alexametrics
20.8 C
Madura
Tuesday, August 16, 2022

TNI-Polri Pantau Laut Utara Madura

SUMENEP – Pos keamanan laut terpadu (poskamladu) di pesisir utara Sumenep segera beroperasi. Pos di Pelabuhan Pasongsongan yang dibangun akhir 2017 itu akan ditempati personel TNI AL dan polairud. ”Senin (5/2) poskamladu itu sudah ada personelnya. Jadi sudah beroperasi,” terang Kepala Pelabuhan Pasongsongan Murdjito, Jumat (2/2).

Murdjito mengungkapkan, keberadaan poskamladu akan memudahkan dalam melakukan pengawasan terhadap perairan wilayah utara. Selain itu, alat tangkap yang digunakan para nelayan ke depan akan terawasi secara maksimal. ”Setiap melakukan pengawasan kami akan bersama aparat TNI dan polairud,” paparnya.

Dia belum tahu jumlah personel yang akan disiagakan di poskamladu. Sebab, pertemuan dengan sejumlah pimpinan TNI dan polairud beberapa waktu lalu hanya koordinasi dan melakukan pengecekan tempat. ”Nelayan akan lebih cepat tertangani jika ada kesulitan atau masalah di laut,” ucapnya.

Baca Juga :  Gandeng Perguruan Tinggi Sosialisasikan Peran Industri Hulu Migas

Pihaknya meminta masyarakat, utamanya nelayan di wilayah pantura, supaya lebih responsif. Sehingga, Poskamladu Pasongsongan bisa melaksanakan tugasnya dengan maksimal.

Slamet, 36, nelayan Desa/Kecamatan Pasongsongan memiliki harapan besar terhadap poskamladu. Sebab, salah satu masalah yang menghantui nelayan adalah pengamanan. ”Semoga tidak ada lagi pencurian rumpun dan semacamnya yang mengganggu terhadap kerja nelayan pantura,” pungkasnya.

SUMENEP – Pos keamanan laut terpadu (poskamladu) di pesisir utara Sumenep segera beroperasi. Pos di Pelabuhan Pasongsongan yang dibangun akhir 2017 itu akan ditempati personel TNI AL dan polairud. ”Senin (5/2) poskamladu itu sudah ada personelnya. Jadi sudah beroperasi,” terang Kepala Pelabuhan Pasongsongan Murdjito, Jumat (2/2).

Murdjito mengungkapkan, keberadaan poskamladu akan memudahkan dalam melakukan pengawasan terhadap perairan wilayah utara. Selain itu, alat tangkap yang digunakan para nelayan ke depan akan terawasi secara maksimal. ”Setiap melakukan pengawasan kami akan bersama aparat TNI dan polairud,” paparnya.

Dia belum tahu jumlah personel yang akan disiagakan di poskamladu. Sebab, pertemuan dengan sejumlah pimpinan TNI dan polairud beberapa waktu lalu hanya koordinasi dan melakukan pengecekan tempat. ”Nelayan akan lebih cepat tertangani jika ada kesulitan atau masalah di laut,” ucapnya.

Baca Juga :  Kelanjutan Tajamara Tunggu Audit BPKP

Pihaknya meminta masyarakat, utamanya nelayan di wilayah pantura, supaya lebih responsif. Sehingga, Poskamladu Pasongsongan bisa melaksanakan tugasnya dengan maksimal.

Slamet, 36, nelayan Desa/Kecamatan Pasongsongan memiliki harapan besar terhadap poskamladu. Sebab, salah satu masalah yang menghantui nelayan adalah pengamanan. ”Semoga tidak ada lagi pencurian rumpun dan semacamnya yang mengganggu terhadap kerja nelayan pantura,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/