alexametrics
21.6 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Pembangunan Pelabuhan Dungkek-Gili Iyang 2020

SUMENEP – Pemkab Sumenep mendapat bantuan dana keuangan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur sebesar Rp 60 miliar. Dana puluhan miliar tersebut diberikan untuk pembangunan Pelabuhan Dungkek-Gili Iyang. Namun, pembangunan dipastikan tidak bisa dilakukan tahun ini.

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep Sustono menyampaikan, ada beberapa tahap yang harus dilalui sebelum konstruksi dilakukan. Tahapan-tahapan yang perlu dilakukan yakni perencanaan. Di antaranya perencanaan umum.

”Pelabuhannya seperti apa, itu nanti masuk perencanaan. Kemudian analisis dampak lingkungan (amdal). Harus diselesaikan dulu,” ungkapnya kemarin (31/5).

Diterangkan, saat ini dokumen perencanaan Pelabuhan Dungkek-Gili Iyang belum rampung. Untuk itu, tahun ini pembangunan pelabuhan masih fokus pada proses perencanaan. Termasuk, perencanaan teknis. Setelah semua tahapan perencanaan selesai, selanjutnya dilakukan lelang melalui LPSE.

Baca Juga :  Pimpinan DPRD Ragukan Hasil Seleksi KI

”Karena ini menggunakan dana yang besar. Bilamana proses administrasi belum dilakukan, maka belum ada pembangunan,” kata sekretaris DPRD Sumenep itu.

Pembangunan dua pelabuhan tersebut merupakan proyek lintas tahun. Untuk konstruksi diperkirakan baru bisa dimulai tahun 2020 mendatang. Pelabuhan Dungkek-Gili Iyang diproyeksikan menjadi pelabuhan berstandar nasional. Mengingat, Pelabuhan Dungkek ini juga akan menjadi akses menuju wisata oksigen di Gili Iyang.

”Gili Iyang sudah menjadi wisata nasional, bahkan internasional. Maka, pelabuhannya juga harus mengacu pada standar yang ditentukan,” ujar Sustono.

Dia menambahkan, nanti juga akan dibangun penyeberangan khusus hewan. Selama ini, sapi yang akan diangkut biasanya berenang sebelum naik ke kapal. Pembangunan fasilitas khusus naik-turun hewan ternak tersebut rencananya juga akan disediakan.

Baca Juga :  Aneh, Dana Belum Cair Kok Data Penerima Berubah

”Jadi ini juga mempertimbangkan perikehewanan. Semoga pembangunannya bisa lancar,” harapnya.

- Advertisement -

SUMENEP – Pemkab Sumenep mendapat bantuan dana keuangan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur sebesar Rp 60 miliar. Dana puluhan miliar tersebut diberikan untuk pembangunan Pelabuhan Dungkek-Gili Iyang. Namun, pembangunan dipastikan tidak bisa dilakukan tahun ini.

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep Sustono menyampaikan, ada beberapa tahap yang harus dilalui sebelum konstruksi dilakukan. Tahapan-tahapan yang perlu dilakukan yakni perencanaan. Di antaranya perencanaan umum.

”Pelabuhannya seperti apa, itu nanti masuk perencanaan. Kemudian analisis dampak lingkungan (amdal). Harus diselesaikan dulu,” ungkapnya kemarin (31/5).


Diterangkan, saat ini dokumen perencanaan Pelabuhan Dungkek-Gili Iyang belum rampung. Untuk itu, tahun ini pembangunan pelabuhan masih fokus pada proses perencanaan. Termasuk, perencanaan teknis. Setelah semua tahapan perencanaan selesai, selanjutnya dilakukan lelang melalui LPSE.

Baca Juga :  Butuh Miliaran Rupiah untuk Tambahan Kios

”Karena ini menggunakan dana yang besar. Bilamana proses administrasi belum dilakukan, maka belum ada pembangunan,” kata sekretaris DPRD Sumenep itu.

Pembangunan dua pelabuhan tersebut merupakan proyek lintas tahun. Untuk konstruksi diperkirakan baru bisa dimulai tahun 2020 mendatang. Pelabuhan Dungkek-Gili Iyang diproyeksikan menjadi pelabuhan berstandar nasional. Mengingat, Pelabuhan Dungkek ini juga akan menjadi akses menuju wisata oksigen di Gili Iyang.

”Gili Iyang sudah menjadi wisata nasional, bahkan internasional. Maka, pelabuhannya juga harus mengacu pada standar yang ditentukan,” ujar Sustono.

Dia menambahkan, nanti juga akan dibangun penyeberangan khusus hewan. Selama ini, sapi yang akan diangkut biasanya berenang sebelum naik ke kapal. Pembangunan fasilitas khusus naik-turun hewan ternak tersebut rencananya juga akan disediakan.

Baca Juga :  Rp 15 Miliar untuk Jalan Lingkar Utara

”Jadi ini juga mempertimbangkan perikehewanan. Semoga pembangunannya bisa lancar,” harapnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/