alexametrics
21 C
Madura
Friday, July 1, 2022

Wartawan Harus Lawan Hoaks

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumenep rayakan Hari Pers Nasional (HPN) 2021 dengan bagi-bagi masker. Organisasi profesi itu menyerukan agar wartawan berada di garda terdepan melawan hoaks.

Ketua PWI Sumenep Roni Hartono menyampaikan, semangat insan media harus tetap berkobar di tengah pandemi Covid-19. Pers harus mendukung upaya pemerintah dalam melawan virus korona.

Roni mengatakan, era digitalisasi menjadi tantangan tersendiri bagi pewarta. Sebab, informasi sangat mudah diakses oleh publik melalui media sosial.

Kondisi tersebut berpotensi menjadi media penyampaian informasi bohong atau hoaks. Pers harus berada di garda terdepan melawan informasi menyesatkan itu.

”Ke depan, tantangan pers tidaklah mudah. Informasi bohong yang mudah tersebar di media sosial harus bisa dilawan,” jelasnya.

Baca Juga :  Bakesbangpol Dorong LSM Taati Aturan

Pada momentum HPN, dirinya mengajak para insan pers untuk meningkatkan profesionalitas. Kemudian, lebih memperhatikan kode etik jurnalistik sebelum berita itu disajikan. Lalu, melahirkan produk berita positif, berimbang, dan solutif kepada masyarakat.

”Pers adalah salah satu pilar demokrasi. Jangan sampai mendukung penyebaran hoaks,” harapnya.

Usai acara seremonial, pengurus PWI Sumenep bersama jajaran forkopimda  membagikan masker secara gratis. Kegiatan itu sebagai dukungan untuk menumbuhkan kesadaran kepada masyarakat agar tertib protokol kesehatan. (jun)

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumenep rayakan Hari Pers Nasional (HPN) 2021 dengan bagi-bagi masker. Organisasi profesi itu menyerukan agar wartawan berada di garda terdepan melawan hoaks.

Ketua PWI Sumenep Roni Hartono menyampaikan, semangat insan media harus tetap berkobar di tengah pandemi Covid-19. Pers harus mendukung upaya pemerintah dalam melawan virus korona.

Roni mengatakan, era digitalisasi menjadi tantangan tersendiri bagi pewarta. Sebab, informasi sangat mudah diakses oleh publik melalui media sosial.


Kondisi tersebut berpotensi menjadi media penyampaian informasi bohong atau hoaks. Pers harus berada di garda terdepan melawan informasi menyesatkan itu.

”Ke depan, tantangan pers tidaklah mudah. Informasi bohong yang mudah tersebar di media sosial harus bisa dilawan,” jelasnya.

Baca Juga :  Bakesbangpol Dorong LSM Taati Aturan

Pada momentum HPN, dirinya mengajak para insan pers untuk meningkatkan profesionalitas. Kemudian, lebih memperhatikan kode etik jurnalistik sebelum berita itu disajikan. Lalu, melahirkan produk berita positif, berimbang, dan solutif kepada masyarakat.

”Pers adalah salah satu pilar demokrasi. Jangan sampai mendukung penyebaran hoaks,” harapnya.

Usai acara seremonial, pengurus PWI Sumenep bersama jajaran forkopimda  membagikan masker secara gratis. Kegiatan itu sebagai dukungan untuk menumbuhkan kesadaran kepada masyarakat agar tertib protokol kesehatan. (jun)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/