24 C
Madura
Saturday, January 28, 2023

Waktu Pengerjaan Tinggal 17 Hari

Diskop UKM dan Perindag Pantau Pengerjaan Proyek Portal

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Pembangunan portal parkir di Pasar Anom Baru mendapat atensi dari Dinas Koperasi UKM dan Perindag Sumenep. Apalagi, jadwal pekerjaannya semakin mendekati deadline. Karena itu, pelaksana proyek diminta memperhatikan waktu dan kualitas dari proyek yang bersumber dari APBD tersebut.

Kepala Diskop UKM dan Perindag Sumenep Chainur Rasyid menyampaikan, jika melihat persentase progres pekerjaan masih di bawah 50 persen. Hal itu berdasarkan hasil evaluasi pekerjaan Minggu lalu. Sementara untuk progres pekerjaan hingga kemarin pihaknya belum menerima laporannya.

”Progres pekerjaan saya belum tahu. Tapi, kita terus pantau pekerjaannya,” ujarnya.

Proyek kegiatan dengan pagu anggaran Rp 750.000.175 dikerjakan CV High Poin asal Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Pamekasan. Jadwal pengerjaan proyek ini ditentukan 90 hari kerja atau sekitar tiga bulan. Pekerjaan dimulai terhitung sejak 22 September dan berakhir 20 Desember.

Baca Juga :  Seribu Hari Kepemimpinan Bupati A Busyro Karim, Begini Kata Sang Istri

Dengan begitu, rekanan memiliki waktu 17 hari kalender untuk menyelesaikan proyek tersebut. Karena itu, Diskop UKM dan Perindag Sumenep mendesak agar pelaksana memperhatikan deadline. ”Waktu yang mepet harus benar-benar dicermati,” tegas pejabat yang akrab disapa Inong.

Selain itu, kualitas pekerjaan jadi perhatian Inong. Dia meminta agar pelaksana mengerjakan proyek sesuai dengan yang diamanatkan dalam kontrak. Hal itu penting agar pemanfaatan proyek portal parkir bisa maksimal. ”Kualitas itu nomor satu,” ungkapnya.

Inong menambahkan, pihaknya sudah klarifikasi terkait papan nama kegiatan kepada pelaksana. Dia mengatakan, berdasarkan pengakuan pelaksana papan nama pernah dipasang tapi hilang. Menurutnya, hal itu bukan alasan untuk tidak memasang papan nama proyek.

Baca Juga :  Pergelaran Topeng Dalang Meriah

”Saya sudah ingatkan lagi pelaksananya. Hari ini katanya akan dipasang,” imbuhnya.

Pelaksana Lapangan Maksum mengaku sudah dihubungi Diskop UKM dan Perindag Sumenep. Dia diminta untuk memasang papan nama proyek. Dia mengaku sudah memasang sesuai permintaan dinas terkait.

Maksum tidak menjelaskan secara detail progres pekerjaan. Misal, apa saja pekerjaan yang sudah dilakukan dan yang belum dikerjakan. Dia mengaku sedang rapat saat dihubungi JPRM. ”Sekarang pemasangan atap di lokasi,” jawabnya singkat. (bil/han) 

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Pembangunan portal parkir di Pasar Anom Baru mendapat atensi dari Dinas Koperasi UKM dan Perindag Sumenep. Apalagi, jadwal pekerjaannya semakin mendekati deadline. Karena itu, pelaksana proyek diminta memperhatikan waktu dan kualitas dari proyek yang bersumber dari APBD tersebut.

Kepala Diskop UKM dan Perindag Sumenep Chainur Rasyid menyampaikan, jika melihat persentase progres pekerjaan masih di bawah 50 persen. Hal itu berdasarkan hasil evaluasi pekerjaan Minggu lalu. Sementara untuk progres pekerjaan hingga kemarin pihaknya belum menerima laporannya.

”Progres pekerjaan saya belum tahu. Tapi, kita terus pantau pekerjaannya,” ujarnya.


Proyek kegiatan dengan pagu anggaran Rp 750.000.175 dikerjakan CV High Poin asal Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Pamekasan. Jadwal pengerjaan proyek ini ditentukan 90 hari kerja atau sekitar tiga bulan. Pekerjaan dimulai terhitung sejak 22 September dan berakhir 20 Desember.

Baca Juga :  Seribu Hari Kepemimpinan Bupati A Busyro Karim, Begini Kata Sang Istri

Dengan begitu, rekanan memiliki waktu 17 hari kalender untuk menyelesaikan proyek tersebut. Karena itu, Diskop UKM dan Perindag Sumenep mendesak agar pelaksana memperhatikan deadline. ”Waktu yang mepet harus benar-benar dicermati,” tegas pejabat yang akrab disapa Inong.

Selain itu, kualitas pekerjaan jadi perhatian Inong. Dia meminta agar pelaksana mengerjakan proyek sesuai dengan yang diamanatkan dalam kontrak. Hal itu penting agar pemanfaatan proyek portal parkir bisa maksimal. ”Kualitas itu nomor satu,” ungkapnya.

Inong menambahkan, pihaknya sudah klarifikasi terkait papan nama kegiatan kepada pelaksana. Dia mengatakan, berdasarkan pengakuan pelaksana papan nama pernah dipasang tapi hilang. Menurutnya, hal itu bukan alasan untuk tidak memasang papan nama proyek.

Baca Juga :  Bupati Apresiasi Kinerja Panitia Pameran Pembangunan 2017
- Advertisement -

”Saya sudah ingatkan lagi pelaksananya. Hari ini katanya akan dipasang,” imbuhnya.

Pelaksana Lapangan Maksum mengaku sudah dihubungi Diskop UKM dan Perindag Sumenep. Dia diminta untuk memasang papan nama proyek. Dia mengaku sudah memasang sesuai permintaan dinas terkait.

Maksum tidak menjelaskan secara detail progres pekerjaan. Misal, apa saja pekerjaan yang sudah dilakukan dan yang belum dikerjakan. Dia mengaku sedang rapat saat dihubungi JPRM. ”Sekarang pemasangan atap di lokasi,” jawabnya singkat. (bil/han) 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/