26.9 C
Madura
Saturday, January 28, 2023

Perbaikan Jembatan Lenteng Terancam Tak Tuntas

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Proyek perbaikan jembatan ambles di Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng, Sumenep, terancam tidak selesai tahun ini. Sebab, perbaikan jembatan itu belum dikerjakan. Padahal, pengerjaannya harus tuntas sebelum 15 Desember.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sumenep Agus Adi Hidayat mengatakan, pihaknya sudah berupaya memperbaiki jembatan tersebut tahun ini. Pagu anggaran yang disiapkan Rp 200 juta. Anggaran perbaikan jembatan itu masuk dalam APBD Perubahan 2022. ”Kami belum bisa memastikan yang terserap berapa,” ujarnya kemarin (2/12).

Rencana perbaikan jembatan tersebut hanya bersifat sementara. Caranya, membuat jembatan gantung atau bailey. Anggaran Rp 200 juta itu disiapkan untuk membangun fondasi jembatan. Selebihnya dimanfaatkan untuk operasional jembatan gantung.

Baca Juga :  Imbau Ciptakan Pilkades Damai

Menurut dia, semua jenis kendaraan, termasuk roda empat, bisa lewat setelah jembatan gantung dipasang. ”Kami perlu membangun fondasi dulu sebelum jembatan dipasang,” terang Agus.

Namun, hingga kemarin pembangunan fondasi jembatan belum juga dikerjakan. Di lokasi hanya terlihat tumpukan batu dan material galian C. Masyarakat yang hendak melintas menggunakan jembatan alternatif. Itu pun hanya bisa dilewati kendaraan roda dua.

Agus mengakui jembatan itu belum diperbaiki. Saat ini pihaknya baru menyiapkan bahan material untuk membangun fondasi. ”Sekarang kami sedikit kesulitan untuk timbunannya. Urukan seluruh leveransir galian C tidak bisa mengirim,” tuturnya.

Karena itu, perbaikan jembatan yang ambles tersebut diprediksi tidak tuntas tahun ini. Agus membeberkan, ada sejumlah alasan yang mengakibatkan perbaikan jembatan lamban. Di antaranya, kesulitan mendapat bahan material.

Baca Juga :  Fattah Jasin Mengayomi tanpa Pandang Bulu

Selain itu, pihaknya membutuhkan alat berat untuk memindahkan jembatan ke lokasi perbaikan. Saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan provinsi untuk meminjam alat berat. ”Akses masuk juga sulit karena jalan kecil dan banyak belokan. Itu kendalanya, tapi tetap dikerjakan,” janjinya.

Agus mengatakan, pihaknya punya waktu hingga 15 Desember untuk membangun fondasi. Sebab, dana yang digunakan merupakan anggaran rutin untuk pemeliharaan. Karena itu, instansinya akan mengoptimalkan sisa waktu yang ada.

”Selain anggaran minim, waktunya semakin mepet. Kalau tidak selesai, nanti dilanjutkan tahun depan,” tandasnya. (bil/yan)

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Proyek perbaikan jembatan ambles di Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng, Sumenep, terancam tidak selesai tahun ini. Sebab, perbaikan jembatan itu belum dikerjakan. Padahal, pengerjaannya harus tuntas sebelum 15 Desember.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sumenep Agus Adi Hidayat mengatakan, pihaknya sudah berupaya memperbaiki jembatan tersebut tahun ini. Pagu anggaran yang disiapkan Rp 200 juta. Anggaran perbaikan jembatan itu masuk dalam APBD Perubahan 2022. ”Kami belum bisa memastikan yang terserap berapa,” ujarnya kemarin (2/12).

Rencana perbaikan jembatan tersebut hanya bersifat sementara. Caranya, membuat jembatan gantung atau bailey. Anggaran Rp 200 juta itu disiapkan untuk membangun fondasi jembatan. Selebihnya dimanfaatkan untuk operasional jembatan gantung.

Baca Juga :  Fattah Jasin Mengayomi tanpa Pandang Bulu

Menurut dia, semua jenis kendaraan, termasuk roda empat, bisa lewat setelah jembatan gantung dipasang. ”Kami perlu membangun fondasi dulu sebelum jembatan dipasang,” terang Agus.

Namun, hingga kemarin pembangunan fondasi jembatan belum juga dikerjakan. Di lokasi hanya terlihat tumpukan batu dan material galian C. Masyarakat yang hendak melintas menggunakan jembatan alternatif. Itu pun hanya bisa dilewati kendaraan roda dua.

Agus mengakui jembatan itu belum diperbaiki. Saat ini pihaknya baru menyiapkan bahan material untuk membangun fondasi. ”Sekarang kami sedikit kesulitan untuk timbunannya. Urukan seluruh leveransir galian C tidak bisa mengirim,” tuturnya.

Karena itu, perbaikan jembatan yang ambles tersebut diprediksi tidak tuntas tahun ini. Agus membeberkan, ada sejumlah alasan yang mengakibatkan perbaikan jembatan lamban. Di antaranya, kesulitan mendapat bahan material.

Baca Juga :  Tari Tradisional Aransemen Milenial Bakal Semarakkan HUT JPRM Ke-20
- Advertisement -

Selain itu, pihaknya membutuhkan alat berat untuk memindahkan jembatan ke lokasi perbaikan. Saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan provinsi untuk meminjam alat berat. ”Akses masuk juga sulit karena jalan kecil dan banyak belokan. Itu kendalanya, tapi tetap dikerjakan,” janjinya.

Agus mengatakan, pihaknya punya waktu hingga 15 Desember untuk membangun fondasi. Sebab, dana yang digunakan merupakan anggaran rutin untuk pemeliharaan. Karena itu, instansinya akan mengoptimalkan sisa waktu yang ada.

”Selain anggaran minim, waktunya semakin mepet. Kalau tidak selesai, nanti dilanjutkan tahun depan,” tandasnya. (bil/yan)

Artikel Terkait

Most Read

Khairul Iksan Dukung Abdul Muin

Andik-Rakic Langsung Sumbang Gol

Artikel Terbaru

/