alexametrics
21.1 C
Madura
Wednesday, August 10, 2022

Wabup Tegaskan Pasar Murah Bukan untuk Pedagang

SUMENEP – Pemkab Sumenep menggelar pasar murah di depan Labang Mesem Keraton Sumenep Kamis (31/5). Acara tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi. Turut hadir, Ketua TP PKK Sumenep Nurfitriana Busyro Karim, Ketua GOW Sumenep Nia Kurnia Fauzi, para pimpinan OPD, serta stakeholder lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi menyampaikan terima kasih kepada panitia yang telah mempersiapkan pasar murah yang kemarin dilaksanakan serentak di sejumlah kecamatan. Yakni, Kecamatan Kota, Lenteng, Ganding, Dungkek, dan Dasuk. Pihaknya juga berterima kasih atas partisipasi dan dukungan OPD, BUMN, dan BUMD di Sumenep atas suksesnya acara tersebut.

”Semoga apa yang menjadi ikhtiar kita ini bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi kalangan tidak mampu. Kami memang ingin membagi kebahagiaan kepada masyarakat di bulan yang penuh berkah ini,” kata Fauzi.

Baca Juga :  Operasional Gudang Beku Butuh Rp 15 Miliar

Sudah lazim, tambah politikus PDIP itu, ketika bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri, harga beberapa komoditas kebutuhan pokok masyarakat akan melambung tinggi. Bagi yang memiliki rezeki lebih atau mampu, melonjaknya harga tersebut tidak akan banyak berpengaruh. Tetapi, beda halnya dengan kalangan tidak mampu. Melonjaknya harga-harga tersebut tentu akan sangat memberatkan. ”Untuk itu, pasar murah saat ini tidak lain untuk menjaga stabilitas harga,” tegasnya.

Fauzi juga memaparkan bahwa pasar murah Ramadan digelar sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah guna meringankan masyarakat tidak mampu dalam memenuhi kebutuhan di bulan Ramadan dan hari raya dengan diskon 25 persen.

”Saya berharap, paket sembako yang dibeli di pasar murah ini bukan untuk dijual, tapi untuk dikonsumsi. Pasar murah ini bukan untuk pedagang, tetapi untuk mereka yang tidak mampu,” jelasnya.

Baca Juga :  Wabup Achmad Fauzi Imbau Jaga Kebersihan Kantor

”Saya juga harapkan dinas terkait terus memantau harga. Bahkan kalau dimungkinkan, dilaksanakan operasi pasar guna mengantisipasi melonjaknya harga kebutuhan bahan pokok menjelang Lebaran,” tambahnya.

 

 

SUMENEP – Pemkab Sumenep menggelar pasar murah di depan Labang Mesem Keraton Sumenep Kamis (31/5). Acara tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi. Turut hadir, Ketua TP PKK Sumenep Nurfitriana Busyro Karim, Ketua GOW Sumenep Nia Kurnia Fauzi, para pimpinan OPD, serta stakeholder lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi menyampaikan terima kasih kepada panitia yang telah mempersiapkan pasar murah yang kemarin dilaksanakan serentak di sejumlah kecamatan. Yakni, Kecamatan Kota, Lenteng, Ganding, Dungkek, dan Dasuk. Pihaknya juga berterima kasih atas partisipasi dan dukungan OPD, BUMN, dan BUMD di Sumenep atas suksesnya acara tersebut.

”Semoga apa yang menjadi ikhtiar kita ini bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi kalangan tidak mampu. Kami memang ingin membagi kebahagiaan kepada masyarakat di bulan yang penuh berkah ini,” kata Fauzi.

Baca Juga :  Agenda Visit 2019 Dimulai Maret

Sudah lazim, tambah politikus PDIP itu, ketika bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri, harga beberapa komoditas kebutuhan pokok masyarakat akan melambung tinggi. Bagi yang memiliki rezeki lebih atau mampu, melonjaknya harga tersebut tidak akan banyak berpengaruh. Tetapi, beda halnya dengan kalangan tidak mampu. Melonjaknya harga-harga tersebut tentu akan sangat memberatkan. ”Untuk itu, pasar murah saat ini tidak lain untuk menjaga stabilitas harga,” tegasnya.

Fauzi juga memaparkan bahwa pasar murah Ramadan digelar sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah guna meringankan masyarakat tidak mampu dalam memenuhi kebutuhan di bulan Ramadan dan hari raya dengan diskon 25 persen.

”Saya berharap, paket sembako yang dibeli di pasar murah ini bukan untuk dijual, tapi untuk dikonsumsi. Pasar murah ini bukan untuk pedagang, tetapi untuk mereka yang tidak mampu,” jelasnya.

Baca Juga :  Wabup: Semoga PMII Tambah Jaya

”Saya juga harapkan dinas terkait terus memantau harga. Bahkan kalau dimungkinkan, dilaksanakan operasi pasar guna mengantisipasi melonjaknya harga kebutuhan bahan pokok menjelang Lebaran,” tambahnya.

 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/