alexametrics
22.8 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Isi Bensin, Toko Dilalap si Jago Merah

SUMENEP – Warga di sekitar Jalan Adi Poday, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, geger. Toko milik Santoni terbakar Jumat (1/12) sekitar pukul 14.00. Api itu diduga dari dapur, kemudian menyambar isi bensin eceran.

Dalam insiden itu tidak ada korban jiwa. Santoni dan istrinya, Suwarna, yang berada di dalam toko menyelamatkan diri sebelum api membesar. Namun, akibat kejadian tersebut, kerugian diperkirakan mencapai Rp 100 juta.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura, kebakaran terjadi sangat cepat. Warga berupaya memadamkan api. Namun, kilatannya terlalu besar sehingga barang-barang di dalam toko tidak terselamatkan. Sementara korban masih syok akibat peristiwa tersebut.

Sebelum kejadian, Santoni mengisi bensin ke botol di depan toko. Sementara istrinya memasak di dapur dengan kompor gas. Diduga, api langsung membakar kios bensin. Sebab, jaraknya tidak begitu jauh.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Promosikan Wisata kepada Pengurus Perbamida

”Sepertinya api dari arah dapur. Sebab, korban sedang mengisi bensin eceran. Api dengan cepat membakar. Warga setempat membantu memadamkan,” kata Rudi, warga setempat yang ditemui di sekitar lokasi kejadian.

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Suwardi mengaku polisi sudah mendatangi lokasi. Pihaknya masih menyelidiki untuk memastikan penyebabnya. ”Untuk sementara, diduga akibat korban mengisi bensin eceran dan disambar api. Tapi, kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

- Advertisement -

SUMENEP – Warga di sekitar Jalan Adi Poday, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, geger. Toko milik Santoni terbakar Jumat (1/12) sekitar pukul 14.00. Api itu diduga dari dapur, kemudian menyambar isi bensin eceran.

Dalam insiden itu tidak ada korban jiwa. Santoni dan istrinya, Suwarna, yang berada di dalam toko menyelamatkan diri sebelum api membesar. Namun, akibat kejadian tersebut, kerugian diperkirakan mencapai Rp 100 juta.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura, kebakaran terjadi sangat cepat. Warga berupaya memadamkan api. Namun, kilatannya terlalu besar sehingga barang-barang di dalam toko tidak terselamatkan. Sementara korban masih syok akibat peristiwa tersebut.


Sebelum kejadian, Santoni mengisi bensin ke botol di depan toko. Sementara istrinya memasak di dapur dengan kompor gas. Diduga, api langsung membakar kios bensin. Sebab, jaraknya tidak begitu jauh.

Baca Juga :  Toko Servis Komputer Ludes

”Sepertinya api dari arah dapur. Sebab, korban sedang mengisi bensin eceran. Api dengan cepat membakar. Warga setempat membantu memadamkan,” kata Rudi, warga setempat yang ditemui di sekitar lokasi kejadian.

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Suwardi mengaku polisi sudah mendatangi lokasi. Pihaknya masih menyelidiki untuk memastikan penyebabnya. ”Untuk sementara, diduga akibat korban mengisi bensin eceran dan disambar api. Tapi, kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/