alexametrics
21.8 C
Madura
Tuesday, August 16, 2022

Pengadaan Kapal Telan Rp 38,9 Miliar

SUMENEP – Anggaran pengadaan kapal untuk kepulauan Sumenep mencapai Rp 38,9 miliar. Pembuatan armada tersebut kini sedang digarap di PT Adiluhung Saranasegara Bangkalan. ”Harapan masyarakat kepulauan agar memiliki sarana transportasi memadai. Sehingga, tidak menunggu atau antre terlalu lama ketika butuh kapal,” ungkap Ketua Komisi III DPRD Sumenep Dul Siam.

Anggaran itu dikumpulkan mulai 2013 hingga 2017. Dari lima tahun itu, anggaran yang dikumpulkan Rp 31 miliar. Pada APBD 2018 dianggarkan Rp 7,9 miliar. Total Rp 38,9 miliar.

Komisi yang membidangi pembangunan ini berencana memantau ke lokasi pembuatan kapal di Bangkalan. Mengenai waktu akan dirembuk di internal komisi. Hal itu bertujuan mengetahui perkembangan pembuatannya.

Dul Siam menuturkan, progres pekerjaan kapal sudah mencapai 25 persen. Dimulai dengan pembuatan bodi dan lambung kapal. Sejak 1 November lalu mulai dirakit. ”Anggaran dilakukan secara multiyears. Sesuai kontrak, pekerjaan akan selesai pada 15 Desember 2018,” kata dia.

Baca Juga :  Sumenep Penyuplai Rumput Laut Terbesar di Jatim

Kapal dibuat dengan desain bisa menampung 300 penumpang. Tentu cukup untuk membawa penumpang pada hari-hari biasa. Baru ketika momen Lebaran, penumpang biasanya membeludak.

Moh. David, warga Pulau Kangean, mengatakan, pembuatan kapal atas inisiatif Pemkab Sumenep ini patut diapresiasi. Hanya, jangan sampai molor dan berdampak pada telantarnya masyarakat kepulauan saat membutuhkan sarana transportasi.

”Apabila selesai, tentu masyarakat menyambut baik. Tapi, dengan harapan, kapal nantinya mampu melawan arus dan gelombang di laut yang kadang tinggi,” ujarnya.

SUMENEP – Anggaran pengadaan kapal untuk kepulauan Sumenep mencapai Rp 38,9 miliar. Pembuatan armada tersebut kini sedang digarap di PT Adiluhung Saranasegara Bangkalan. ”Harapan masyarakat kepulauan agar memiliki sarana transportasi memadai. Sehingga, tidak menunggu atau antre terlalu lama ketika butuh kapal,” ungkap Ketua Komisi III DPRD Sumenep Dul Siam.

Anggaran itu dikumpulkan mulai 2013 hingga 2017. Dari lima tahun itu, anggaran yang dikumpulkan Rp 31 miliar. Pada APBD 2018 dianggarkan Rp 7,9 miliar. Total Rp 38,9 miliar.

Komisi yang membidangi pembangunan ini berencana memantau ke lokasi pembuatan kapal di Bangkalan. Mengenai waktu akan dirembuk di internal komisi. Hal itu bertujuan mengetahui perkembangan pembuatannya.


Dul Siam menuturkan, progres pekerjaan kapal sudah mencapai 25 persen. Dimulai dengan pembuatan bodi dan lambung kapal. Sejak 1 November lalu mulai dirakit. ”Anggaran dilakukan secara multiyears. Sesuai kontrak, pekerjaan akan selesai pada 15 Desember 2018,” kata dia.

Baca Juga :  Puluhan  Desa Terancam Kekeringan

Kapal dibuat dengan desain bisa menampung 300 penumpang. Tentu cukup untuk membawa penumpang pada hari-hari biasa. Baru ketika momen Lebaran, penumpang biasanya membeludak.

Moh. David, warga Pulau Kangean, mengatakan, pembuatan kapal atas inisiatif Pemkab Sumenep ini patut diapresiasi. Hanya, jangan sampai molor dan berdampak pada telantarnya masyarakat kepulauan saat membutuhkan sarana transportasi.

”Apabila selesai, tentu masyarakat menyambut baik. Tapi, dengan harapan, kapal nantinya mampu melawan arus dan gelombang di laut yang kadang tinggi,” ujarnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/