alexametrics
20.1 C
Madura
Thursday, July 7, 2022

Rp 15 Miliar untuk Jalan Lingkar Utara

SUMENEP – Setelah sukses membangun Jalan Lingkar Barat dan Lingkar Timur, tahun ini Pemerintah Kabupaten Sumenep berencana membangun Jalan Lingkar Utara. Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019, pemkab menyiapkan Rp 15 miliar untuk pembangunan akses tersebut.

Hal itu disampaikan Bupati Sumenep A. Busyro Karim. Menurut dia, proyek Jalan Lingkar Utara akan dianggarkan dua tahun. Dia memperkirakan, pembangunan jalan tersebut membutuhkan dana Rp 30 miliar rupiah.

”Pembangunannya akan dilaksanakan secara bertahap selama dua tahun. Tahun ini sudah disiapkan anggaran Rp 15 miliar. Selanjutnya, tahun depan kemungkinan dianggarkan dalam jumlah yang sama,” jelasnya Minggu (6/1).

Dia menerangkan, pembangunan Jalan Lingkar Utara akan dilakukan mulai dari Desa Parsanga sampai Kebunan, Kecamatan Kota Sumenep. Rencanaya, panjang Jalan Lingkar Utara ini sekitar 2,8 km dengan lebar 8 meter.

Baca Juga :  Pengasuh Pondok Pesantren Aqidah Usymuni Wafat

Busyro mengaku telah meminta dinas terkait mempercepat proses tender proyek multiyears itu. ”Karena ini proyek besar, saya kira semakin cepat dijalankan akan semakin baik. Apalagi, kemungkinan pengerjaannya akan memakan waktu dua periode APBD,” katanya.

Dimintai pendapat mengenai hal itu, anggota Komisi III DPRD Sumenep Moh. Syukri meminta Pemkab Sumenep benar-benar memperhatikan permasalahan deadline pengerjaan proyek. Sebab, salah satu penyebab rendahnya serapan APBD 2018 adalah banyak proyek konstruksi yang belum selesai sampai akhir tahun.

”Yang paling penting adalah perencanaan yang matang dan memperhatikan deadline. Kemudian kalau bisa lelang tendernya dipercepat agar tidak lambat dalam pengerjaan,” pungkasnya. 

 

 

SUMENEP – Setelah sukses membangun Jalan Lingkar Barat dan Lingkar Timur, tahun ini Pemerintah Kabupaten Sumenep berencana membangun Jalan Lingkar Utara. Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019, pemkab menyiapkan Rp 15 miliar untuk pembangunan akses tersebut.

Hal itu disampaikan Bupati Sumenep A. Busyro Karim. Menurut dia, proyek Jalan Lingkar Utara akan dianggarkan dua tahun. Dia memperkirakan, pembangunan jalan tersebut membutuhkan dana Rp 30 miliar rupiah.

”Pembangunannya akan dilaksanakan secara bertahap selama dua tahun. Tahun ini sudah disiapkan anggaran Rp 15 miliar. Selanjutnya, tahun depan kemungkinan dianggarkan dalam jumlah yang sama,” jelasnya Minggu (6/1).


Dia menerangkan, pembangunan Jalan Lingkar Utara akan dilakukan mulai dari Desa Parsanga sampai Kebunan, Kecamatan Kota Sumenep. Rencanaya, panjang Jalan Lingkar Utara ini sekitar 2,8 km dengan lebar 8 meter.

Baca Juga :  Deadline Pengerjaan Renovasi Pasar Tinggal 21 Hari

Busyro mengaku telah meminta dinas terkait mempercepat proses tender proyek multiyears itu. ”Karena ini proyek besar, saya kira semakin cepat dijalankan akan semakin baik. Apalagi, kemungkinan pengerjaannya akan memakan waktu dua periode APBD,” katanya.

Dimintai pendapat mengenai hal itu, anggota Komisi III DPRD Sumenep Moh. Syukri meminta Pemkab Sumenep benar-benar memperhatikan permasalahan deadline pengerjaan proyek. Sebab, salah satu penyebab rendahnya serapan APBD 2018 adalah banyak proyek konstruksi yang belum selesai sampai akhir tahun.

”Yang paling penting adalah perencanaan yang matang dan memperhatikan deadline. Kemudian kalau bisa lelang tendernya dipercepat agar tidak lambat dalam pengerjaan,” pungkasnya. 

 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/