alexametrics
20.9 C
Madura
Sunday, August 14, 2022

Jalan ke Bandara Butuh Pelebaran

SUMENEP – Akses jalan masuk dan keluar ke Bandara Trunojoyo Sumenep belum ideal. Lebar jalan saat ini masih sekitar lima meter. Padahal aktivitas kendaraan di jalur mulai ramai. Terutama sejak Bandara Trunojoyo melayani penerbangan komersial.

Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep Wahyu Siswoyo mengatakan, jalan penting dilebarkan. Sebab, aktivitas pengendara, terutama pengantar dan penjemput penumpang pesawat membutuhkan jalan layak.

”Kami sudah sampaikan ke Pemkab Sumenep mengenai pentingnya pelebaran jalan. Itu kewenangan pemkab,” ujar Wahyu saat ditemui di kantornya beberapa waktu lalu.

Pelebaran dibutuhkan karena jalan yang ada saat ini tidak memadai. Jalan itu ada sejak sebelum Bandara Trunojoyo beroperasi melayani penerbangan komersial. Nantinya, dengan adanya pelebaran dan pemasangan penerangan jalan umum, pengunjung bandara akan merasa nyaman.

Baca Juga :  Penumpang Sepi, Penerbangan Dibatalkan

Anggota Komisi V DPR RI Moh. Nizar Zahro saat sidak ke Bandara Trunojoyo mengatakan, pelebaran jalan sangat mendesak. Sebab, bandara sudah dioperasikan. Pemkab harus peka demi keamanan dan kenyamanan pengunjung bandara.

”Kami telah menyampaikan ke Pemkab Sumenep mengenai pentingnya pelebaran jalan. Jalan sempit bisa menghambat kelancaran transportasi,” katanya.

Pemkab harus peka dengan berbagai kebutuhan fasilitas di sekitar bandara. Pemkab penting mempercepat memenuhi kebutuhan pembebasan lahan untuk pelebaran jalan dan bandara.

Pemerintah pusat, lanjut politikus Partai Gerindra itu, bisa menyediakan anggaran apabila lahan yang akan dibangun tersedia. Pelebaran jalan mestinya menjadi agenda prioritas pemkab karena bandara sudah dioperasikan.

”Hasil pantauan kami, jalan membutuhkan pelebaran. Pemkab harus segera menyikapi hal itu,” ujarnya.

Baca Juga :  Cuaca Buruk, Sepuluh Kapal Bertahan di Masalembu

Wakil Bupati (Wabup) Sumenep Achmad Fauzi mengatakan, pelebaran jalan masih proses pembebasan lahan. Terutama akses jalan utama menuju monumen pesawat. Hal itu sudah dalam perencanaan. ”Proses bertahap,” ucapnya.

SUMENEP – Akses jalan masuk dan keluar ke Bandara Trunojoyo Sumenep belum ideal. Lebar jalan saat ini masih sekitar lima meter. Padahal aktivitas kendaraan di jalur mulai ramai. Terutama sejak Bandara Trunojoyo melayani penerbangan komersial.

Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep Wahyu Siswoyo mengatakan, jalan penting dilebarkan. Sebab, aktivitas pengendara, terutama pengantar dan penjemput penumpang pesawat membutuhkan jalan layak.

”Kami sudah sampaikan ke Pemkab Sumenep mengenai pentingnya pelebaran jalan. Itu kewenangan pemkab,” ujar Wahyu saat ditemui di kantornya beberapa waktu lalu.


Pelebaran dibutuhkan karena jalan yang ada saat ini tidak memadai. Jalan itu ada sejak sebelum Bandara Trunojoyo beroperasi melayani penerbangan komersial. Nantinya, dengan adanya pelebaran dan pemasangan penerangan jalan umum, pengunjung bandara akan merasa nyaman.

Baca Juga :  Optimistis Penerbangan Kepulauan Ramai

Anggota Komisi V DPR RI Moh. Nizar Zahro saat sidak ke Bandara Trunojoyo mengatakan, pelebaran jalan sangat mendesak. Sebab, bandara sudah dioperasikan. Pemkab harus peka demi keamanan dan kenyamanan pengunjung bandara.

”Kami telah menyampaikan ke Pemkab Sumenep mengenai pentingnya pelebaran jalan. Jalan sempit bisa menghambat kelancaran transportasi,” katanya.

Pemkab harus peka dengan berbagai kebutuhan fasilitas di sekitar bandara. Pemkab penting mempercepat memenuhi kebutuhan pembebasan lahan untuk pelebaran jalan dan bandara.

- Advertisement -

Pemerintah pusat, lanjut politikus Partai Gerindra itu, bisa menyediakan anggaran apabila lahan yang akan dibangun tersedia. Pelebaran jalan mestinya menjadi agenda prioritas pemkab karena bandara sudah dioperasikan.

”Hasil pantauan kami, jalan membutuhkan pelebaran. Pemkab harus segera menyikapi hal itu,” ujarnya.

Baca Juga :  Mei Penerbangan Bisa Setiap Hari Lagi

Wakil Bupati (Wabup) Sumenep Achmad Fauzi mengatakan, pelebaran jalan masih proses pembebasan lahan. Terutama akses jalan utama menuju monumen pesawat. Hal itu sudah dalam perencanaan. ”Proses bertahap,” ucapnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/