alexametrics
20.9 C
Madura
Thursday, July 7, 2022

Setahun, Ternyata Ada 785 Bule Berkunjung ke Pantai Sembilan

SUMENEP – Dibanding objek wisata lainnya, jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Pantai Sembilan selama tahun 2018 paling banyak. Buktinya, jumlah bule yang datang ke Pantai Sembilan mencapai 785 orang.

Informasi yang dihimpun RadarMadura.id menyebutkan, jumlah warga negara asing (WNA) yang berwisata ke Pantai Lombang hanya 142 orang. Sementara jumlah WNA yang berkunjung ke Pantai Slopeng sebanyak 60 orang. Artinya, Pantai Sembilan adaah destinasi terfavorit.

Tentunya, disparbudpora harus berupaya lebih maksimal mengembangkan destinasi wisata. Sehingga, bisa menarik dan memikat banyak wisman. Apalagi, ada anggapan pengelolaan Pantai Lombang dan Pantai Slpeng kurang maksimal dan menjadi penyebab menyusutnya pengunjung.

Baca Juga :  Breaking News! Sore Ini, Gus Acing Dilantik Jadi Wabup Pamekasan di Grahadi

Imam Buchori selaku Kabid Kebudayaan Disparbudpora Sumenep mengatakan, pihaknya akan berupaya lebih keras mengembangkan Pantai Lombang dan Pantai Slopeng.”Tahun ini, ada dana sekitar Rp 2,2 M untuk mengembangkan kedua pantai tersebut,” katanya.

Pengamatan RadarMadura.id, kondisi Pantai Lombang sendiri jauh dari kata layak. Hal ini, disebabkan minimnya dan kerusakan sarana dan prasarana. Sedangkan sarana dan prasarana Pantai Sembilan lebih baru dan mengikuti perkembangan jaman. (Ubay Shabaro)

SUMENEP – Dibanding objek wisata lainnya, jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Pantai Sembilan selama tahun 2018 paling banyak. Buktinya, jumlah bule yang datang ke Pantai Sembilan mencapai 785 orang.

Informasi yang dihimpun RadarMadura.id menyebutkan, jumlah warga negara asing (WNA) yang berwisata ke Pantai Lombang hanya 142 orang. Sementara jumlah WNA yang berkunjung ke Pantai Slopeng sebanyak 60 orang. Artinya, Pantai Sembilan adaah destinasi terfavorit.

Tentunya, disparbudpora harus berupaya lebih maksimal mengembangkan destinasi wisata. Sehingga, bisa menarik dan memikat banyak wisman. Apalagi, ada anggapan pengelolaan Pantai Lombang dan Pantai Slpeng kurang maksimal dan menjadi penyebab menyusutnya pengunjung.

Baca Juga :  Istirahat Pentas di Panggung, Hibur Penggemar di Medsos

Imam Buchori selaku Kabid Kebudayaan Disparbudpora Sumenep mengatakan, pihaknya akan berupaya lebih keras mengembangkan Pantai Lombang dan Pantai Slopeng.”Tahun ini, ada dana sekitar Rp 2,2 M untuk mengembangkan kedua pantai tersebut,” katanya.

Pengamatan RadarMadura.id, kondisi Pantai Lombang sendiri jauh dari kata layak. Hal ini, disebabkan minimnya dan kerusakan sarana dan prasarana. Sedangkan sarana dan prasarana Pantai Sembilan lebih baru dan mengikuti perkembangan jaman. (Ubay Shabaro)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/