alexametrics
20.3 C
Madura
Friday, May 27, 2022

Pemasangan Kamera Pengintai Belum Menyeluruh

SUMENEP – Pemasangan closed circuit television (CCTV) di traffic light di Sumenep belum merata. Misalnya, traffic light di Jalan Trunojoyo, Kecamatan Kota, yang belum terpasang kamera pengintai hingga saat ini.

Agus Sumarso, 32, seorang pengendara yang  melintas di Jalan Trunojoyo menuturkan,  pemasangan CCTV di traffic light sangat penting untuk memantau atau mengawasi gerak laju kendaraan di jalan raya. Jadi seharusnya, pemasangan CCTV merata di semua traffic light.

”Tapi sampai sekarang traffic light itu belum dilengkapi CCTV. Padahal lokasinya di kota, lain halnya jika di kecamatan,” katanya kemarin (7/6).

Menurut warga asal Kecamatan Bluto itu, banyak manfaat jika semua traffic light dilengkapi CCTV. Di antaranya, kondisi lalu lintas terpantau dengan baik, mendorong pengendara lebih mematuhi peraturan lalu lintas, dan mengurangi tindak kejahatan di jalan raya.

Baca Juga :  Rawan Pelanggaran, Lapas Pasang 36 CCTV

”Kalau semua traffic light di pasang CCTV kan bagus. Petugas bisa lebih mudah mengawasi kondisi arus lalin. Para pengendara juga bisa merasa lebih aman dan nyaman,” ucapnya.

Sementara itu, Kabid Pengembangan dan Keselamatan Kerja Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep Edy Purwanto mengaku tidak mempunyai kewenangan terkait dengan pemasangan kamera pengintai di traffic light. Selama ini, instansinya hanya bertanggung jawab dalam hal pemasangan rambu lalu lintas dan penerangan jalan umum (PJU).

”Itu merupakan kewenangan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumenep,” terang Edy.

Kepala Diskominfo Sumenep Ferdian menyampaikan, pada 2018 pihaknya sudah memasang CCTV di 25 titik lokasi vital di Kabupaten Sumenep yang sudah tersedia jaringan  fiber optik. Misalnya, di pusat keramaian, tempat perbelanjaan, dan taman kota. Sementara untuk di traffic light tidak banyak. Hanya di beberapa titik lokasi saja.

Baca Juga :  Pastikan PJU Nyala, Traffic Light Normal

”Pemasangan CCTV di traffic light itu untuk penerapan e-tilang. Kami kan tidak ada urusan dengan e-tilang,” ujarnya.

Ferdian mengatakan, pada 2020 mendatang pihaknya berencana akan kembali memasang 25 titik CCTV di Kecamatan Kota. Bisa juga nantinya pemasangan CCTV akan dilakukan di traffic light yang dinilai perlu atau mendesak.

”Pemasangan CCTV tidak bisa dilakukan serentak. Disesuaikan dengan ketersediaan anggaran. Tapi jika pemasangan CCTV dinilai mendesak, segera diupayakan,” tukasnya.

SUMENEP – Pemasangan closed circuit television (CCTV) di traffic light di Sumenep belum merata. Misalnya, traffic light di Jalan Trunojoyo, Kecamatan Kota, yang belum terpasang kamera pengintai hingga saat ini.

Agus Sumarso, 32, seorang pengendara yang  melintas di Jalan Trunojoyo menuturkan,  pemasangan CCTV di traffic light sangat penting untuk memantau atau mengawasi gerak laju kendaraan di jalan raya. Jadi seharusnya, pemasangan CCTV merata di semua traffic light.

”Tapi sampai sekarang traffic light itu belum dilengkapi CCTV. Padahal lokasinya di kota, lain halnya jika di kecamatan,” katanya kemarin (7/6).


Menurut warga asal Kecamatan Bluto itu, banyak manfaat jika semua traffic light dilengkapi CCTV. Di antaranya, kondisi lalu lintas terpantau dengan baik, mendorong pengendara lebih mematuhi peraturan lalu lintas, dan mengurangi tindak kejahatan di jalan raya.

Baca Juga :  Tak Bermanfaat, Pengendara Main Serobot Traffic Light

”Kalau semua traffic light di pasang CCTV kan bagus. Petugas bisa lebih mudah mengawasi kondisi arus lalin. Para pengendara juga bisa merasa lebih aman dan nyaman,” ucapnya.

Sementara itu, Kabid Pengembangan dan Keselamatan Kerja Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep Edy Purwanto mengaku tidak mempunyai kewenangan terkait dengan pemasangan kamera pengintai di traffic light. Selama ini, instansinya hanya bertanggung jawab dalam hal pemasangan rambu lalu lintas dan penerangan jalan umum (PJU).

”Itu merupakan kewenangan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumenep,” terang Edy.

Kepala Diskominfo Sumenep Ferdian menyampaikan, pada 2018 pihaknya sudah memasang CCTV di 25 titik lokasi vital di Kabupaten Sumenep yang sudah tersedia jaringan  fiber optik. Misalnya, di pusat keramaian, tempat perbelanjaan, dan taman kota. Sementara untuk di traffic light tidak banyak. Hanya di beberapa titik lokasi saja.

Baca Juga :  CCTV Rp 200 Juta Akan Dipasang Maret

”Pemasangan CCTV di traffic light itu untuk penerapan e-tilang. Kami kan tidak ada urusan dengan e-tilang,” ujarnya.

Ferdian mengatakan, pada 2020 mendatang pihaknya berencana akan kembali memasang 25 titik CCTV di Kecamatan Kota. Bisa juga nantinya pemasangan CCTV akan dilakukan di traffic light yang dinilai perlu atau mendesak.

”Pemasangan CCTV tidak bisa dilakukan serentak. Disesuaikan dengan ketersediaan anggaran. Tapi jika pemasangan CCTV dinilai mendesak, segera diupayakan,” tukasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Ternyata Adik Ipar Korban

Pedagang Pasar Kolpajung Positif

Hanya Satu SMAN Lebihi Pagu

Artikel Terbaru

/