alexametrics
21.3 C
Madura
Saturday, October 1, 2022

Satu Tersangka Ditangkap saat Transaksi

Pemuda Jadi Sasaran Bandar Narkoba

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Satresnarkoba Polres Sumenep kembali mengamankan terduga pengguna sabu-sabu, Sabtu (6/8). Yakni, Herman S. Arifin, 24, asal Desa Pakondang, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep.

Penangkapan Herman bermula saat pemuda lulusan SMA itu hendak melakukan transaksi di Jalan Raya Gapura. Tepatnya di Desa Paberasan, Kecamatan Kota Sumenep. Polres sudah mendapat laporan bahwa Herman kerap menggunakan dan melakukan transaksi barang haram tersebut.

Saat itu Herman mengendarai sepeda motor Beat hitam dengan nomor polisi M 2337 TB. Petugas langsung menghadang dan melakukan penangkapan terhadap tersangka. Penggeledahan dilakukan oleh tim opsnal.

Beberapa barang bukti berhasil disita. Yakni, pada saku celana terdapat satu poket atau plastik klip kecil berisi narkotika jenis sabu-sabu dengan berat kotor 0,44 gram. Polisi juga mengamankan beberapa barang bukti berupa satu unit HP merek Samsung warna emas.

Baca Juga :  Insentif Guru Sukwan Hanya Rp 150 Ribu

”Tersangka mengakui bahwa barang itu adalah miliknya. Sudah kami sita, dan kami bawa ke mapolres untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” terang Kasihumas Polres Sumenep AKP Widiarti Setyoningtyas kemarin (7/8).

Widi mengakui, peredaran narkotika di Sumenep kian masif. Pemuda menjadi sasaran empuk para pengedar. Hal ini butuh kerja sama antar aparat penegak hukum agar bisa teratasi. ”Iya, seperti kita ketahui, Sumenep untuk narkotika lumayan,” jelasnya.

Tersangka dikenakan pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana maksimal lima tahun penjara. ”Lima tahun pidananya,” pungkasnya. (di/han)

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Satresnarkoba Polres Sumenep kembali mengamankan terduga pengguna sabu-sabu, Sabtu (6/8). Yakni, Herman S. Arifin, 24, asal Desa Pakondang, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep.

Penangkapan Herman bermula saat pemuda lulusan SMA itu hendak melakukan transaksi di Jalan Raya Gapura. Tepatnya di Desa Paberasan, Kecamatan Kota Sumenep. Polres sudah mendapat laporan bahwa Herman kerap menggunakan dan melakukan transaksi barang haram tersebut.

Saat itu Herman mengendarai sepeda motor Beat hitam dengan nomor polisi M 2337 TB. Petugas langsung menghadang dan melakukan penangkapan terhadap tersangka. Penggeledahan dilakukan oleh tim opsnal.


Beberapa barang bukti berhasil disita. Yakni, pada saku celana terdapat satu poket atau plastik klip kecil berisi narkotika jenis sabu-sabu dengan berat kotor 0,44 gram. Polisi juga mengamankan beberapa barang bukti berupa satu unit HP merek Samsung warna emas.

Baca Juga :  Mas Tamam: Kita Harus Rajin Mengevaluasi

”Tersangka mengakui bahwa barang itu adalah miliknya. Sudah kami sita, dan kami bawa ke mapolres untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” terang Kasihumas Polres Sumenep AKP Widiarti Setyoningtyas kemarin (7/8).

Widi mengakui, peredaran narkotika di Sumenep kian masif. Pemuda menjadi sasaran empuk para pengedar. Hal ini butuh kerja sama antar aparat penegak hukum agar bisa teratasi. ”Iya, seperti kita ketahui, Sumenep untuk narkotika lumayan,” jelasnya.

Tersangka dikenakan pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana maksimal lima tahun penjara. ”Lima tahun pidananya,” pungkasnya. (di/han)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Lima Raperda Siap Dibahas

/