alexametrics
28.2 C
Madura
Sunday, July 3, 2022

Pemkab Rehab 470 Rumah Tak Layak Huni

SUMENEP – Pemkab Sumenep melalui Dinas PU Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PU PRKP dan Cipta Karya) memerhatikan nasib warga miskin. Terutama, mereka yang memiliki rumah tidak layak huni dengan kondisi memprihatinkan.

Tahun ini, dinas PU PRKP dan Cipta Karya akan merehab tak kurang dari 470 unit rumah tak layak huni. Program ini merupakan bagian dari bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS). Sebuah program bantuan rehab rumah untuk keluarga miskin.

Program BSPS ini tersebar di 9 desa di sejumlah kecamatan. Rinciannya, program BSPS reguler sebanyak 230 unit dan BSPS bantuan khusus sebanyak 240 unit. Adapun desa penerimanya antara lain: Desa Keles, Desa Tamba Agung Barat, Desa Campor Timur dan Desa Beluk Ares (Kecamatan Lenteng).

Baca Juga :  Pengiriman Solar Dibatasi sampai Waktu yang Tak Ditentukan

Lalu, Desa Moncek Tengah (Kecamatan Lenteng), Desa Mantajun, Desa Kerta Barat, (Kecamatan Dasuk), Desa Jenangger dan Desa Nyabakan Barat (Kecamatan Batang Batang).

Kepala Dinas PU PRKP dan Cipta Karya Sumenep Bambang Irianto menjelaskan, bantuan rehab rumah ini khusus keluarga miskin. Mereka yang mendapat bantuan program didasarkan usulan dari desa dengan kriteria tertentu.

“Penerima tidak menerima dana tapi berupa material dan biaya tukang. Jadi dipastikan tepat sasaran,” jelas Bambang kepada Radarmadura.id Senin (1/10).

Ke depan, sambung dia, pihaknya berharap program BSPS bisa terus bertambah. Sehingga bisa menjangkau semua warga miskin dengan rumah tidak layak huni. “Kami komitmen membantu warga miskin, sehingga ke depan nanti juga bisa menikmati rumah layak huni semua,” pungkasnya. 

Baca Juga :  Dukung Pemkab Sejahterakan Masyarakat

SUMENEP – Pemkab Sumenep melalui Dinas PU Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PU PRKP dan Cipta Karya) memerhatikan nasib warga miskin. Terutama, mereka yang memiliki rumah tidak layak huni dengan kondisi memprihatinkan.

Tahun ini, dinas PU PRKP dan Cipta Karya akan merehab tak kurang dari 470 unit rumah tak layak huni. Program ini merupakan bagian dari bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS). Sebuah program bantuan rehab rumah untuk keluarga miskin.

Program BSPS ini tersebar di 9 desa di sejumlah kecamatan. Rinciannya, program BSPS reguler sebanyak 230 unit dan BSPS bantuan khusus sebanyak 240 unit. Adapun desa penerimanya antara lain: Desa Keles, Desa Tamba Agung Barat, Desa Campor Timur dan Desa Beluk Ares (Kecamatan Lenteng).

Baca Juga :  Bupati Pamekasan:┬áRiset Bisa Ketahui Kebutuhan Rakyat


Lalu, Desa Moncek Tengah (Kecamatan Lenteng), Desa Mantajun, Desa Kerta Barat, (Kecamatan Dasuk), Desa Jenangger dan Desa Nyabakan Barat (Kecamatan Batang Batang).

Kepala Dinas PU PRKP dan Cipta Karya Sumenep Bambang Irianto menjelaskan, bantuan rehab rumah ini khusus keluarga miskin. Mereka yang mendapat bantuan program didasarkan usulan dari desa dengan kriteria tertentu.

“Penerima tidak menerima dana tapi berupa material dan biaya tukang. Jadi dipastikan tepat sasaran,” jelas Bambang kepada Radarmadura.id Senin (1/10).

Ke depan, sambung dia, pihaknya berharap program BSPS bisa terus bertambah. Sehingga bisa menjangkau semua warga miskin dengan rumah tidak layak huni. “Kami komitmen membantu warga miskin, sehingga ke depan nanti juga bisa menikmati rumah layak huni semua,” pungkasnya. 

Baca Juga :  Produksi Garam Baru 280 Ribu Ton
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/