alexametrics
21 C
Madura
Saturday, July 2, 2022

PT Garam Gelar Diskusi Bersama Wartawan

SUMENEP – PT Garam merayakan hari ulang tahun yang ke-74 kemarin (31/10). Salah satunya, rangkaian peringatan itu melakukan hearing dan diskusi dengan puluhan wartawan di kantornya.

Dirut PT Garam Budi Sasongko menyatakan, pihaknya sengaja melakukan diskusi dan silaturahmi dengan wartawan di Kota Keris. Hal itu merupakan wujud bahwa PT Garam terbuka untuk semua golongan, termasuk jurnalis.

”Kami sangat terbuka, apalagi sudah ada undang-undang keterbukaan informasi publik,” tegasnya kemarin (31/10).

Salah satu poin yang didiskusikan yakni merosotnya harga garam. Budi menegaskan, lembaganya tidak tinggal diam dengan kondisi tersebut. Pihaknya terus mengupayakan agar harga kembali bersahabat dengan petani.

”Upaya sudah kami lakukan dengan membawa masalah ini ke dataran perintah pusat,” katanya.

Baca Juga :  Pemerintah Belum Punya Rumah untuk Lansia

Pihaknya juga memiliki keinginan yang sama. Yakni, harga garam nasional, khususnya yang ada di Kota Keris, bisa kembali normal. Budi menyebut, merosotnya harga garam disebabkan adanya kristal asin impor.

”Kami akan melakukan pertemuan bersama KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) untuk meminta agar ada aturan harga garam terendah,” pungkasnya. (jup)

SUMENEP – PT Garam merayakan hari ulang tahun yang ke-74 kemarin (31/10). Salah satunya, rangkaian peringatan itu melakukan hearing dan diskusi dengan puluhan wartawan di kantornya.

Dirut PT Garam Budi Sasongko menyatakan, pihaknya sengaja melakukan diskusi dan silaturahmi dengan wartawan di Kota Keris. Hal itu merupakan wujud bahwa PT Garam terbuka untuk semua golongan, termasuk jurnalis.

”Kami sangat terbuka, apalagi sudah ada undang-undang keterbukaan informasi publik,” tegasnya kemarin (31/10).


Salah satu poin yang didiskusikan yakni merosotnya harga garam. Budi menegaskan, lembaganya tidak tinggal diam dengan kondisi tersebut. Pihaknya terus mengupayakan agar harga kembali bersahabat dengan petani.

”Upaya sudah kami lakukan dengan membawa masalah ini ke dataran perintah pusat,” katanya.

Baca Juga :  Pemerintah Belum Punya Rumah untuk Lansia

Pihaknya juga memiliki keinginan yang sama. Yakni, harga garam nasional, khususnya yang ada di Kota Keris, bisa kembali normal. Budi menyebut, merosotnya harga garam disebabkan adanya kristal asin impor.

”Kami akan melakukan pertemuan bersama KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) untuk meminta agar ada aturan harga garam terendah,” pungkasnya. (jup)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/