alexametrics
21 C
Madura
Sunday, May 22, 2022

Ditemukan Tewas setelah 2 Bulan Hilang

   SUMENEP – Warga Dusun Pesisir, Desa Bicabi, Kecamatan Dungkek, digegerkan dengan penemuan mayat di pantai Jumat (6/4) sekitar pukul 06.30. Pria yang diketahui bernama Bahrowi, 70, merupakan warga Dusun Bujaan, Desa Lapa Laok, kecamatan setempat.

Saat ditemukan, tubuhnya sudah membusuk dan tidak bisa dikenali. Sebagian tubuh sudah mengelupas dan tinggal tengkorak. Berdasar keterangan polisi, korban hilang sejak Sabtu, Januari lalu.

            Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura, jasad Bahrowi berada 100 meter dari bibir pantai. Jasad itu ditemukan Mashur, warga setempat, saat mencari ikan dengan perahu kecil.

Karena tidak mengenali jasad tersebut, Mashur memberi tahu warga yang lain. Kemudian, Miskan, Haidir, dan Hawi mendatanginya. Lalu, mereka membawanya ke pinggir pantai menggunakan jaring.

Baca Juga :  LahanTerendam, Petambak Udang Merugi

Kabar penemuan mayat tersebut langsung tersebar. Setiba di daratan, banyak warga yang datang untuk melihat. Yuliatian, 33, warga Dusun Bujaan, Desa Lapa Laok, mengaku, mayat tersebut adalah orang tua kandungnya yang hilang sewaktu mencari ikan Sabtu (20/1).

Dia mengenali dari kepala dan bahu korban. ”Kondisi tubuh korban memang sudah mengenaskan. Tubuhnya sudah mengelupas dan sebagian tinggal tengkorak,” tutur Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Abd. Mukit.

Mantan Kapolsek Lenteng itumenjelaskan, Kapolsek Dungkek AKP Jaiman dan anggotanya sudah mendatangi lokasi untuk mengevakuasi mayat korban. Mereka bersama tim medis dari Puskesmas Dungkek.

Sebagaimana laporan yang diterimanya, Bahrowi tenggelam sewaktu mencari ikan Sabtu (20/1). Setelah dilakukan otopsi oleh medis, jenazah diserahkan kepada keluarga. ”Kami sudah memeriksa saksi-saksi. Memang hasilnya karena kecelakaan laut,” jelas Mukit.

Baca Juga :  Cantrang Resmi Dilarang, Nelayan Meradang

 

 

- Advertisement -

   SUMENEP – Warga Dusun Pesisir, Desa Bicabi, Kecamatan Dungkek, digegerkan dengan penemuan mayat di pantai Jumat (6/4) sekitar pukul 06.30. Pria yang diketahui bernama Bahrowi, 70, merupakan warga Dusun Bujaan, Desa Lapa Laok, kecamatan setempat.

Saat ditemukan, tubuhnya sudah membusuk dan tidak bisa dikenali. Sebagian tubuh sudah mengelupas dan tinggal tengkorak. Berdasar keterangan polisi, korban hilang sejak Sabtu, Januari lalu.

            Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura, jasad Bahrowi berada 100 meter dari bibir pantai. Jasad itu ditemukan Mashur, warga setempat, saat mencari ikan dengan perahu kecil.


Karena tidak mengenali jasad tersebut, Mashur memberi tahu warga yang lain. Kemudian, Miskan, Haidir, dan Hawi mendatanginya. Lalu, mereka membawanya ke pinggir pantai menggunakan jaring.

Baca Juga :  LahanTerendam, Petambak Udang Merugi

Kabar penemuan mayat tersebut langsung tersebar. Setiba di daratan, banyak warga yang datang untuk melihat. Yuliatian, 33, warga Dusun Bujaan, Desa Lapa Laok, mengaku, mayat tersebut adalah orang tua kandungnya yang hilang sewaktu mencari ikan Sabtu (20/1).

Dia mengenali dari kepala dan bahu korban. ”Kondisi tubuh korban memang sudah mengenaskan. Tubuhnya sudah mengelupas dan sebagian tinggal tengkorak,” tutur Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Abd. Mukit.

Mantan Kapolsek Lenteng itumenjelaskan, Kapolsek Dungkek AKP Jaiman dan anggotanya sudah mendatangi lokasi untuk mengevakuasi mayat korban. Mereka bersama tim medis dari Puskesmas Dungkek.

Sebagaimana laporan yang diterimanya, Bahrowi tenggelam sewaktu mencari ikan Sabtu (20/1). Setelah dilakukan otopsi oleh medis, jenazah diserahkan kepada keluarga. ”Kami sudah memeriksa saksi-saksi. Memang hasilnya karena kecelakaan laut,” jelas Mukit.

Baca Juga :  Cantrang Resmi Dilarang, Nelayan Meradang

 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/