alexametrics
20.9 C
Madura
Sunday, July 3, 2022

Minta Pengusaha Hiburan Malam Hormati Ramadan

SUMENEP – Umat Islam akan menjalani ibadah puasa sebulan penuh. Sebagai bangsa yang menjunjung tinggi keberagaman, semua pihak diharapkan menghargai bulan suci. Termasuk para pengusaha hiburan malam di Sumenep.

Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengimbau masyarakat tidak melakukan tindakan yang dapat menodai kesucian Ramadan. Bagi umat yang berbeda agama diharapkan juga bisa saling menghargai muslim yang sedang melaksanakan ibadah. Dengan begitu, umat Islam bisa lebih khusyuk dalam beribadah selama Ramadan.

Fauzi juga mengimbau pengusaha hiburan malam agar melakukan penyesuaian waktu aktivitas usaha. Mengingat, selama Ramadan muslim tidak hanya beribadah di siang hari.

”Silakan saja kalau mau buka. Misal hiburan malam seperti karaoke keluarga. Tapi, harus sama-sama mengerti bukanya jam berapa. Selesai Tarawih dan tadarus misalnya,” kata pengusaha muda itu kemarin (4/5).

Baca Juga :  NU Jaga Kedaulatan Tanah demi Keutuhan NKRI

Pemerintah kabupaten (pemkab) akan berupaya memberikan kenyamanan selama bulan suci Ramadan. Salah satunya dengan melakukan pengawasan aktivitas hiburan-hiburan malam di Kota Keris.

”Ini bulan suci. Harus dihormati. Nanti penegak perda dari satpol PP yang akan memantau dan mengawasi aktivitas hiburan malam selama Ramadan,” terangnya.

Pengawasan akan dilakukan agar tidak ada kegiatan yang dapat menodai bulan suci Ramadan. Diharapkan setiap pelaksanaan hiburan-hiburan bisa menyesuaikan dengan momen bulan puasa.

”Karena kita tidak hidup di hutan, harus memperhatikan kultur yang ada. Kalau ada hiburan live music, penampilannya harus islami. Lagu-lagunya yang islami juga,” sarannya.

Menurut Fauzi, datangnya bulan suci penuh ampunan ini harus dimanfaatkan dengan baik untuk beribadah. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ramadan hanya ada sekali dalam setahun.

Baca Juga :  Aneh, Dana Belum Cair Kok Data Penerima Berubah

”Segala pekerjaan yang baik bernilai ibadah. Tidur pun ibadah ketika berpuasa. Maka dari itu, mari manfaatkan bulan suci ini dengan sebaik-baiknya,” ajak Fauzi. 

SUMENEP – Umat Islam akan menjalani ibadah puasa sebulan penuh. Sebagai bangsa yang menjunjung tinggi keberagaman, semua pihak diharapkan menghargai bulan suci. Termasuk para pengusaha hiburan malam di Sumenep.

Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengimbau masyarakat tidak melakukan tindakan yang dapat menodai kesucian Ramadan. Bagi umat yang berbeda agama diharapkan juga bisa saling menghargai muslim yang sedang melaksanakan ibadah. Dengan begitu, umat Islam bisa lebih khusyuk dalam beribadah selama Ramadan.

Fauzi juga mengimbau pengusaha hiburan malam agar melakukan penyesuaian waktu aktivitas usaha. Mengingat, selama Ramadan muslim tidak hanya beribadah di siang hari.


”Silakan saja kalau mau buka. Misal hiburan malam seperti karaoke keluarga. Tapi, harus sama-sama mengerti bukanya jam berapa. Selesai Tarawih dan tadarus misalnya,” kata pengusaha muda itu kemarin (4/5).

Baca Juga :  Aneh, Dana Belum Cair Kok Data Penerima Berubah

Pemerintah kabupaten (pemkab) akan berupaya memberikan kenyamanan selama bulan suci Ramadan. Salah satunya dengan melakukan pengawasan aktivitas hiburan-hiburan malam di Kota Keris.

”Ini bulan suci. Harus dihormati. Nanti penegak perda dari satpol PP yang akan memantau dan mengawasi aktivitas hiburan malam selama Ramadan,” terangnya.

Pengawasan akan dilakukan agar tidak ada kegiatan yang dapat menodai bulan suci Ramadan. Diharapkan setiap pelaksanaan hiburan-hiburan bisa menyesuaikan dengan momen bulan puasa.

”Karena kita tidak hidup di hutan, harus memperhatikan kultur yang ada. Kalau ada hiburan live music, penampilannya harus islami. Lagu-lagunya yang islami juga,” sarannya.

Menurut Fauzi, datangnya bulan suci penuh ampunan ini harus dimanfaatkan dengan baik untuk beribadah. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ramadan hanya ada sekali dalam setahun.

Baca Juga :  Blangko E-KTP Kosong, 17 Ribu Pemohon Dapat Suket

”Segala pekerjaan yang baik bernilai ibadah. Tidur pun ibadah ketika berpuasa. Maka dari itu, mari manfaatkan bulan suci ini dengan sebaik-baiknya,” ajak Fauzi. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/