alexametrics
22.8 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Lebih Tiga Tahun, KMP DBS II Rusak

SUMENEP – Tiga kapal milik Pemerintah Kabupaten Sumenep saat ini tidak ada yang beroperasi. Ironisnya, satu di antaranya, yaitu KMP Dharma Bhakti Sumekar II (KMP DBS II), rusak dan tidak bisa dipakai. Bahkan kerusakan berlangsung lebih dari tiga tahun.

Kapal milik Pemkab Sumenep lainnya, KMP DBS I, melakukan docking untuk perawatan sejak akhir Oktober. Diperkirakan, waktu docking mencapai sebulan. KMP DBS III yang baru saja disahkan Bupati Sumenep A. Busyro Karim akhir Oktober lalu masih masuk tahap perekrutan anak buah kapal (ABK).

Dari pengamatan RadarMadura.id, bangkai KMP DBS II saat ini berada di sekitar Pelabuhan Kalianget. Kondisinya cukup mengenaskan. Selain berkarat, kapal motor yang pernah menjadi andalan Pemkab Sumenep untuk melayani warga kepulauan itu hampir tenggelam.

Baca Juga :  Tahapan PAW 3 Desa Ditunda

Dikonfirmasi mengenai hal itu, petugas Bagian Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas V Kalianget Edy Sucipto menjelaskan, kondisi KMP DBS II saat ini tidak hanya rusak, tapi mati total. ”Sejak saya bertugas di KSOP Kalianget, kapal itu sudah ada di sana, sudah rusak. Lalu, saya tidak tahu kenapa tidak dilakukan perbaikan,” jelasnya.

Edy mengaku tidak begitu paham mengenai penyebab kerusakan KMP DBS II. Menurut dia, KMP DBS II sudah tidak memungkinkan untuk diperbaiki. ”Daripada memperbaiki KMP DBS II lebih baik buat yang baru,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Sumenep Badrul Aini menyayangkan hal itu. Menurut dia, pemkab bersama KSOP Kalianget segera mencari solusi. ”Sekarang tinggal bagaimana kita mencari solusi agar pelayaran tetap berjalan sebagaimana mestinya,” pungkasnya. 

Baca Juga :  Hujan Datang, Proyek Baru Selesai Dibangun Berantakan

 

- Advertisement -

SUMENEP – Tiga kapal milik Pemerintah Kabupaten Sumenep saat ini tidak ada yang beroperasi. Ironisnya, satu di antaranya, yaitu KMP Dharma Bhakti Sumekar II (KMP DBS II), rusak dan tidak bisa dipakai. Bahkan kerusakan berlangsung lebih dari tiga tahun.

Kapal milik Pemkab Sumenep lainnya, KMP DBS I, melakukan docking untuk perawatan sejak akhir Oktober. Diperkirakan, waktu docking mencapai sebulan. KMP DBS III yang baru saja disahkan Bupati Sumenep A. Busyro Karim akhir Oktober lalu masih masuk tahap perekrutan anak buah kapal (ABK).

Dari pengamatan RadarMadura.id, bangkai KMP DBS II saat ini berada di sekitar Pelabuhan Kalianget. Kondisinya cukup mengenaskan. Selain berkarat, kapal motor yang pernah menjadi andalan Pemkab Sumenep untuk melayani warga kepulauan itu hampir tenggelam.

Baca Juga :  Gara-Gara Api Ini Warga Penasaran Sampai TerobosĀ  Garis Polisi

Dikonfirmasi mengenai hal itu, petugas Bagian Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas V Kalianget Edy Sucipto menjelaskan, kondisi KMP DBS II saat ini tidak hanya rusak, tapi mati total. ”Sejak saya bertugas di KSOP Kalianget, kapal itu sudah ada di sana, sudah rusak. Lalu, saya tidak tahu kenapa tidak dilakukan perbaikan,” jelasnya.

Edy mengaku tidak begitu paham mengenai penyebab kerusakan KMP DBS II. Menurut dia, KMP DBS II sudah tidak memungkinkan untuk diperbaiki. ”Daripada memperbaiki KMP DBS II lebih baik buat yang baru,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Sumenep Badrul Aini menyayangkan hal itu. Menurut dia, pemkab bersama KSOP Kalianget segera mencari solusi. ”Sekarang tinggal bagaimana kita mencari solusi agar pelayaran tetap berjalan sebagaimana mestinya,” pungkasnya. 

Baca Juga :  KMP DBS Tak Beroperasi, Barang Penumpang Menumpuk

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Bupati Ajak Kian Mencintai Alquran

PPK Kadur Bakal Polisikan Araop

Rp 2 Milyar untuk Pembangunan ITD

Artikel Terbaru

/