alexametrics
29.3 C
Madura
Saturday, May 28, 2022

Proyek Gapura Senilai Rp 4,5 M di Sumenep Diprediksi Molor

SUMENEP – Proyek pekerjaan penataan bangunan pusat kota Kabupaten Sumenep senilai Rp 4,5 miliar masih dikerjakan hingga Senin (5/11). Namun, pekerjaan itu diprediksi molor dari jadwal yang sudah ditentukan. Konsultan pengawas berdalih pekerjaan terhambat dengan adanya pelaksanaan event FKMA Asean ke V beberapa waktu lalu.

Proyek yang dikerjakan PT Permata Lansecap Nusantara (PLN) tersebut sumber dananya dari APBN. Namun hingga Senin (5/11) masih belum memasuki tahap finishing. Pasalnya, masih ada beberpa item yang masih belum dibangun di Taman kebanggan Kota Keris tersebut.

Konsultan Pengawas Abd Azis mengakui bahwa masih ada beberapa item yang harus dibangun. Melihat tenggang waktu pengerjaan yang tinggal 11 hari. Namun pihaknya tidak menjamin bisa selesai sesuai jadwal yang sudah ada.

Baca Juga :  Visit Sumenep 2018 Terancam tanpa Perda

“Waktu itu pengerjaannya dihentikan karena tempat ini mau dipakai FKMA. Jadi semua yang berkaitan dengan alat pengerjaan dihentikan sampai selesai event itu,” tegasnya

Pihaknya menambahkan, jika ada beberapa item yang perlu direhap lagi. Sebab terjadi kerusakan akibat kegiatan FKMA. ” Ada yang perlu kita perbaiki lagi karena rusak. Dan, akibat itu juga akan memakan waktu,” imbuhnya. (rm6)

SUMENEP – Proyek pekerjaan penataan bangunan pusat kota Kabupaten Sumenep senilai Rp 4,5 miliar masih dikerjakan hingga Senin (5/11). Namun, pekerjaan itu diprediksi molor dari jadwal yang sudah ditentukan. Konsultan pengawas berdalih pekerjaan terhambat dengan adanya pelaksanaan event FKMA Asean ke V beberapa waktu lalu.

Proyek yang dikerjakan PT Permata Lansecap Nusantara (PLN) tersebut sumber dananya dari APBN. Namun hingga Senin (5/11) masih belum memasuki tahap finishing. Pasalnya, masih ada beberpa item yang masih belum dibangun di Taman kebanggan Kota Keris tersebut.

Konsultan Pengawas Abd Azis mengakui bahwa masih ada beberapa item yang harus dibangun. Melihat tenggang waktu pengerjaan yang tinggal 11 hari. Namun pihaknya tidak menjamin bisa selesai sesuai jadwal yang sudah ada.

Baca Juga :  Pengerjaan Proyek Taman Bunga Diprediksi Molor

“Waktu itu pengerjaannya dihentikan karena tempat ini mau dipakai FKMA. Jadi semua yang berkaitan dengan alat pengerjaan dihentikan sampai selesai event itu,” tegasnya

Pihaknya menambahkan, jika ada beberapa item yang perlu direhap lagi. Sebab terjadi kerusakan akibat kegiatan FKMA. ” Ada yang perlu kita perbaiki lagi karena rusak. Dan, akibat itu juga akan memakan waktu,” imbuhnya. (rm6)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/