alexametrics
23.5 C
Madura
Monday, June 27, 2022

Paslon 1 dan Paslon 2 Sama-Sama Klaim Raup Suara Terbanyak

SUMENEP – Tim pemenangan pasangan calon (paslon) nomor satu Achmad Fauzi-Dewi Khalifah dan paslon nomor dua Fattah Jasin-Moh. Ali Fikri sama-sama mengklaim mendapat raihan suara terbanyak. Hal itu terungkap saat kedua paslon melakukan konferensi pers (konpers), Rabu (9/12).

Pantauan RadarMadura.id, tim pemenangan paslon nomor satu menggelar konpers sekitar pukul 18.20 di kediaman Said Abdullah di Jalan Ahmad Yani. Sementara paslon nomor dua melakukan konpers sekitar pukul 20:35 di kediaman Fattah Jasin di Jalan Irama.

Direktur Terukur Ahmad Hasan Ubaid menuturkan, data yang masuk pada engine real count sebesar 80 persen. Hasilnya, paslon nomor satu mendapat 51,69 persen suara dan paslon nomor urut dua 48,31 persen. Selisih suara 3,3 persen dengan margin of error sekitar 1 persen.

Dikatakan, kemungkinan ada pergeseran hasil suara masih ada. Namun, jika melihat data yang masuk, pergeseran suara itu tidak terlalu signifikan. Karena itu, Terukur menyatakan pilkada Sumenep 2020 dimenangkan paslon nomor urut 1 Fauzi-Eva (Faza).

Baca Juga :  PT EML Berharap Membawa Kemakmuran bagi Madura

Ubaid meminta hasil quick count sementara dijaga oleh tim pemenangan. Sehingga, bisa dijadikan referensi dalam memantau perkembangan suara yang masuk ke KPU Sumenep. Keputusan akhir tetap ada pada KPU Sumenep.

”Tanpa mengurangi rasa hormat kepada lembaga penyelenggara, kami akan tetap menunggu hasil resmi yang akan disampaikan dan ditetapkan KPU  Sumenep,” tegasnya.

Cabup Sumenep nomor urut satu Achmad Fauzi menambahkan, hasil hitung cepat sementara ini perlu disyukuri dan bjsa dijadikan sebagai referensi. Sembari menunggu hasil resmi dari KPU. Meski demikian, dia sangat berterima kasih kepada tim dan relawan yang berjuang untuk paslon nomor satu. 

Jika nanti benar-benar terpilih, Fauzi komitmen akan terus mengabdi kepada masyarakat dan mejadi pemimpin yang amanah. ”Kepada seluruh masyarakat Sumenep, terus jaga kondusifitas,” ungkap suami Nia Kurnia itu.

Sementara itu, tim pemenangan paslon nomor urut dua Fattah Jasin-Moh. Ali Fikri juga merilis hasil quick count dan real count kajian internal pada pukul 20.35. Hasilnya, paslon nomor dua unggul 2,92 persen versi quick count dan unggul 0,71 versi real count.

Baca Juga :  Ingatkan Kades Hati-Hati Kelola Dana Desa

Malik Effendi selaku tim pemenangan paslon Sumenep Barokah mengatakan, data quick count diambil dari 410 dari 500 TPS. Sementara untuk real count berdasar data rekap C1 yang masuk sebanyak 436.561 suara.

”Alhamdulillah, hasil quick count dan real count internal yang mengacu pada data C1 yang masuk, paslon nomor dua unggul,” katanya.

Namun demikian, suara yang diperolehnya unggul tipis dengan paslon nomor satu..Menurut dia, data sementara yang dikantongi pihaknya baru terhimpun dari 17 kecamatan. ”Unggul tipis memang. Tapi, kami masih punya suara di enam kecamatan dan belum masuk datanya,” ungkapnya.

Menurut dia, pihaknya optimis suara di enam kecamatan yang tersisa tersebut masih unggul paslon nomor dua. Dengan begitu, pihaknya menegaskan bahwa margin error data perolehan suara yang disajikan kurang dari 1 persen.

”Semoga Allah SWT meridhai perjuangan kita menuju Sumenep barokah. Kami tetap optimis perolehan suara paslon nomor dua unggul,” pungkasnya. (jun/rus)

SUMENEP – Tim pemenangan pasangan calon (paslon) nomor satu Achmad Fauzi-Dewi Khalifah dan paslon nomor dua Fattah Jasin-Moh. Ali Fikri sama-sama mengklaim mendapat raihan suara terbanyak. Hal itu terungkap saat kedua paslon melakukan konferensi pers (konpers), Rabu (9/12).

Pantauan RadarMadura.id, tim pemenangan paslon nomor satu menggelar konpers sekitar pukul 18.20 di kediaman Said Abdullah di Jalan Ahmad Yani. Sementara paslon nomor dua melakukan konpers sekitar pukul 20:35 di kediaman Fattah Jasin di Jalan Irama.

Direktur Terukur Ahmad Hasan Ubaid menuturkan, data yang masuk pada engine real count sebesar 80 persen. Hasilnya, paslon nomor satu mendapat 51,69 persen suara dan paslon nomor urut dua 48,31 persen. Selisih suara 3,3 persen dengan margin of error sekitar 1 persen.


Dikatakan, kemungkinan ada pergeseran hasil suara masih ada. Namun, jika melihat data yang masuk, pergeseran suara itu tidak terlalu signifikan. Karena itu, Terukur menyatakan pilkada Sumenep 2020 dimenangkan paslon nomor urut 1 Fauzi-Eva (Faza).

Baca Juga :  TMI Al-Amien Putri Juara Umum GAZA IX

Ubaid meminta hasil quick count sementara dijaga oleh tim pemenangan. Sehingga, bisa dijadikan referensi dalam memantau perkembangan suara yang masuk ke KPU Sumenep. Keputusan akhir tetap ada pada KPU Sumenep.

”Tanpa mengurangi rasa hormat kepada lembaga penyelenggara, kami akan tetap menunggu hasil resmi yang akan disampaikan dan ditetapkan KPU  Sumenep,” tegasnya.

Cabup Sumenep nomor urut satu Achmad Fauzi menambahkan, hasil hitung cepat sementara ini perlu disyukuri dan bjsa dijadikan sebagai referensi. Sembari menunggu hasil resmi dari KPU. Meski demikian, dia sangat berterima kasih kepada tim dan relawan yang berjuang untuk paslon nomor satu. 

Jika nanti benar-benar terpilih, Fauzi komitmen akan terus mengabdi kepada masyarakat dan mejadi pemimpin yang amanah. ”Kepada seluruh masyarakat Sumenep, terus jaga kondusifitas,” ungkap suami Nia Kurnia itu.

Sementara itu, tim pemenangan paslon nomor urut dua Fattah Jasin-Moh. Ali Fikri juga merilis hasil quick count dan real count kajian internal pada pukul 20.35. Hasilnya, paslon nomor dua unggul 2,92 persen versi quick count dan unggul 0,71 versi real count.

Baca Juga :  Pilkades Tetap Dijadwal Kamis

Malik Effendi selaku tim pemenangan paslon Sumenep Barokah mengatakan, data quick count diambil dari 410 dari 500 TPS. Sementara untuk real count berdasar data rekap C1 yang masuk sebanyak 436.561 suara.

”Alhamdulillah, hasil quick count dan real count internal yang mengacu pada data C1 yang masuk, paslon nomor dua unggul,” katanya.

Namun demikian, suara yang diperolehnya unggul tipis dengan paslon nomor satu..Menurut dia, data sementara yang dikantongi pihaknya baru terhimpun dari 17 kecamatan. ”Unggul tipis memang. Tapi, kami masih punya suara di enam kecamatan dan belum masuk datanya,” ungkapnya.

Menurut dia, pihaknya optimis suara di enam kecamatan yang tersisa tersebut masih unggul paslon nomor dua. Dengan begitu, pihaknya menegaskan bahwa margin error data perolehan suara yang disajikan kurang dari 1 persen.

”Semoga Allah SWT meridhai perjuangan kita menuju Sumenep barokah. Kami tetap optimis perolehan suara paslon nomor dua unggul,” pungkasnya. (jun/rus)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Pulangkan Enam OTG Bebas Covid-19

Tinggal Dua Korban Lagi

Batu Canggah Jadi Latar Foto Prewedding

Artikel Terbaru

/