alexametrics
24 C
Madura
Wednesday, May 25, 2022

Terbukti Melanggar Perda, DPMPTSP dan Satpol PP Tutup Rumah Kos Mesum

SUMENEP – Karena terbukti melanggar perda, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dibantu Satpol PP Sumenep menutup rumah kos. Ikut hadir mengamankan anggota polisi dan TNI setempat.

Informasinya, rumah kos tersebut sering dimanfaatkan untuk pesta miras, prostitusi dan Sabu Sabu (SS). Rumah kos tersebut bernama Restu Ibu, beralamat di jalan Trunojoyo Nomor 131 Sumenep.

Saat akan ditutup, pemilik rumah kos tidak memberikan perlawanan. Terlihat personel satpol PP mengeluarkan semua barang-barang di dalam kos. Kemudian, melakukan penyegelan ke 11 pintu kamar.

Abd Kadir, Kabid Pengendalian dan Penyuluhan DPMPTSP Sumenep menuturkan, rumah kos tersebut memiliki izin usaha sebagai rumah kos putri sesuai Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP).

Baca Juga :  Wabup Sumenep: Ada Mutasi Pejabat Besar-besaran

“Namun, izin tersebut saat ini kami tarik karena melanggar peruntukan, yakni sebagai tempat pesta SS dan miras. Termasuk dijadikan tempat mesum,” katanya.

Dijelaskan, pihaknya sudah memberi Surat Peringatan (SP namun tidak diindahkan. “Akhirnya, kami bersama tim sepakat menutup rumah kos, Kamis (1/8). Sebab, melanggar peruntukan dan meresahkan masyarakat,” ulasnya.

Abd Kadir menambahkan, penutupan dilakukan untuk menegakkan perda dan perbup. “Ini upaya terakhir yang kami lakukan. Penutupan ini berlaku selamanya,” tandasnya. (Rofiqi)

SUMENEP – Karena terbukti melanggar perda, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dibantu Satpol PP Sumenep menutup rumah kos. Ikut hadir mengamankan anggota polisi dan TNI setempat.

Informasinya, rumah kos tersebut sering dimanfaatkan untuk pesta miras, prostitusi dan Sabu Sabu (SS). Rumah kos tersebut bernama Restu Ibu, beralamat di jalan Trunojoyo Nomor 131 Sumenep.

Saat akan ditutup, pemilik rumah kos tidak memberikan perlawanan. Terlihat personel satpol PP mengeluarkan semua barang-barang di dalam kos. Kemudian, melakukan penyegelan ke 11 pintu kamar.


Abd Kadir, Kabid Pengendalian dan Penyuluhan DPMPTSP Sumenep menuturkan, rumah kos tersebut memiliki izin usaha sebagai rumah kos putri sesuai Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP).

Baca Juga :  Radang Paru-Paru, PDP Wafat

“Namun, izin tersebut saat ini kami tarik karena melanggar peruntukan, yakni sebagai tempat pesta SS dan miras. Termasuk dijadikan tempat mesum,” katanya.

Dijelaskan, pihaknya sudah memberi Surat Peringatan (SP namun tidak diindahkan. “Akhirnya, kami bersama tim sepakat menutup rumah kos, Kamis (1/8). Sebab, melanggar peruntukan dan meresahkan masyarakat,” ulasnya.

Abd Kadir menambahkan, penutupan dilakukan untuk menegakkan perda dan perbup. “Ini upaya terakhir yang kami lakukan. Penutupan ini berlaku selamanya,” tandasnya. (Rofiqi)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/