alexametrics
21 C
Madura
Saturday, August 20, 2022

Penilaian Pemilihan Duta Wsiata Dilakukan Secara Terbuka

SUMENEP – Masa karantina Pemilihan Duta Wisata Kabupaten Sumenep berakhir kemarin (6/11). Para peserta dapat melalui tantangan yang diberikan panitia. Pada hari pertama mereka diminta membuat vlog promosi pariwisata di Kota Sumekar.

Ketua Forum Wartawan Pariwisata (Forwapar) Hartono mengatakan, pada hari terakhir peserta mendapatkan materi tentang ilmu pariwisata. Narasumbernya adalah Kepala Disparbudpora Sumenep Sufiyanto dan Budayawan Madura Ibnu Hajar.

”Hari ini mereka mendapatkan pendalaman ilmu kepariwisataan dari Kepala Disparbudpora Sufiyanto dan Budayawan Madura Ibnu Hajar,” kata Hartono.

Setelah dikarantina, enam finalis akan mengikuti grand final yang akan dilaksanakan pada 18 November. Penilaian pada acara puncak tersebut akan dilakukan secara terbuka di Pendapa Sumenep.

Baca Juga :  Coret Ribuan KPM PKH Hasil Inventarisasi Tidak Memenuhi Kriteria

Pada malam itu akan dipilih peserta terbaik. Selain itu, ada juara favorit berdasarkan dukungan warga. Setelah melalui masa karantina hingga grand final, peserta juga diberi kesempatan untuk mencari dukungan dari masyarakat umum.

Hartono menjelaskan, memberikan dukungan kepada peserta sangat mudah. Warga tinggal menggunting balot di Jawa Pos Radar Madura (JPRM). Kemudian, balot dikumpulkan di kantor JPRM di Jalan Trunojoyo, Sumenep.

SUMENEP – Masa karantina Pemilihan Duta Wisata Kabupaten Sumenep berakhir kemarin (6/11). Para peserta dapat melalui tantangan yang diberikan panitia. Pada hari pertama mereka diminta membuat vlog promosi pariwisata di Kota Sumekar.

Ketua Forum Wartawan Pariwisata (Forwapar) Hartono mengatakan, pada hari terakhir peserta mendapatkan materi tentang ilmu pariwisata. Narasumbernya adalah Kepala Disparbudpora Sumenep Sufiyanto dan Budayawan Madura Ibnu Hajar.

”Hari ini mereka mendapatkan pendalaman ilmu kepariwisataan dari Kepala Disparbudpora Sufiyanto dan Budayawan Madura Ibnu Hajar,” kata Hartono.


Setelah dikarantina, enam finalis akan mengikuti grand final yang akan dilaksanakan pada 18 November. Penilaian pada acara puncak tersebut akan dilakukan secara terbuka di Pendapa Sumenep.

Baca Juga :  Tinggi Gelombang Masih Aman untuk Pelayaran

Pada malam itu akan dipilih peserta terbaik. Selain itu, ada juara favorit berdasarkan dukungan warga. Setelah melalui masa karantina hingga grand final, peserta juga diberi kesempatan untuk mencari dukungan dari masyarakat umum.

Hartono menjelaskan, memberikan dukungan kepada peserta sangat mudah. Warga tinggal menggunting balot di Jawa Pos Radar Madura (JPRM). Kemudian, balot dikumpulkan di kantor JPRM di Jalan Trunojoyo, Sumenep.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/