alexametrics
23.6 C
Madura
Monday, August 15, 2022

Petani Ditemukan Tewas dengan Sejumlah Luka

SUMENEP – Warga Desa Tambaksari, Kecamatan Rubaru, geger Senin malam (30/4). Sani’din, 53, warga setempat ditemukan tewas dengan tubuh penuh luka. Dia ditemukan tak bernyawa di salah satu kebun desa tetangga, yakni di Desa Matanair, Kecamatan Rubaru.

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Abd. Mukit mengatakan, Minggu sekitar pukul 10.00 Sani’din pamit kepada putranya, Fendi Pradanayanto, untuk mencari kayu bakar. Namun, hingga pukul 15.00, dia tak kunjung pulang. Hal ini pun menimbulkan kekhawatiran keluarga di rumah.

Khawatir terjadi sesuatu, Fendi bersama ibunya, Mistani, serta beberapa orang kerabat melakukan pencarian. Mereka menyisir sejumlah lokasi. Kemudian, sekitar pukul 17.30 Sani’din ditemukan tergeletak di salah satu perkebunan di Dusun Barat Gunung, Desa Matanair.

Baca Juga :  Gua di Kangean Dihuni Manusia Prasejarah

”Korban ditemukan tergeletak di daerah perkebunan kayu milik Enno di Dusun Barat Gunung,” kata Mukit.

Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada Kades setempat untuk dilaporkan kepada Polsek Rubaru. Aparat kepolisian terjun ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Aparat juga membawa jenazah korban ke RSUD dr H Moh. Anwar, Sumenep, untuk dilakukan pemeriksaan secara medis.

Selain memeriksa sejumlah saksi, aparat kepolisian juga mengamankan beberapa barang bukti. Di antaranya, sebuah sarung liris ungu motif kembang, kaus lengan pendek liris cokelat, dan sepasang sandal merek New Era warna cokelat. Kemudian, kopiah warna hitam merek Alif, satu buah HP merek Samsung Duos dan sebungkus rokok merek Pundimas.

Baca Juga :  Kesal Tak Diberi Uang, Sholeh Gorok Leher┬áPemilik Warung

Belum diketahui apa penyebab terbunuhnya Sani’din. Apakah pria yang kesehariannya menjadi petani ini tewas dibunuh atau tidak. Pihak polres belum bisa menyimpulkan. ”Kami masih penyelidikan lebih lanjut,” tukasnya.

 

SUMENEP – Warga Desa Tambaksari, Kecamatan Rubaru, geger Senin malam (30/4). Sani’din, 53, warga setempat ditemukan tewas dengan tubuh penuh luka. Dia ditemukan tak bernyawa di salah satu kebun desa tetangga, yakni di Desa Matanair, Kecamatan Rubaru.

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Abd. Mukit mengatakan, Minggu sekitar pukul 10.00 Sani’din pamit kepada putranya, Fendi Pradanayanto, untuk mencari kayu bakar. Namun, hingga pukul 15.00, dia tak kunjung pulang. Hal ini pun menimbulkan kekhawatiran keluarga di rumah.

Khawatir terjadi sesuatu, Fendi bersama ibunya, Mistani, serta beberapa orang kerabat melakukan pencarian. Mereka menyisir sejumlah lokasi. Kemudian, sekitar pukul 17.30 Sani’din ditemukan tergeletak di salah satu perkebunan di Dusun Barat Gunung, Desa Matanair.

Baca Juga :  Tabrak Truk, Satu Pemotor Tewas dan Dua Pembonceng Dirawat di RSUD

”Korban ditemukan tergeletak di daerah perkebunan kayu milik Enno di Dusun Barat Gunung,” kata Mukit.

Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada Kades setempat untuk dilaporkan kepada Polsek Rubaru. Aparat kepolisian terjun ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Aparat juga membawa jenazah korban ke RSUD dr H Moh. Anwar, Sumenep, untuk dilakukan pemeriksaan secara medis.

Selain memeriksa sejumlah saksi, aparat kepolisian juga mengamankan beberapa barang bukti. Di antaranya, sebuah sarung liris ungu motif kembang, kaus lengan pendek liris cokelat, dan sepasang sandal merek New Era warna cokelat. Kemudian, kopiah warna hitam merek Alif, satu buah HP merek Samsung Duos dan sebungkus rokok merek Pundimas.

Baca Juga :  Sepuluh Kepala OPD Kedaluwarsa

Belum diketahui apa penyebab terbunuhnya Sani’din. Apakah pria yang kesehariannya menjadi petani ini tewas dibunuh atau tidak. Pihak polres belum bisa menyimpulkan. ”Kami masih penyelidikan lebih lanjut,” tukasnya.

- Advertisement -

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/