alexametrics
29.4 C
Madura
Friday, August 12, 2022

BNPB-Pemkab Dukung Sekolah Laut

KALIANGET – Sedikitnya seribu pohon mangrove ditanam di pesisir Pantai Kesong, Kecamatan Kalianget, kemarin siang (1/11). Kegiatan tersebut merupakan program Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jawa timur. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep sangat mendukung kegiatan yang dikemas dengan program sekolah laut.

            Sejumlah pejabat teras Pemkab Sumenep turut hadir dalam kegiatan tersebut. Mulai Bupati KH. A. Busyro Karim hingga jajaran organisasi perangkat daerah (OPD). Direktur Utama (Dirut) PT Garam Budi Sasongko dan Kepala BNPB Jawa Timur Sudarmawan yang merupakan mantan Plt bupati Sumenep juga hadir.

            Sudarmawan menjelaskan, sekolah laut merupakan salah satu program yang digagas BNPB. Kegiatan tersebut digelar untuk mendidik warga setempat agar lebih peka dan peduli terhadap kondisi laut di wilayahnya. ”Ketika mereka sudah peka, tentunya deteksi terhadap potensi terjadinya bencana alam akan lebih kuat,” ucapnya.

Baca Juga :  Pengisian Pimpinan Lima OPD Februari

            Salah satu tujuan sekolah laut, terang Sudarmawan, meningkatkan kesadaran warga setempat untuk mengelola sumber daya laut secara bijak. Dia berharap, sekolah laut bermanfaat bagi warga setempat. Dengan begitu, Mereka mempunyai keterampilan khusus dibandingkan dengan warga yang lain.

Bupati Sumenep A. Busyro Karim sangat mendukung dan mengapresiasi program tersebut. ”Yang kami ketahui kegiatan ini merupakan realisasi dari salah satu kegiatan nasional yang digagas BNPB. Dan kami sangat mendukung kegiatan ini,” katanya.

Kabupaten Sumenep, ujar Busyro, menjadi salah satu daerah sasaran program sekolah laut. Hal itu bertujuan menjaga ekosistem laut dan pencegahan bencana seperti abrasi. ”Sumenep terdiri atas banyak pulau. Sedikitnya 126 pulau dan tentunya berpotensi menjadi salah satu daerah rawan abrasi,” tuturnya. 

Baca Juga :  Toko Terbakar, Kerugian Diperkirakan Capai Puluhan Juta

KALIANGET – Sedikitnya seribu pohon mangrove ditanam di pesisir Pantai Kesong, Kecamatan Kalianget, kemarin siang (1/11). Kegiatan tersebut merupakan program Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jawa timur. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep sangat mendukung kegiatan yang dikemas dengan program sekolah laut.

            Sejumlah pejabat teras Pemkab Sumenep turut hadir dalam kegiatan tersebut. Mulai Bupati KH. A. Busyro Karim hingga jajaran organisasi perangkat daerah (OPD). Direktur Utama (Dirut) PT Garam Budi Sasongko dan Kepala BNPB Jawa Timur Sudarmawan yang merupakan mantan Plt bupati Sumenep juga hadir.

            Sudarmawan menjelaskan, sekolah laut merupakan salah satu program yang digagas BNPB. Kegiatan tersebut digelar untuk mendidik warga setempat agar lebih peka dan peduli terhadap kondisi laut di wilayahnya. ”Ketika mereka sudah peka, tentunya deteksi terhadap potensi terjadinya bencana alam akan lebih kuat,” ucapnya.

Baca Juga :  Polres Tetapkan AW dan DW Tersangka

            Salah satu tujuan sekolah laut, terang Sudarmawan, meningkatkan kesadaran warga setempat untuk mengelola sumber daya laut secara bijak. Dia berharap, sekolah laut bermanfaat bagi warga setempat. Dengan begitu, Mereka mempunyai keterampilan khusus dibandingkan dengan warga yang lain.

Bupati Sumenep A. Busyro Karim sangat mendukung dan mengapresiasi program tersebut. ”Yang kami ketahui kegiatan ini merupakan realisasi dari salah satu kegiatan nasional yang digagas BNPB. Dan kami sangat mendukung kegiatan ini,” katanya.

Kabupaten Sumenep, ujar Busyro, menjadi salah satu daerah sasaran program sekolah laut. Hal itu bertujuan menjaga ekosistem laut dan pencegahan bencana seperti abrasi. ”Sumenep terdiri atas banyak pulau. Sedikitnya 126 pulau dan tentunya berpotensi menjadi salah satu daerah rawan abrasi,” tuturnya. 

Baca Juga :  Pelaku Usaha Tata Rias Banting Setir
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Bisnis Koran Tetap Eksis

Minggat Kunci Sukses Nasir

Harga Beras Selatan-Utara Pamekasan Beda

Artikel Terbaru

/