Salah satunya di bidang pendidikan yang mampu berdaya saing.

Dirinya mengaku rindu dengan suasana di mana anak-anak berbondong-bondong pergi ke masjid. Setiap hari menjelang maghrib untuk mengaji seperti dirinya di masa lampau. ”Dengan meningkatkan kesejahteraan guru ngaji, kami ingin mengembalikan Sumenep ke masa lalu. Nilai-nilai relijinya lebih kental lagi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Warisan Budaya Dapat Topang Ekonomi Warga

Bersama Dewi Khalifah dirinya yakin mampu melestarikan ruh Sumenep yang relijius. Fauzi juga komitmen untuk meningkatkan kesejehteraan guru honorer dan guru tidak tetap. ”Semua itu tertuang dalam visi, misi, dan program unggulan kami,” jelasnya.

Visi misinya telah disampaikan secara terbuka pada saat debat publik perdana Pilbup Sumenep Selasa (10/11). Pada kesempatan itu pula dua paslon menyampaikan visi misi masing-masing. Beradu gagasan demi kemajuan Sumenep ke depan.

Dirinya yang hadir tanpa didampingi Cawabup Dewi Khalifah tampil lugas menghadapi paslon nomor urut 2. Lugas dan tegas menjawab semua pertanyaan baik dari panelis maupun dari pasangan nomor urut 2 Gus Acing-Mas Kiai. Fauzi berikhtiar mensejahterakan guru ngaji, madin dan pesantren. Ikhtiar tersebut tertuang dalam program unggulan paslon religius-nasionalis ini.

Baca Juga :  Biaya ICU Azril Telan Rp 30 Juta

Pilkada Sumenep diikuti dua pasangan calon, yaitu Achmad Fauzi-Dewi Khalifah dengan momor urut 1 dan pasangan Fattah Jasin-Ali Fikri  dengan nomor urut 2. Achmad Fauzi-Dewi Khalifah diusung PDI Perjuangan, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Sedangkan Fattah Jasin-Ali Fikri diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat, Partai Nasdem, Partai Hanura, dan Golkar sebagai partai pendukung. (jun/luq/par)

SUMENEP – Budaya masyarakat Sumenep yang relijius harus dilesetarikan. Kemajuan teknologi tidak boleh mengikis nilai luhur itu. Misalnya, nuansa anak saat berbonding-bondong ke masjid menjelang maghrib.

Guru ngaji memiliki peran dominan. Mereka patut mendapat perhatian dari pemarintah. Dari kebiasaan inilah anak-anak dibimbing dan tumbuh dengan perilaku yang arif. Pemimpin Sumenep ke depan harus siap menfasilitasi agar kebiasaan itu semakin ditingkatkan.

Calon Bupati Sumenep nomor urut 1 Achmad Fauzi berkomitmen meningkatakan kesejahteraan guru ngaji apabila ditakdirkan terpilih menjadi bupati hasil pilkada 9 Desember mendatang. Hal ini tertuang dalam visi misi untuk terus meningkatakn kualitas sumber daya manusia. Salah satunya di bidang pendidikan yang mampu berdaya saing.

Dirinya mengaku rindu dengan suasana di mana anak-anak berbondong-bondong pergi ke masjid. Setiap hari menjelang maghrib untuk mengaji seperti dirinya di masa lampau. ”Dengan meningkatkan kesejahteraan guru ngaji, kami ingin mengembalikan Sumenep ke masa lalu. Nilai-nilai relijinya lebih kental lagi,” ungkapnya.

Baca Juga :  30 Menit, Gudang Lantai Dua Milik Pak Haji di Sumenep Ludes Terbakar

Bersama Dewi Khalifah dirinya yakin mampu melestarikan ruh Sumenep yang relijius. Fauzi juga komitmen untuk meningkatkan kesejehteraan guru honorer dan guru tidak tetap. ”Semua itu tertuang dalam visi, misi, dan program unggulan kami,” jelasnya.

Visi misinya telah disampaikan secara terbuka pada saat debat publik perdana Pilbup Sumenep Selasa (10/11). Pada kesempatan itu pula dua paslon menyampaikan visi misi masing-masing. Beradu gagasan demi kemajuan Sumenep ke depan.

Dirinya yang hadir tanpa didampingi Cawabup Dewi Khalifah tampil lugas menghadapi paslon nomor urut 2. Lugas dan tegas menjawab semua pertanyaan baik dari panelis maupun dari pasangan nomor urut 2 Gus Acing-Mas Kiai. Fauzi berikhtiar mensejahterakan guru ngaji, madin dan pesantren. Ikhtiar tersebut tertuang dalam program unggulan paslon religius-nasionalis ini.

Baca Juga :  Sumenep Barokah Komitmen Permudah Layanan Publik

Pilkada Sumenep diikuti dua pasangan calon, yaitu Achmad Fauzi-Dewi Khalifah dengan momor urut 1 dan pasangan Fattah Jasin-Ali Fikri  dengan nomor urut 2. Achmad Fauzi-Dewi Khalifah diusung PDI Perjuangan, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Sedangkan Fattah Jasin-Ali Fikri diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat, Partai Nasdem, Partai Hanura, dan Golkar sebagai partai pendukung. (jun/luq/par)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/