alexametrics
23 C
Madura
Sunday, June 26, 2022

Pembangunan Garasi Truk Rp 1,1 Miliar

SUMENEP – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep menyiapkan dana cukup besar untuk pembangunan garasi truk di tempat pembuangan sampah (TPA). Tak tanggung-tanggung, dana yang disiapkan Rp 1,1 miliar.

Kepala DLH Sumenep M. Syahrial mengatakan bahwa dana itu dianggarkan melalui APBD 2019. Pihaknya sengaja mengalokasikan dana besar karena garasi yang ada saat ini kurang memadai. Rencananya, tahun ini dibangun garasi baru yang lebih representatif.

”Bangunan garasi yang tahun ini untuk truk disediakan Rp 1,1 miliar,” kata Syahrial kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM) kemarin (3/2).

Meski sudah ada anggaran, belum diketahui pasti kapan pembangunan garasi dilakukan. Dia hanya memastikan tahun ini pasti digelar. Terkait waktu, masih disesuaikan dengan persiapan serta mekanisme lelang. ”Tahun ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Perluasan RTH Terkendala Anggaran

Selain garasi, TPA yang terletak di Desa Torbang, Kecamatan Batuan, itu juga butuh dana besar untuk pembangunan sel baru. Sebab, tahun ini TPA hampir penuh. Jika pengiriman sampah terus dilakukan dengan jumlah besar, tak sampai akhir tahun, TPA tersebut bisa penuh.

Karena itulah DLH juga berencana membangun sel baru. Sel tersebut akan dibangun di sekitar sel yang ada saat ini. Tetapi, pembangunan sel baru masih menunggu tersedianya anggaran.

”Untuk pembangun sel baru belum dianggarkan tahun ini. Kan belum waktunya,” jelas Syahrial.

Paling cepat sel baru akan dibangun pada 2020. Sumber dananya juga belum pasti. Apakah akan diambil dari APBD atau akan meminta bantuan pemerintah pusat. ”Tunggu tahun depan lah. Bisa dari APBD atau bantuan pemerintah pusat,” tukasnya.

Baca Juga :  Sebut Disdik Potong DAK Setiap Sekolah

SUMENEP – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep menyiapkan dana cukup besar untuk pembangunan garasi truk di tempat pembuangan sampah (TPA). Tak tanggung-tanggung, dana yang disiapkan Rp 1,1 miliar.

Kepala DLH Sumenep M. Syahrial mengatakan bahwa dana itu dianggarkan melalui APBD 2019. Pihaknya sengaja mengalokasikan dana besar karena garasi yang ada saat ini kurang memadai. Rencananya, tahun ini dibangun garasi baru yang lebih representatif.

”Bangunan garasi yang tahun ini untuk truk disediakan Rp 1,1 miliar,” kata Syahrial kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM) kemarin (3/2).


Meski sudah ada anggaran, belum diketahui pasti kapan pembangunan garasi dilakukan. Dia hanya memastikan tahun ini pasti digelar. Terkait waktu, masih disesuaikan dengan persiapan serta mekanisme lelang. ”Tahun ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Perluasan RTH Terkendala Anggaran

Selain garasi, TPA yang terletak di Desa Torbang, Kecamatan Batuan, itu juga butuh dana besar untuk pembangunan sel baru. Sebab, tahun ini TPA hampir penuh. Jika pengiriman sampah terus dilakukan dengan jumlah besar, tak sampai akhir tahun, TPA tersebut bisa penuh.

Karena itulah DLH juga berencana membangun sel baru. Sel tersebut akan dibangun di sekitar sel yang ada saat ini. Tetapi, pembangunan sel baru masih menunggu tersedianya anggaran.

”Untuk pembangun sel baru belum dianggarkan tahun ini. Kan belum waktunya,” jelas Syahrial.

Paling cepat sel baru akan dibangun pada 2020. Sumber dananya juga belum pasti. Apakah akan diambil dari APBD atau akan meminta bantuan pemerintah pusat. ”Tunggu tahun depan lah. Bisa dari APBD atau bantuan pemerintah pusat,” tukasnya.

Baca Juga :  Sulit Ciptakan Lingkungan Bersih

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/