alexametrics
23.4 C
Madura
Sunday, May 22, 2022

Salut! Santri Annuqayah Ikut Peduli Cegah Persebaran Covid-19

SUMENEP – Santri yang tergabung dalam ikatan santri pantai utara (Iksaputra) ikut berpartisipasi mencegah persebaran covid-19, Jumat lalu (8/5).

Santri yang berasal dari pondok pesantren (Ponpes) Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep, itu membagikan masker dan jamu tradisional gratis.

Menurut Ketua Iksaputra Moh. Syafii Idrus, kegiatan tersebut dilakukan di empat kecamatan. Yaitu Ambunten, Dasuk, Pasongsongan, dan Rubaru.

Pelaksanaan acara dilakukan secara bertahap. “Untuk sementara, kegiatan ini baru dilaksanakan di Kecamatan Pasongsongan dan Rubaru,” ujarnya.

Idrus menjelaskan, kegiatan tersebut tidak menyasar semua warga kecamatan. Per kecamatan dibatasi 25 orang. Puluhan orang itu diambil dari dua atau tiga desa di kecamatan tersebut.

Baca Juga :  Pembangunan Gedung DPRD Buram

“Meski dana terbatas, kami tetap semangatnya berbagi,” imbuhnya.

Pria bertubuh jangkung itu menganggap perlu melakukan pembagian masker dan jamu tradisonal gratis. Itu untuk membantu warga memproteksi diri dari virus dan meningkatkan imunitas tubuh di masa pandemi.

Sebab, masih banyak warga pedesaan keluar rumah tanpa memakai masker.

“Sedangkan jamu yang kami produksi befungsi meningkatkan kekebalan tubuh, mencegah demam, dan lain-lain. Sudah kami sertakan nama bahan-bahannya di bungkus obat agar warga bisa membuat sendiri di rumah,” katanya.

Selain mendistribusikan masker dan jamu, Iksaputra juga memberi edukasi kepada warga tentang virus korona dan pencegahannya. Misalnya menjaga kesehatan dengan rajin mencuci tangan dan menghindari keramaian.

Baca Juga :  Wabup dan Ketua DPRD Kunjungi Kantor Baru JPRM

“Kegiatan ini dilakukan secara door to door sesuai anjuran pemerintah. Seperti menjaga jarak dan memakai masker,” pungkasnya. (tri)

- Advertisement -

SUMENEP – Santri yang tergabung dalam ikatan santri pantai utara (Iksaputra) ikut berpartisipasi mencegah persebaran covid-19, Jumat lalu (8/5).

Santri yang berasal dari pondok pesantren (Ponpes) Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep, itu membagikan masker dan jamu tradisional gratis.

Menurut Ketua Iksaputra Moh. Syafii Idrus, kegiatan tersebut dilakukan di empat kecamatan. Yaitu Ambunten, Dasuk, Pasongsongan, dan Rubaru.


Pelaksanaan acara dilakukan secara bertahap. “Untuk sementara, kegiatan ini baru dilaksanakan di Kecamatan Pasongsongan dan Rubaru,” ujarnya.

Idrus menjelaskan, kegiatan tersebut tidak menyasar semua warga kecamatan. Per kecamatan dibatasi 25 orang. Puluhan orang itu diambil dari dua atau tiga desa di kecamatan tersebut.

Baca Juga :  TP4D Siap Kawal dan Amankan Dana Desa

“Meski dana terbatas, kami tetap semangatnya berbagi,” imbuhnya.

Pria bertubuh jangkung itu menganggap perlu melakukan pembagian masker dan jamu tradisonal gratis. Itu untuk membantu warga memproteksi diri dari virus dan meningkatkan imunitas tubuh di masa pandemi.

Sebab, masih banyak warga pedesaan keluar rumah tanpa memakai masker.

“Sedangkan jamu yang kami produksi befungsi meningkatkan kekebalan tubuh, mencegah demam, dan lain-lain. Sudah kami sertakan nama bahan-bahannya di bungkus obat agar warga bisa membuat sendiri di rumah,” katanya.

Selain mendistribusikan masker dan jamu, Iksaputra juga memberi edukasi kepada warga tentang virus korona dan pencegahannya. Misalnya menjaga kesehatan dengan rajin mencuci tangan dan menghindari keramaian.

Baca Juga :  Gagas Kawasan Wajib Menggunakan Masker

“Kegiatan ini dilakukan secara door to door sesuai anjuran pemerintah. Seperti menjaga jarak dan memakai masker,” pungkasnya. (tri)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/