alexametrics
24.4 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Perlahan Kembali Pulihkan Sektor Pariwisata

SUMENEP – Pemkab Sumenep berencana membuka kembali kunjungan ke destinasi wisata. Rencana itu menyusul penerapan kenormalan baru dalam menghadapi wabah Covid-19.

Bupati A. Busyro Karim menyampaikan, untuk sementara sejumlah destinasi wisata di Sumenep masih ditutup. Namun menjelang penerapan kenormalan baru, pihaknya tengah mempersiapkan langkah untuk kembali membuka kunjungan bagi wisatawan.

Kunjungan akan kembali dibuka untuk semua jenis wisata. Mulai wisata alam, religi, budaya, sejarah, maupun buatan. Baik yang dikelola pemerintah daerah maupun oleh pihak swasta. ”Dengan catatan, pengelola wisata harus memenuhi ketentuan new normal,” ungkapnya kemarin (9/6).

Diterangkan, wabah Covid-19 berdampak besar terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan pariwisata. Mantan ketua DPRD Sumenep itu menyebut penerapan kenormalan baru di tengah wabah virus korona akan dilakukan secara bertahap.

Baca Juga :  Rencana Pelayaran Perintis Batal Akibat Pandemi

Kepatuhan terhadap protokol kesehatan harus menjadi prioritas. Jika kunjungan wisatawan kembali dibuka, para pengelola juga harus memperhatikan keselamatan pengunjung dan para pekerja kepariwisataan.

”Kalau itu bisa dilakukan, penerapan new normal bisa segera dilaksanakan. Kami ingin memastikan itu terlebih dahulu. Maka dari itu, sektor ini harus dipersiapkan,” ujar bupati dua periode itu.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Karimiyyah, Beraji, Kecamatan Gapura ini menambahkan, dampak Covid-19 tidak hanya dirasakan para pelaku wisata. Semua bidang kehidupan masyarakat ikut terdampak. Utamanya dari segi perekonomian. ”Kami terus berupaya bagaimana semua sektor bisa kembali berjalan dengan baik,” ucapnya. 

- Advertisement -

SUMENEP – Pemkab Sumenep berencana membuka kembali kunjungan ke destinasi wisata. Rencana itu menyusul penerapan kenormalan baru dalam menghadapi wabah Covid-19.

Bupati A. Busyro Karim menyampaikan, untuk sementara sejumlah destinasi wisata di Sumenep masih ditutup. Namun menjelang penerapan kenormalan baru, pihaknya tengah mempersiapkan langkah untuk kembali membuka kunjungan bagi wisatawan.

Kunjungan akan kembali dibuka untuk semua jenis wisata. Mulai wisata alam, religi, budaya, sejarah, maupun buatan. Baik yang dikelola pemerintah daerah maupun oleh pihak swasta. ”Dengan catatan, pengelola wisata harus memenuhi ketentuan new normal,” ungkapnya kemarin (9/6).


Diterangkan, wabah Covid-19 berdampak besar terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan pariwisata. Mantan ketua DPRD Sumenep itu menyebut penerapan kenormalan baru di tengah wabah virus korona akan dilakukan secara bertahap.

Baca Juga :  Pantai Lombang Tidak Boleh Dipihakketigakan

Kepatuhan terhadap protokol kesehatan harus menjadi prioritas. Jika kunjungan wisatawan kembali dibuka, para pengelola juga harus memperhatikan keselamatan pengunjung dan para pekerja kepariwisataan.

”Kalau itu bisa dilakukan, penerapan new normal bisa segera dilaksanakan. Kami ingin memastikan itu terlebih dahulu. Maka dari itu, sektor ini harus dipersiapkan,” ujar bupati dua periode itu.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Karimiyyah, Beraji, Kecamatan Gapura ini menambahkan, dampak Covid-19 tidak hanya dirasakan para pelaku wisata. Semua bidang kehidupan masyarakat ikut terdampak. Utamanya dari segi perekonomian. ”Kami terus berupaya bagaimana semua sektor bisa kembali berjalan dengan baik,” ucapnya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/