alexametrics
22.8 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Proyek Tembok Penahan Jalan tanpa Papan Informasi

SUMENEP – Proyek pembangunan tembok penahan jalan kabupaten di Desa Keles, Kecamatan Ambunten tengah berlangsung. Tetapi, proyek tersebut minim pengawasan dari Dinas PU Bina Marga Sumenep. Proyek juga tidak dilengkapi dengan papan informasi.

Supardi, tokoh pemuda Desa Keles menuturkan, sejak proyek tersebut dikerjakan, hingga saat ini belum terpasang papan informasi di lokasi. Padahal, papan tersebut sebagai informasi kepada masyarakat terkait dengan nama program, besaran anggaran, pihak pelaksana, dan masa kontrak kerja.

”Seharusnya publikasikan apa jenis kegiatannya dan berapa besaran anggaran, supaya masyarakat tahu,” tuturnya Kamis (4/7).

Menanggapi itu, Kabid Pembangunan Dinas PU Bina Marga Sumenep Hariyanto Efendi mengatakan, proyek tersebut merupakan program peningkatan jalan kabupaten. Kegiatan berupa pembangunan tembok penahan jalan yang ditempatkan di lokasi yang dinilai perlu atau urgen. ”Kalau anggarannya saya tidak hafal karena programnya dipecah-pecah,” dalihnya.

Baca Juga :  Gedung DPRD Lama Bisa untuk Kantor OPD

Pihaknya mengklaim aktif melakukan pengawasan terhadap proyek tersebut. Bahkan, meminta agar pelaksana kegiatan bisa bekerja profesional. Efendi meminta agar warga ikut mengawasi proyek tersebut dan melapor ke dinas jika ada pengerjaan yang tidak sesuai.

”Jika terindikasi proyek itu dikerjakan asal-asalan, segera laporkan ke dinas. Kami juga akan segera meminta pelaksana memasang papan informasi proyek,” janjinya. 

- Advertisement -

SUMENEP – Proyek pembangunan tembok penahan jalan kabupaten di Desa Keles, Kecamatan Ambunten tengah berlangsung. Tetapi, proyek tersebut minim pengawasan dari Dinas PU Bina Marga Sumenep. Proyek juga tidak dilengkapi dengan papan informasi.

Supardi, tokoh pemuda Desa Keles menuturkan, sejak proyek tersebut dikerjakan, hingga saat ini belum terpasang papan informasi di lokasi. Padahal, papan tersebut sebagai informasi kepada masyarakat terkait dengan nama program, besaran anggaran, pihak pelaksana, dan masa kontrak kerja.

”Seharusnya publikasikan apa jenis kegiatannya dan berapa besaran anggaran, supaya masyarakat tahu,” tuturnya Kamis (4/7).


Menanggapi itu, Kabid Pembangunan Dinas PU Bina Marga Sumenep Hariyanto Efendi mengatakan, proyek tersebut merupakan program peningkatan jalan kabupaten. Kegiatan berupa pembangunan tembok penahan jalan yang ditempatkan di lokasi yang dinilai perlu atau urgen. ”Kalau anggarannya saya tidak hafal karena programnya dipecah-pecah,” dalihnya.

Baca Juga :  Gepeknas Sebut Proyek Gedung Dewan Sembarangan

Pihaknya mengklaim aktif melakukan pengawasan terhadap proyek tersebut. Bahkan, meminta agar pelaksana kegiatan bisa bekerja profesional. Efendi meminta agar warga ikut mengawasi proyek tersebut dan melapor ke dinas jika ada pengerjaan yang tidak sesuai.

”Jika terindikasi proyek itu dikerjakan asal-asalan, segera laporkan ke dinas. Kami juga akan segera meminta pelaksana memasang papan informasi proyek,” janjinya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/