alexametrics
23 C
Madura
Thursday, May 26, 2022

Pantai Lombang Dapat Anggaran Rp 2,2 Miliar

SUMENEP – Fasilitas di tempat wisata Pantai Lombang banyak yang rusak. Tahun ini dialokasikan anggaran Rp 2,2 miliar untuk dilakukan perbaikan. Proyek perbaikan fasilitas Pantai Lombang saat ini masih perencanaan.

Ditargetkan pertengahan Maret proyek tersebut diajukan ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa Pemkab Sumenep untuk dilelang. Demikian disampaikan Kabid Pariwisata Disparbudpora Sumenep Imam Buchori kemarin (28/2).

Menurut Imam, mengacu pada DED, anggaran Rp 2,2 miliar tidak cukup. Karena itu, perbaikan dipilih yang prioritas dan tepat guna. Anggaran Rp 2,2 miliar akan digunakan untuk pembangunan kantor tourist information center (TIC), pengembangan panggung, menara pandang, toilet, jalan kawasan, dan tempat parkir.

Baca Juga :  Pantai Lombang Jadi Favorit Wisatawan

”TIC yaitu semacam kantor induk yang memberikan informasi kepada wisatawan. Pengembangan panggung untuk support selfie dan acara. Menara pandang dikonsep tingginya melampaui pohon-pohon cemara, sehingga wisatawan bisa menikmati keindahan Pantai Lombang dari atas. Jadi bisa melihat iring-iringan ombak di laut.  Juga ada pemasangan rambu-rambu. Pokoknya lebih tertata,” urainya.

Imam menambahkan, perbaikan sejumlah fasilitas Pantai Lombang agar wisatawan lebih nyaman dan aman. Selain itu, diharapkan menambah daya tarik wisatawan berkunjung ke Pantai Lombang. ”Memanjakan wisatawan,” tukas dia.

Sekretaris Komisi IV DPRD Sumenep Moh. Imran mengatakan, karena objek wisata yang dikelola pemkab dapat anggaran perbaikan, maka harus bisa mendatangkan PAD. ”Pantai Lombang dikelola pemkab. Memang perlu ada perbaikan, tapi PAD harus bagus,” ujarnya.

Baca Juga :  Rumak Rusak, Korban Abrasi Hanya Dibantu Rp 2,5 Juta

SUMENEP – Fasilitas di tempat wisata Pantai Lombang banyak yang rusak. Tahun ini dialokasikan anggaran Rp 2,2 miliar untuk dilakukan perbaikan. Proyek perbaikan fasilitas Pantai Lombang saat ini masih perencanaan.

Ditargetkan pertengahan Maret proyek tersebut diajukan ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa Pemkab Sumenep untuk dilelang. Demikian disampaikan Kabid Pariwisata Disparbudpora Sumenep Imam Buchori kemarin (28/2).

Menurut Imam, mengacu pada DED, anggaran Rp 2,2 miliar tidak cukup. Karena itu, perbaikan dipilih yang prioritas dan tepat guna. Anggaran Rp 2,2 miliar akan digunakan untuk pembangunan kantor tourist information center (TIC), pengembangan panggung, menara pandang, toilet, jalan kawasan, dan tempat parkir.

Baca Juga :  Produksi Srikaya Tak Pernah Didata

”TIC yaitu semacam kantor induk yang memberikan informasi kepada wisatawan. Pengembangan panggung untuk support selfie dan acara. Menara pandang dikonsep tingginya melampaui pohon-pohon cemara, sehingga wisatawan bisa menikmati keindahan Pantai Lombang dari atas. Jadi bisa melihat iring-iringan ombak di laut.  Juga ada pemasangan rambu-rambu. Pokoknya lebih tertata,” urainya.

Imam menambahkan, perbaikan sejumlah fasilitas Pantai Lombang agar wisatawan lebih nyaman dan aman. Selain itu, diharapkan menambah daya tarik wisatawan berkunjung ke Pantai Lombang. ”Memanjakan wisatawan,” tukas dia.

Sekretaris Komisi IV DPRD Sumenep Moh. Imran mengatakan, karena objek wisata yang dikelola pemkab dapat anggaran perbaikan, maka harus bisa mendatangkan PAD. ”Pantai Lombang dikelola pemkab. Memang perlu ada perbaikan, tapi PAD harus bagus,” ujarnya.

Baca Juga :  Rumak Rusak, Korban Abrasi Hanya Dibantu Rp 2,5 Juta

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/