alexametrics
28.5 C
Madura
Saturday, August 13, 2022

Harga Rumput Laut Rp 9.800 Per Kilogram

SUMENEP – Sumenep merupakan penyuplai rumput laut terbesar di Jawa Timur. Akan tetapi, status tersebut tidak lantas membuat petani rumput laut senang. Sebab, harga tumbuhan yang menjadi bahan utama agar-agar itu relatif murah.

Susmiati, 44, pembudi daya rumput laut di Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi menuturkan, harga rumput laut turun. Rumput laut kering terjual Rp 9.800 per kilogram. Harga tersebut turun 50 persen dari harga tertinggi. ”Biasanya Rp 16.500,” katanya saat ditemui di sela-sela mengikat rumput laut di pesisir pantai Desa Tanjung, Senin (7/5).

Ditanya mengapa harga rumput laut turun? Susmiati mengaku tidak tahu pasti. Tetapi, pekerja lainnya tiba-tiba nyeletuk. ”Paling dipermainkan oleh orang atas,” kata seorang warga yang berada di dekat Susmiati.

Baca Juga :  Jelang Acara Fun Bike, Danny Wahid Kunjungi Wakil Bupati Sumenep

Ditanya siapa orang atas tersebut? Warga menyebut sebagai pedagang pengepul rumput laut. Sebab, merekalah yang membeli rumput laut dari warga. ”Kalau harga rumput laut mahal, biasanya mereka enggan membeli,” timpalnya.

Susmiati menjelaskan, para petani berharap, rumput laut bisa kembali naik. Jika harga tinggi, menguntungkan bagi petani. Terutama, petani yang memiliki banyak rumput laut. ”Di sini ada warga yang memiliki ancak rumput laut hingga sepuluh. Per ancak bisa menghasilkan 4–7 kwintal rumput laut,” jelasnya.

Dalam setahun, petani rumput laut bisa melakukan panen hingga tujuh atau delapan kali. Hal itu bergantung pada cuaca. Jika cuaca normal, para petani dapat memanen rumput laut pada usia 40 hari sejak penanaman. ”Yang terpenting tidak dimakan ikan, biasanya hasilnya bagus. Selain itu, cuaca menentukan hasil budi daya rumput laut,” tukasnya.

Baca Juga :  Harga Rumput Laut Mulai Menurun

SUMENEP – Sumenep merupakan penyuplai rumput laut terbesar di Jawa Timur. Akan tetapi, status tersebut tidak lantas membuat petani rumput laut senang. Sebab, harga tumbuhan yang menjadi bahan utama agar-agar itu relatif murah.

Susmiati, 44, pembudi daya rumput laut di Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi menuturkan, harga rumput laut turun. Rumput laut kering terjual Rp 9.800 per kilogram. Harga tersebut turun 50 persen dari harga tertinggi. ”Biasanya Rp 16.500,” katanya saat ditemui di sela-sela mengikat rumput laut di pesisir pantai Desa Tanjung, Senin (7/5).

Ditanya mengapa harga rumput laut turun? Susmiati mengaku tidak tahu pasti. Tetapi, pekerja lainnya tiba-tiba nyeletuk. ”Paling dipermainkan oleh orang atas,” kata seorang warga yang berada di dekat Susmiati.

Baca Juga :  Tambak Udang Diduga Serobot Tanah Warga

Ditanya siapa orang atas tersebut? Warga menyebut sebagai pedagang pengepul rumput laut. Sebab, merekalah yang membeli rumput laut dari warga. ”Kalau harga rumput laut mahal, biasanya mereka enggan membeli,” timpalnya.

Susmiati menjelaskan, para petani berharap, rumput laut bisa kembali naik. Jika harga tinggi, menguntungkan bagi petani. Terutama, petani yang memiliki banyak rumput laut. ”Di sini ada warga yang memiliki ancak rumput laut hingga sepuluh. Per ancak bisa menghasilkan 4–7 kwintal rumput laut,” jelasnya.

Dalam setahun, petani rumput laut bisa melakukan panen hingga tujuh atau delapan kali. Hal itu bergantung pada cuaca. Jika cuaca normal, para petani dapat memanen rumput laut pada usia 40 hari sejak penanaman. ”Yang terpenting tidak dimakan ikan, biasanya hasilnya bagus. Selain itu, cuaca menentukan hasil budi daya rumput laut,” tukasnya.

Baca Juga :  Harga Rumput Laut Mulai Menurun

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/