PAMEKASAN, RadarMadura.id – Madura United (MU) tak membuang waktu di masa jeda paro musim BRI Super League 2025/2026.
Laskar Sape Kerrap memilih menyusun ulang kekuatan setelah menutup putaran pertama dengan performa yang buruk.
Evaluasi dilakukan menyeluruh, baik taktik, fisik, hingga mental bertanding.
Tim pelatih menilai jeda kompetisi menjadi ruang ideal untuk membenahi kekurangan tim yang kerap tak maksimal saat jadwal pertandingan padat.
Pelatih MU Carlos Alberto Parreira menyebut, sejumlah catatan teknis sudah dikantongi dari laga-laga sebelumnya.
Catatan tersebut akan menjadi dasar bagi dirinya dalam menyusun program latihan selama masa jeda.
”Kami sudah punya sejumlah catatan dari beberapa laga. Poin-poin itu sudah didiskusikan untuk kami selesaikan.
Kami lakukan ini untuk berbenah, masih ada waktu yang cukup panjang,” ujarnya.
Pembenahan tidak hanya menyasar pada skema permainan.
Parreira juga memberi perhatian besar pada kebugaran pemain agar tim mampu menjaga intensitas permainan sepanjang laga. Persoalan ini berulang kali muncul pada putaran pertama.
Secara klasemen, MU menutup paruh musim dengan 17 poin dari 17 pertandingan.
Posisi tersebut membuat tim berada di papan bawah dan menuntut perubahan signifikan jika ingin bersaing lebih aman di putaran kedua.
Baca Juga: PBVSI Sumenep Target Lolos Babak Semifinal
Juru taktik asal Brasil itu menegaskan, fokus utamanya saat ini adalah menyiapkan tim seutuhnya.
Bukan sekadar menghadapi satu pertandingan. Lulinha dan kawan-kawan akan bertandang ke Jakarta International Stadium (JIS) untuk menghadapi Persija Jakarta pada laga awal putaran kedua, Jumat (23/1).
Laskar Sape Kerrap dituntut bisa memanfaatkan jeda paro musim untuk mematangkan persiapan agar tetap kompetitif hingga akhir musim.
”Kami fokus membenahi skuad agar lebih siap menghadapi pertandingan berikutnya,” tegas Parreira. (afg/bil)
Editor : Amin Basiri