Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Terlibat Laka Lantas sebelum Bertolak ke Kalbar, Azfar Burhan Panutan Pemain Muda Futsal Bangkalan

Amin Basiri • Rabu, 11 Februari 2026 | 19:41 WIB
BERDUKA: Warga membawa jenazah Azfar Burhan usai disalatkan di Masjid Baiturrachim Perumda Bangkalan, Selasa (10/2).
BERDUKA: Warga membawa jenazah Azfar Burhan usai disalatkan di Masjid Baiturrachim Perumda Bangkalan, Selasa (10/2).

BANGKALAN, RadarMadura.id -  Pecinta olahraga futsal berkabung. Azfar Burhan yang merupakan kiper Unggul FC Malang itu meregang nyawa setelah mengalami kecelakaan pada Selasa (10/2) dini hari di Jalan Raya Ketengan, Tonjung, Kecamatan Burneh, Bangkalan.

Sahabat dan orang dekat kiper bertalenta itu berdatangan ke rumah duka di Jalan Nusa Indah, Kelurahan Mlajah, Bangkalan.

Mereka mengantarkan almarhum ke peristirahatan terakhirnya di tempat pemakaman umum (TPU) Kelurahan Mlajah.

Pukul 10.07 jenazahnya dibawa ke kompleks pemakaman umum usai disalatkan di Masjid Baiturrachim Perumda Bangkalan.

Kepergian Azfar untuk selamanya itu menjadi duka mendalam bagi sahabat dan kerabat yang ditinggalkan.

Semasa hidupnya, kiper yang bermain di Pro Futsal League dikenal sebagai sosok yang bertalenta.

Azfar ini bisa dibilang panutannya pemain muda di Bangkalan, Di usianya yang masih muda, Azfar berhasil menjadi pemain Pro Liga Futsal Indonesia, ujar Mirza Agiandra, rekan Azfar.

Mirza kaget saat menerima informasi bahwa Azfar meninggal dunia.

Informasi tersebut dia dapatkan dari seorang anggota Satlantas Polres Bangkalan.

"Saya ditelepon oleh anggota polisi bahwa orang yang terlibat kecelakaan itu pakai kaus Perseba", imbuhnya.

Pemain futsal berpengalaman itu rencananya hendak berangkat ke Malang.

Sebab, timnya dijadwalkan bertolak ke Pontianak untuk berlaga di ajang Futsal Nation Cup 2026. Pertandingan perdana akan berlangsung Kamis (12/2).

"Saya kurang tahu Azfar ini mendapatkan posisi inti atau tidak di klubnya, tapi yang jelas kami sangat berduka atas kepergiannya", tambahnya.

Sebagai orang yang akrab dengan Azfar, Mirza mengaku sangat kehilangan. Apalagi dia sering berkumpul dan bermain bersama dengan almarhun di beberapa komunitas futsal.

Kata dia, hampir semua insan bola di Kota Salak mengenal sosok Azfar. 

Sosok Azfar ini harus menjadi contoh bagi para pegiat olahraga futsal di Bangkalan, harapnya.

Sementara Tommy Guruh Hartawan yang juga teman Azfar menceritakan, karier futsal pemain berusia 25 tahun tersebut dimulai dari klub lokal di Bangkalan. Yakni, Sinjay FC.

Di klub itu, Azfar mengasah kemampuannya sebelum akhirnya dilirik klub-klub.

"Dulu Azfar ini bermain di Liga Nusantara (Linus) dengan klub pertamanya Sinjay FC, dan pernah mewakil Bangkalan di Porpov 2019 di Tuban", bebernya.

Perjalanan karier Azfar di dunia futsal memang tengah moncer. Dia tercatat satu-satunya pemain asal Bangkalan yang berhasil tembus ke kompetisi teratas futsal tanah air.

Beberapa klub yang pernah diperkuat antara lain Pelindo Jakarta, Sadakata Aceh, dan Unggul FC.

"Informasinya, Azfar hendak balik ke Malang. Dia pulang untuk pamit ke orang tuanya sebelum berangkat ke Pontianak", tutupnya. (*) 

Editor : Amin Basiri