alexametrics
28.2 C
Madura
Sunday, July 3, 2022

Proyek Jalan Rp 4,4 Miliar Gagal Lelang

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Proyek peningkatan Jalan Padike-Cabbiye terpaksa ditender ulang. Sebab, rekanan pelaksana proyek yang menjadi peserta dalam lelang proyek senilai Rp 4,4 miliar itu tidak ada yang memenuhi syarat.

Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setkab Sumenep Mustangin menuturkan, sampai saat ini belum diputuskan siapa pemenang proyek peningkatan Jalan Padike-Cabbiya. Alasannya, saat dilakukan tender tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi spesifikasi teknis dan administrasi. ”Karena itu, terpaksa kami tender ulang,” katanya.

Menurut Mustangin, dalam pekan ini rekanan pelaksana proyek sudah bisa mengikuti retender. Tentunya, harus melengkapi semua persyaratan yang sudah ditentukan. ”Karena itu, dibaca dulu persyaratan-persyaratannya,” sarannya.

Baca Juga :  Puluhan Sekolah Tak Bisa Gelar UNBK

Dijelaskan, yang lebih paham detail gagalnya pelaksanaan lelang pertama adalah kelompok kerja (pokja). Biasanya, salah satu pemicunya, tidak lepas dari belum terpenuhinya persyaratan kualifikasi teknis. ”Sekitar itulah pokoknya. Tapi, detailnya pokja yang tahu,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Teknik Dinas PU Bina Marga Sumenep Agus Adi Hidayat mengungkapkan, ketika proyek peningkatan Jalan Padike-Cabbiya retender, tentu Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setkab Sumenep harus segera melelang kembali. Tujuannya, supaya cepat diputuskan siapa pemenangnya. ”Supaya kegiatan ini segera digarap,” pintanya.

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Proyek peningkatan Jalan Padike-Cabbiye terpaksa ditender ulang. Sebab, rekanan pelaksana proyek yang menjadi peserta dalam lelang proyek senilai Rp 4,4 miliar itu tidak ada yang memenuhi syarat.

Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setkab Sumenep Mustangin menuturkan, sampai saat ini belum diputuskan siapa pemenang proyek peningkatan Jalan Padike-Cabbiya. Alasannya, saat dilakukan tender tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi spesifikasi teknis dan administrasi. ”Karena itu, terpaksa kami tender ulang,” katanya.

Menurut Mustangin, dalam pekan ini rekanan pelaksana proyek sudah bisa mengikuti retender. Tentunya, harus melengkapi semua persyaratan yang sudah ditentukan. ”Karena itu, dibaca dulu persyaratan-persyaratannya,” sarannya.

Baca Juga :  Meninggal saat Hendak Salat, TKI Asal Sumenep Tiba Siang Ini

Dijelaskan, yang lebih paham detail gagalnya pelaksanaan lelang pertama adalah kelompok kerja (pokja). Biasanya, salah satu pemicunya, tidak lepas dari belum terpenuhinya persyaratan kualifikasi teknis. ”Sekitar itulah pokoknya. Tapi, detailnya pokja yang tahu,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Teknik Dinas PU Bina Marga Sumenep Agus Adi Hidayat mengungkapkan, ketika proyek peningkatan Jalan Padike-Cabbiya retender, tentu Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setkab Sumenep harus segera melelang kembali. Tujuannya, supaya cepat diputuskan siapa pemenangnya. ”Supaya kegiatan ini segera digarap,” pintanya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/