alexametrics
22.8 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Bupati Sumenep Serahkan 40 Paket Bantuan ke Korban Angin Puyuh

SUMENEP-Untuk meringankan derita warga Desa Tarogan, Kecamatan Lenteng yang menjadi korban angin puyuh, Bupati Sumenep A Busyro Karim menyerahkan 40 paket bantuan, Senin (11/3). Setiap paket berisi terpal, matras, selimut, makanan siap saji, sandang, dan kebutuhan  bayi.

Bupati berharap bantuan tersebut diterima meski nilainya tidak seberapa. Pihaknya mengingatkan, setiap manusia pasti mempunyai ujian hidup. “Hadapilah ujian ini dengan hati sabar dan tabah,” ucap suami Fitriana tersebut.

Kepala BPBD Sumenep Abd Rahman Riadi mengatakan, penyerahan 40 paket bantuan tersebut dipusatkan di Dusun Kebun, Desa Tarogan. “Sebab, desa ini merupakan kawasan yang paling parah terkena angin puyuh. Makanya, kita utamakan,” katanya.

Baca Juga :  Bumikan Salawat, Banaresep Timur Undang Kuswaidi dari UIN Jogjakarta

Lalu bagaimana dengan warga korban angin puyuh di desa lainnya? Menurut Abd Rahman Riadi, bantuan di tiga desa lainnya masih akan diproses institusinya. “Untuk Desa Poreh, Kecamatan Lenteng dan Desa Talang serta Kambingan Timur diserahkan di lain waktu,” janjinya.

Berdasar data BPBD Sumenep, ada 75 bangunan rusak akibat angin puyuh. Rinciannya Desa Poreh 6 rumah, Desa Tarogan ada 47 rumah, Desa Kambingan Timur ada 8 rumah, Desa Talang ada 14 rumah. Khusus di Desa Tarogan, 47 bangunan rusak terdiri dari 40 rumah, 4 kandang, 2 toko dan 1 gilingan padi. (Ubay Shabaro)

- Advertisement -

SUMENEP-Untuk meringankan derita warga Desa Tarogan, Kecamatan Lenteng yang menjadi korban angin puyuh, Bupati Sumenep A Busyro Karim menyerahkan 40 paket bantuan, Senin (11/3). Setiap paket berisi terpal, matras, selimut, makanan siap saji, sandang, dan kebutuhan  bayi.

Bupati berharap bantuan tersebut diterima meski nilainya tidak seberapa. Pihaknya mengingatkan, setiap manusia pasti mempunyai ujian hidup. “Hadapilah ujian ini dengan hati sabar dan tabah,” ucap suami Fitriana tersebut.

Kepala BPBD Sumenep Abd Rahman Riadi mengatakan, penyerahan 40 paket bantuan tersebut dipusatkan di Dusun Kebun, Desa Tarogan. “Sebab, desa ini merupakan kawasan yang paling parah terkena angin puyuh. Makanya, kita utamakan,” katanya.

Baca Juga :  Perketat Jalur Masuk Warga Luar Sumenep, Ini yang Dilakukan Pemkab


Lalu bagaimana dengan warga korban angin puyuh di desa lainnya? Menurut Abd Rahman Riadi, bantuan di tiga desa lainnya masih akan diproses institusinya. “Untuk Desa Poreh, Kecamatan Lenteng dan Desa Talang serta Kambingan Timur diserahkan di lain waktu,” janjinya.

Berdasar data BPBD Sumenep, ada 75 bangunan rusak akibat angin puyuh. Rinciannya Desa Poreh 6 rumah, Desa Tarogan ada 47 rumah, Desa Kambingan Timur ada 8 rumah, Desa Talang ada 14 rumah. Khusus di Desa Tarogan, 47 bangunan rusak terdiri dari 40 rumah, 4 kandang, 2 toko dan 1 gilingan padi. (Ubay Shabaro)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/