alexametrics
22.8 C
Madura
Monday, May 16, 2022

Pembayaran Tagihan Listrik PJU Kuras APBD Rp 19, 2 Miliar Setahun

SUMENEP – Terangnya jalan di Sumenep harus dibayar mahal. Buktinya, pembayaran tagihan listrik untuk penerangan jalan umum (PJU) mampu menguras dana APBD hingga Rp 19.200.000.000.

Pembayaran tagihan lsitrik untuk PJU tidak sama tiap bulan. Yaitu, antara Rp 1,6 miliar–Rp 1,7 miliar. Jika dihitung berdasar pembayaran terendah, setahun mencapai Rp 19.200.000.000.

Kabid Pengembangan dan Keselamatan Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep Edy Purwanto menyebutkan, total PJU di seluruh wilayah Sumenep menacapai 3.892 unit. Itu tersebar mulai daratan hingga kepulauan yang sudah dialiri PLN. Perinciannya, 3.600 mercury, 170 tandem, dan 122 median.

”Satu bulan bisa mencapai Rp 1,7 miliar, terkadang Rp 1,6 miliar. Pokoknya angkanya tidak jauh dari itu,” terangnya kemarin (8/9)

Baca Juga :  Sumenep–Pagerungan Rp 250 Ribu

Karena biaya tinggi, pihaknya berencana melakukan langkah penghematan. Salah satunya, mengganti lampu merkuri dengan LED.

Edy menambahkan, hingga saat ini, dari total 3.892 PJU di Sumenep, hanya 122 unit yang sudah menggunakan lampu LED. ”Kami sudah punya rencana untuk mengganti dengan memakai lampu LED, mungkin mulai tahun depan sudah bisa diganti,” akunya.

Sebenarnya, kata Edy, PJU tandem telah disiapkan lampu LED. Sayangnya, pemasangannya tertunda karena tidak mendapat anggaran khusus untuk pemasangan.

Dia berharap, mulai tahun depan PJU di Sumenep bisa diganti dengan lampu LED. Dengan demikian, belanja APBD Sumenep dapat dihemat. ”Kalau bisa hemat, sebenarnya saya juga suka,” pungkasnya. 

Baca Juga :  PT Garam Gelar Diskusi Bersama Wartawan

SUMENEP – Terangnya jalan di Sumenep harus dibayar mahal. Buktinya, pembayaran tagihan listrik untuk penerangan jalan umum (PJU) mampu menguras dana APBD hingga Rp 19.200.000.000.

Pembayaran tagihan lsitrik untuk PJU tidak sama tiap bulan. Yaitu, antara Rp 1,6 miliar–Rp 1,7 miliar. Jika dihitung berdasar pembayaran terendah, setahun mencapai Rp 19.200.000.000.

Kabid Pengembangan dan Keselamatan Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep Edy Purwanto menyebutkan, total PJU di seluruh wilayah Sumenep menacapai 3.892 unit. Itu tersebar mulai daratan hingga kepulauan yang sudah dialiri PLN. Perinciannya, 3.600 mercury, 170 tandem, dan 122 median.

”Satu bulan bisa mencapai Rp 1,7 miliar, terkadang Rp 1,6 miliar. Pokoknya angkanya tidak jauh dari itu,” terangnya kemarin (8/9)

Baca Juga :  DPRD Sumenep Sesalkan Penarikan Biaya Suket Faskes

Karena biaya tinggi, pihaknya berencana melakukan langkah penghematan. Salah satunya, mengganti lampu merkuri dengan LED.

Edy menambahkan, hingga saat ini, dari total 3.892 PJU di Sumenep, hanya 122 unit yang sudah menggunakan lampu LED. ”Kami sudah punya rencana untuk mengganti dengan memakai lampu LED, mungkin mulai tahun depan sudah bisa diganti,” akunya.

Sebenarnya, kata Edy, PJU tandem telah disiapkan lampu LED. Sayangnya, pemasangannya tertunda karena tidak mendapat anggaran khusus untuk pemasangan.

Dia berharap, mulai tahun depan PJU di Sumenep bisa diganti dengan lampu LED. Dengan demikian, belanja APBD Sumenep dapat dihemat. ”Kalau bisa hemat, sebenarnya saya juga suka,” pungkasnya. 

Baca Juga :  PT Garam Gelar Diskusi Bersama Wartawan

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/