alexametrics
21.3 C
Madura
Saturday, October 1, 2022

Rp 500 Juta untuk Pelatihan Tahap Pertama

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Program pelatihan kerja untuk mencetak kemandirian warga berlanjut. Pemkab Sampang kembali mencanangkan melaksanakan program pelatihan gelombang II. Jumlah peserta lebih besar dibanding tahap pertama.

Kasi Pelatihan dan Produktivitas DPMPTSP dan Tenaga Kerja Sampang Lutfi menyampaikan, program pelatihan kerja memang dilakukan secara bertahap. Gelombang pertama sudah selesai dan gelombang kedua tengah disiapkan.

Anggaran untuk tahap pertama Rp 325 juta bersumber dari pemerintah pusat, yakni anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Sementara, untuk gelombang II anggaran bersumber dari APBD senilai Rp 500 juta.

Pada gelombang kedua, ada enam jenis pelatihan. Yakni, pelatihan menjahit, pelatihan membatik, servis kendaraan roda dua, pelatihan las, desain grafis, dan pelatihan memasak. Artinya, dari lima jenis pelatihan kedua, ada 108 total slot yang tersedia.

Baca Juga :  Tenaga Kesehatan Sembuh, Hasil Swab Test Perantau dari Jakarta Positif

”Kalau lokasi pelaksanaan kegiatan pelatihan sama. Tetap digelar di gedung Balai Latihan Kerja Sampang,” jelasnya.

Menurut dia, perbedaan dari gelombang pertama juga berkaitan dengan uji kompetensi. Pada gelombang kedua tidak diprogramkan peserta harus mengikuti ujian setelah pelatihan.

Namun, pihaknya tetap meminta semua peserta bisa memaksimalkan kesempatan. ”Pendaftaran untuk gelombang kedua sudah dibuka sampai 16 Agustus 2022 nanti. Persyaratannya juga sudah kami sosialisasikan,” jelasnya. (jun/han)

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Program pelatihan kerja untuk mencetak kemandirian warga berlanjut. Pemkab Sampang kembali mencanangkan melaksanakan program pelatihan gelombang II. Jumlah peserta lebih besar dibanding tahap pertama.

Kasi Pelatihan dan Produktivitas DPMPTSP dan Tenaga Kerja Sampang Lutfi menyampaikan, program pelatihan kerja memang dilakukan secara bertahap. Gelombang pertama sudah selesai dan gelombang kedua tengah disiapkan.

Anggaran untuk tahap pertama Rp 325 juta bersumber dari pemerintah pusat, yakni anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Sementara, untuk gelombang II anggaran bersumber dari APBD senilai Rp 500 juta.


Pada gelombang kedua, ada enam jenis pelatihan. Yakni, pelatihan menjahit, pelatihan membatik, servis kendaraan roda dua, pelatihan las, desain grafis, dan pelatihan memasak. Artinya, dari lima jenis pelatihan kedua, ada 108 total slot yang tersedia.

Baca Juga :  Temukan Kegiatan Dana Desa Tanpa Prasasti

”Kalau lokasi pelaksanaan kegiatan pelatihan sama. Tetap digelar di gedung Balai Latihan Kerja Sampang,” jelasnya.

Menurut dia, perbedaan dari gelombang pertama juga berkaitan dengan uji kompetensi. Pada gelombang kedua tidak diprogramkan peserta harus mengikuti ujian setelah pelatihan.

Namun, pihaknya tetap meminta semua peserta bisa memaksimalkan kesempatan. ”Pendaftaran untuk gelombang kedua sudah dibuka sampai 16 Agustus 2022 nanti. Persyaratannya juga sudah kami sosialisasikan,” jelasnya. (jun/han)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Lima Raperda Siap Dibahas

/