alexametrics
21.2 C
Madura
Monday, June 27, 2022

Ribuan Warga Pulau Belum Terlayani PLN

SUMENEP – Layanan Perusahaan Listrik Negara (PLN) belum dinikmati oleh seluruh warga Sumenep. Masih ada ribuan warga Sumenep yang tidak menerima manfaat dari perusahaan BUMN tersebut. Termasuk warga di Kepulauan Raas yang sampai sekarang belum tersambung dengan jaringan PLN.

Belum tersambungnya jaringan PLN ke Kepulauan Raas membuat anggota DPR RI Achmad Baidowi berang. Legislator PPP itu menulis cuitan kritik melalui Twitter pribadinya. Dia juga me-mention akun resmi PT PLN (Persero).

”Di sini (Raas, Red) ada sekitar 32 ribu penduduk belum merasakan kehadiran layanan PLN,” kata Baidowi Sabtu (5/5). Baidowi sedang melakukan kunjungan kerja ke Pulau Raas.

Jumlah warga tersebut tersebar di sembilan desa. Selama ini warga menggunakan listrik dari diesel yang dikelola swasta. Layanan listrik di sana juga tidak 24 jam dalam sehari. ”Untuk listrik, mereka pakai diesel swasta yang bayarnya mahal,” tegasnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Mutu, Unija Sumenep Resmikan Komisariat Intakindo¬†

Alumnus UIN Sunan Kalijaga, Jogjakarta, ini mengatakan, berdasarkan informasi dari warga akhir tahun ini PLN akan masuk ke Pulau Raas. Nantinya Raas akan seperti di Pulau Sapudi yang sudah beroperasi 24 jam. ”Hal ini (informasi) kami dapatkan ketika berkunjung ke Pulau Raas,” tambahnya.

Baidowi berharap, rencana pembangunan sambungan PLN ke Raas segera direalisasikan. Apalagi berdasarkan kabar yang dia terima, proses kajian sudah dilakukan. Kajian tersebut dalam rangka menentukan apakah sambungan PLN akan menggunakan tenaga diesel, tenaga surya, ataupun biogas.

”Kami akan menyurati PLN pusat dan menteri BUMN untuk segera merealisasikan listrik di Pulau Raas,” janjinya. ”Kami harapkan tahun ini sudah dibangun sehingga tak lama lagi PLN bisa melayani warga Raas,” pintanya.

Baca Juga :  PLN Targetkan¬†2019¬†Madura Terang

Sayang, Manajer PLN Rayon Sumenep Rudi Hartono belum bisa dimintai keterangan. Dicoba dihubungi melalui nomor telepon pribadinya, tidak ada jawaban.

 

SUMENEP – Layanan Perusahaan Listrik Negara (PLN) belum dinikmati oleh seluruh warga Sumenep. Masih ada ribuan warga Sumenep yang tidak menerima manfaat dari perusahaan BUMN tersebut. Termasuk warga di Kepulauan Raas yang sampai sekarang belum tersambung dengan jaringan PLN.

Belum tersambungnya jaringan PLN ke Kepulauan Raas membuat anggota DPR RI Achmad Baidowi berang. Legislator PPP itu menulis cuitan kritik melalui Twitter pribadinya. Dia juga me-mention akun resmi PT PLN (Persero).

”Di sini (Raas, Red) ada sekitar 32 ribu penduduk belum merasakan kehadiran layanan PLN,” kata Baidowi Sabtu (5/5). Baidowi sedang melakukan kunjungan kerja ke Pulau Raas.


Jumlah warga tersebut tersebar di sembilan desa. Selama ini warga menggunakan listrik dari diesel yang dikelola swasta. Layanan listrik di sana juga tidak 24 jam dalam sehari. ”Untuk listrik, mereka pakai diesel swasta yang bayarnya mahal,” tegasnya.

Baca Juga :  Dua Bulan Telat Bayar, Jaringan Listrik Diputus

Alumnus UIN Sunan Kalijaga, Jogjakarta, ini mengatakan, berdasarkan informasi dari warga akhir tahun ini PLN akan masuk ke Pulau Raas. Nantinya Raas akan seperti di Pulau Sapudi yang sudah beroperasi 24 jam. ”Hal ini (informasi) kami dapatkan ketika berkunjung ke Pulau Raas,” tambahnya.

Baidowi berharap, rencana pembangunan sambungan PLN ke Raas segera direalisasikan. Apalagi berdasarkan kabar yang dia terima, proses kajian sudah dilakukan. Kajian tersebut dalam rangka menentukan apakah sambungan PLN akan menggunakan tenaga diesel, tenaga surya, ataupun biogas.

”Kami akan menyurati PLN pusat dan menteri BUMN untuk segera merealisasikan listrik di Pulau Raas,” janjinya. ”Kami harapkan tahun ini sudah dibangun sehingga tak lama lagi PLN bisa melayani warga Raas,” pintanya.

Baca Juga :  Pemkab Janji Surati Kemenhub Terkait Penambahan Jadwal Penerbangan

Sayang, Manajer PLN Rayon Sumenep Rudi Hartono belum bisa dimintai keterangan. Dicoba dihubungi melalui nomor telepon pribadinya, tidak ada jawaban.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/