alexametrics
28.7 C
Madura
Thursday, May 19, 2022

Kajari Adi Konsisten Edukasi Pelajar

SUMENEP – Program Jaksa Menyapa ke sekolah-sekolah tidak hanya dilaksanakan di darat, tetapi juga kepulauan. Dua pekan lalu, Kajari Sumenep Adi Tyogunawan berkunjung ke SMAN 1 Arjasa. Saat memberikan penyuluhan hukum kepada pelajar, Adi ditemani anggota forkopimda.

Adi mengatakan, saat itu ada agenda kunjungan forkopimda ke Pulau Kangean. Kunjungan tersebut dalam rangka memantau vaksinasi di dua kecamatan, yakni Arjasa dan Kangayan. ”Setiap kunjungan forkopimda, saya selalu minta waktu untuk memberikan penyuluhan hukum ke sekolah-sekolah,” tuturnya.

Menurut Adi, para pelajar perlu diberi pemahaman tentang hukum. ”Alhamdulillah saat saya tiba di sana (SMAN 1 Arjasa), pelajar sangat antusias. Bahkan, bukan hanya murid SMAN 1 Arjasa, perwakilan sekolah yang lain juga datang,” ujarnya.

Baca Juga :  Amankan Pilkades Serentak, Pemerintah Sebar 10.000 Petugas Keamanan

Adi menuturkan, setiap mengadakan program Jaksa Menyapa, institusinya rutin membawa buku pengantar ilmu hukum. Buku tersebut dijadikan hadiah kepada pelajar yang bisa menjawab pertanyaan darinya. ”Karena tujuan hukum tertinggi itu adalah keadilan,” terangnya.

Dia menjelaskan, sebenarnya belajar hukum itu mudah. Tetapi, yang sulit itu bersikap bijaksana dan adil. Sementara, untuk bisa bijaksana dan adil, dibutuhkan orang yang jujur. ”Belajar hukum itu akan membuat seseorang lebih bijaksana dan adil,” pungkasnya. (daf)

- Advertisement -

SUMENEP – Program Jaksa Menyapa ke sekolah-sekolah tidak hanya dilaksanakan di darat, tetapi juga kepulauan. Dua pekan lalu, Kajari Sumenep Adi Tyogunawan berkunjung ke SMAN 1 Arjasa. Saat memberikan penyuluhan hukum kepada pelajar, Adi ditemani anggota forkopimda.

Adi mengatakan, saat itu ada agenda kunjungan forkopimda ke Pulau Kangean. Kunjungan tersebut dalam rangka memantau vaksinasi di dua kecamatan, yakni Arjasa dan Kangayan. ”Setiap kunjungan forkopimda, saya selalu minta waktu untuk memberikan penyuluhan hukum ke sekolah-sekolah,” tuturnya.

Menurut Adi, para pelajar perlu diberi pemahaman tentang hukum. ”Alhamdulillah saat saya tiba di sana (SMAN 1 Arjasa), pelajar sangat antusias. Bahkan, bukan hanya murid SMAN 1 Arjasa, perwakilan sekolah yang lain juga datang,” ujarnya.

Baca Juga :  Fantastis! Anggaran Pengadaan Buku Capai Rp 118 Juta


Adi menuturkan, setiap mengadakan program Jaksa Menyapa, institusinya rutin membawa buku pengantar ilmu hukum. Buku tersebut dijadikan hadiah kepada pelajar yang bisa menjawab pertanyaan darinya. ”Karena tujuan hukum tertinggi itu adalah keadilan,” terangnya.

Dia menjelaskan, sebenarnya belajar hukum itu mudah. Tetapi, yang sulit itu bersikap bijaksana dan adil. Sementara, untuk bisa bijaksana dan adil, dibutuhkan orang yang jujur. ”Belajar hukum itu akan membuat seseorang lebih bijaksana dan adil,” pungkasnya. (daf)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/