alexametrics
20.6 C
Madura
Wednesday, May 18, 2022

DPKS Dapat Anggaran Rp 550 Juta

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Sebelas anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS) dikukuhkan Bupati Achmad Fauzi Senin (6/12). Mereka diberi amanah untuk ikut andil dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kota Keris.

Setelah dikukuhkan, langsung diputuskan pemilihan ketua, sekretaris, dan bendahara. Mulyadi dipercaya sebagai ketua DPKS periode 2021–2026. Mulyadi yang merupakan perwakilan dari PC IKA PMII Sumenep itu didampingi Amir Syarifuddin selaku sekretaris dan Achmad Nawawi sebagai bendahara.

Plt Kepala Disdik Sumenep Moh. Iksan mengutarakan, 11 anggota DPKS harus bersinergi memajukan dunia pendidikan. Tugas pokok anggota DPKS di antaranya memberikan pertimbangan kepada bupati tentang kebijakan pendidikan di Sumenep. Selain itu, memberikan pengawasan terhadap lembaga-lembaga pendidikan. Misalnya, perihal kinerja dan urusan sarana dan prasarana (sarpras). ”Itu yang paling penting ke depan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelatihan Jurnalistik Jadi Tambahan Wawasan    

Iksan menyampaikan, mereka mulai bekerja maksimal pada 2022. Sementara tahun ini lebih fokus ke rencana-rencana kegiatan.

Postur anggaran untuk DPKS selama setahun Rp 550 juta. Dana tersebut meliputi seluruh kegiatan DPKS ke depan. Mulai rapat, kunjungan, operasional, hingga honor. ”Semua include di situ. Kegiatan-kegiatan, mamin, perjalanan dinas, dan honor. Itu dianggarkan Rp 550 juta,” tuturnya.

Iksan menjelaskan, anggaran Rp 550 juta itu paling besar se-Jawa Timur. Jika berkaca ke Mojokerto, anggaran untuk dewan pendidikan hanya Rp 80 juta per tahun. Pamekasan tidak sampai Rp 150 juta selama setahun. ”Anggaran di Sumenep itu sudah paling besar,” jelasnya.

Karena itu, pihaknya berharap 11 anggota DPKS benar-benar memanfaatkan dengan baik. Kontribusi untuk memajukan dunia pendidikan di Kota Keris harus ditunjukkan. ”Karena kucuran dana untuk DPKS cukup besar, semoga semakin maju dunia pendidikan kita,” ucap pria yang juga kepala dinsos itu.

Baca Juga :  Showroom Tajamara Mubazir

Ketua DPKS Mulyadi siap berkomitmen memajukan dunia pendidikan. Semangat bersama ini tidak akan keluar dari koridor dan kewenangan DPKS. ”Amanah kami bagaimana kualitas pendidikan di Sumenep tambah meningkat,” tegasnya.

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Sebelas anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS) dikukuhkan Bupati Achmad Fauzi Senin (6/12). Mereka diberi amanah untuk ikut andil dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kota Keris.

Setelah dikukuhkan, langsung diputuskan pemilihan ketua, sekretaris, dan bendahara. Mulyadi dipercaya sebagai ketua DPKS periode 2021–2026. Mulyadi yang merupakan perwakilan dari PC IKA PMII Sumenep itu didampingi Amir Syarifuddin selaku sekretaris dan Achmad Nawawi sebagai bendahara.

Plt Kepala Disdik Sumenep Moh. Iksan mengutarakan, 11 anggota DPKS harus bersinergi memajukan dunia pendidikan. Tugas pokok anggota DPKS di antaranya memberikan pertimbangan kepada bupati tentang kebijakan pendidikan di Sumenep. Selain itu, memberikan pengawasan terhadap lembaga-lembaga pendidikan. Misalnya, perihal kinerja dan urusan sarana dan prasarana (sarpras). ”Itu yang paling penting ke depan,” ujarnya.

Baca Juga :  PTUN Batalkan SK Bupati

Iksan menyampaikan, mereka mulai bekerja maksimal pada 2022. Sementara tahun ini lebih fokus ke rencana-rencana kegiatan.

Postur anggaran untuk DPKS selama setahun Rp 550 juta. Dana tersebut meliputi seluruh kegiatan DPKS ke depan. Mulai rapat, kunjungan, operasional, hingga honor. ”Semua include di situ. Kegiatan-kegiatan, mamin, perjalanan dinas, dan honor. Itu dianggarkan Rp 550 juta,” tuturnya.

Iksan menjelaskan, anggaran Rp 550 juta itu paling besar se-Jawa Timur. Jika berkaca ke Mojokerto, anggaran untuk dewan pendidikan hanya Rp 80 juta per tahun. Pamekasan tidak sampai Rp 150 juta selama setahun. ”Anggaran di Sumenep itu sudah paling besar,” jelasnya.

Karena itu, pihaknya berharap 11 anggota DPKS benar-benar memanfaatkan dengan baik. Kontribusi untuk memajukan dunia pendidikan di Kota Keris harus ditunjukkan. ”Karena kucuran dana untuk DPKS cukup besar, semoga semakin maju dunia pendidikan kita,” ucap pria yang juga kepala dinsos itu.

Baca Juga :  Anggaran Damkar Lebih Banyak untuk Honor Petugas

Ketua DPKS Mulyadi siap berkomitmen memajukan dunia pendidikan. Semangat bersama ini tidak akan keluar dari koridor dan kewenangan DPKS. ”Amanah kami bagaimana kualitas pendidikan di Sumenep tambah meningkat,” tegasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/