alexametrics
23.5 C
Madura
Sunday, June 26, 2022

Bupati Achmad Fauzi Tak Ingin Ada Disparitas Daratan-Kepulauan

Kucurkan Dana Miliaran untuk Pembangunan Infrastruktur

SUMENEP – Safari kepulauan Bupati Achmad Fauzi berlanjut. Setelah dari Pulau Sapeken, rombongan yang juga terdiri atas Wabup dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) menuju Pulau Kangean. Mereka tiba Sabtu (4/6).

Di pulau terbesar itu, Mas Uji –panggilan Achmad Fauzi– tidak hanya mendatangi tokoh masyarakat dan pejabat yang bertugas di sana. Orang nomor satu di Kota Keris tersebut juga membawa sejumlah program konkret yang akan dilaksanakan tahun ini.

Di hadapan masyarakat, bupati menyampaikan bahwa Kecamatan Kangayan dan Arjasa menjadi prioritas alam pembangunan. Untuk Kecamatan Kangayan, di Dinas PUTR ada anggaran Rp 2,07 miliar untuk infrastruktur. Misalnya, pembangunan tangkis laut dan MCK serta peningkatan jalan.

Kegiatan yang akan dilaksanakan di Kecamatan Kangayan bukan hanya dari dinas PUTR. Melainkan, juga dinas perkimhub, disdik, dinkes P3KB, DKPP ,dan beberapa dinas lainnya. Dari beberapa dinas itu, anggaran yang dialokasikan bisa tembus hingga belasan bahkan puluhan miliar.

Baca Juga :  Setelah Terminal, Bandara Bakal Bangun Hanggar

Begitu pun dengan Kecamatan Arjasa. Di Pulau Cukir itu dari dinas PUTR saja digelontorkan Rp 4,9 miliar. Di dinas yang lain masih ada program yang total anggarannya belasan miliar.

MONITORING: Bupati Sumenep Achmad Fauzi meninjau RMU di Desa Bilis-Bilis, Kecamatan Arjasa. (Gunawan/RadarMadura.id)

Di dua kecamatan itu, bupati benar-benar turun dan mendengar keinginan masyarakat. Bahkan, dia tidak hanya hadir di pendapa kecamatan. Namun, juga menerima masukan dan silaturahmi kepada pengasuh pondok pesantren (ponpes).

Bupati juga datang ke kantor PCNU Kangean. Di sana dia menerima banyak masukan. Bupati Fauzi langsung memerintahkan pimpinan OPD terkait untuk mencatat. Tujuannya, agar bisa ditindaklanjuti.

Bupati Fauzi mengatakan, secara bertahap semua usulan masyarakat akan dipenuhi. Namun, anggaran ang terbatas. ”Intinya, kedatangan saya murni ingin menegaskan bahwa kami akan terus mewujudkan yang apa diinginkan masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Sumur Bor Semburkan Air Berbau Belerang

Selama menjadi bupati, pihaknya akan berupaya tidak ada disparitas antara kepulauan dan daratan. ”Karena itu, dalam safari kepulauan, saya ajak pimpinan OPD. Tujuannya, melihat langsung kondisi yang ada biar segera dapat penanganan cepat,” ujarnya.

Dalam kunjungannya ke Pulau Kangean, bupati juga menyoroti kedisiplinan ASN. Sebab, diketahui ada laporan, banyak abdi negara tidak masuk kerja. ”Kami tidak mau lagi ada ASN masih malas-malasan tidak masuk dinas,” tegasnya.

Selain itu, bupati meninjau penggilingan beras terpadu atau integrated rice milling unit (RMU) di Desa Bilis-Bilis, Kecamatan Arjasa. RMU yang dibangun dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP) itu mampu menggiling padi tiga ton per jam dengan kemampuan operasional delapan jam dalam sehari.

”Di Pulau Kangean, selain nelayan, sebagian besar adalah petani. Sebab itu, dibangun RMU,” sebutnya. (daf/han)

SUMENEP – Safari kepulauan Bupati Achmad Fauzi berlanjut. Setelah dari Pulau Sapeken, rombongan yang juga terdiri atas Wabup dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) menuju Pulau Kangean. Mereka tiba Sabtu (4/6).

Di pulau terbesar itu, Mas Uji –panggilan Achmad Fauzi– tidak hanya mendatangi tokoh masyarakat dan pejabat yang bertugas di sana. Orang nomor satu di Kota Keris tersebut juga membawa sejumlah program konkret yang akan dilaksanakan tahun ini.

Di hadapan masyarakat, bupati menyampaikan bahwa Kecamatan Kangayan dan Arjasa menjadi prioritas alam pembangunan. Untuk Kecamatan Kangayan, di Dinas PUTR ada anggaran Rp 2,07 miliar untuk infrastruktur. Misalnya, pembangunan tangkis laut dan MCK serta peningkatan jalan.


Kegiatan yang akan dilaksanakan di Kecamatan Kangayan bukan hanya dari dinas PUTR. Melainkan, juga dinas perkimhub, disdik, dinkes P3KB, DKPP ,dan beberapa dinas lainnya. Dari beberapa dinas itu, anggaran yang dialokasikan bisa tembus hingga belasan bahkan puluhan miliar.

Baca Juga :  Fun Bike Goes to Marengan, Ajak Masyarakat Hidup Sehat Bersepeda

Begitu pun dengan Kecamatan Arjasa. Di Pulau Cukir itu dari dinas PUTR saja digelontorkan Rp 4,9 miliar. Di dinas yang lain masih ada program yang total anggarannya belasan miliar.

MONITORING: Bupati Sumenep Achmad Fauzi meninjau RMU di Desa Bilis-Bilis, Kecamatan Arjasa. (Gunawan/RadarMadura.id)

Di dua kecamatan itu, bupati benar-benar turun dan mendengar keinginan masyarakat. Bahkan, dia tidak hanya hadir di pendapa kecamatan. Namun, juga menerima masukan dan silaturahmi kepada pengasuh pondok pesantren (ponpes).

Bupati juga datang ke kantor PCNU Kangean. Di sana dia menerima banyak masukan. Bupati Fauzi langsung memerintahkan pimpinan OPD terkait untuk mencatat. Tujuannya, agar bisa ditindaklanjuti.

Bupati Fauzi mengatakan, secara bertahap semua usulan masyarakat akan dipenuhi. Namun, anggaran ang terbatas. ”Intinya, kedatangan saya murni ingin menegaskan bahwa kami akan terus mewujudkan yang apa diinginkan masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  E-Batik Madura Ciptaan Bakir Lahir dari Keprihatinan

Selama menjadi bupati, pihaknya akan berupaya tidak ada disparitas antara kepulauan dan daratan. ”Karena itu, dalam safari kepulauan, saya ajak pimpinan OPD. Tujuannya, melihat langsung kondisi yang ada biar segera dapat penanganan cepat,” ujarnya.

Dalam kunjungannya ke Pulau Kangean, bupati juga menyoroti kedisiplinan ASN. Sebab, diketahui ada laporan, banyak abdi negara tidak masuk kerja. ”Kami tidak mau lagi ada ASN masih malas-malasan tidak masuk dinas,” tegasnya.

Selain itu, bupati meninjau penggilingan beras terpadu atau integrated rice milling unit (RMU) di Desa Bilis-Bilis, Kecamatan Arjasa. RMU yang dibangun dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP) itu mampu menggiling padi tiga ton per jam dengan kemampuan operasional delapan jam dalam sehari.

”Di Pulau Kangean, selain nelayan, sebagian besar adalah petani. Sebab itu, dibangun RMU,” sebutnya. (daf/han)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/