alexametrics
24 C
Madura
Tuesday, May 17, 2022

Perssu Harus Kembali Membumi

SUMENEP – Meski berhasil menang di pertandingan terakhir nanti, Perssu Real Madura tetap tak bisa lolos dari jurang degradasi. Sebab, Laskar Kuda Terbang gagal meraih poin sempurna saat menghadapi Persida Sidoarjo United di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu sore (26/8).

PT Liga Indonesia Baru (LIB) menetapkan Liga 2 akan dipangkas menjadi 24 tim. Hal itu sesuai dengan pernyataan Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Edy Rahmayadi. Menurutnya, 36 klub terbawah Liga 2 musim depan akan turun kasta, yakni bermain di Liga 3 musim 2018.

Perssu baru mengoleksi 11 angka. Artinya, Perssu butuh 5 poin jika ingin menggeser PSBK Blitar di peringkat keempat klasemen grup 6. Namun, itu adalah hal mustahil. Sebab, Perssu hanya menyisakan satu pertandingan. Jika dalam pertandingan terakhir menang, hanya mendapat tiga poin.

Baca Juga :  Maksimal Kelola Pembinaan Pesebak Bola Dini dan Pendanaan Klub

Saat melawan Persida Sidoarjo United, Perssu gagal meraih hasil sempurna. Meski menargetkan kemenangan, tim yang bermarkas di Kota Sumekar hanya meraih hasil imbang 1-1. ”Apa daya, seluruh pemain sudah memberikan kemampuan semaksimal mungkin di laga kemarin,” ujar Jamal.

Pada laga yang berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, tersebut, skuad besutan Jamal Yastro harus tertinggal lebih dulu di babak pertama. Namun berhasil menyamakan kedudukan di awal babak kedua, tepatnya menit ke-56. Haris Tuharea dkk bisa memanfatkan kemelut di depan gawang tuan rumah.

Usaha untuk mencetak gol tambahan di sisa waktu justru gagal dilakukan. Pasca stoper Perssu Real Madura Yuaib Rauf harus terkena hukuman kartu merah. Dia terlibat ketegangan dengan pemain lawan. Dengan demikian, wasit pun memberikan kertu merah kepada keduanya.

Baca Juga :  Suwandi Antisipasi Kebobolan di Menit Akhir

SUMENEP – Meski berhasil menang di pertandingan terakhir nanti, Perssu Real Madura tetap tak bisa lolos dari jurang degradasi. Sebab, Laskar Kuda Terbang gagal meraih poin sempurna saat menghadapi Persida Sidoarjo United di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu sore (26/8).

PT Liga Indonesia Baru (LIB) menetapkan Liga 2 akan dipangkas menjadi 24 tim. Hal itu sesuai dengan pernyataan Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Edy Rahmayadi. Menurutnya, 36 klub terbawah Liga 2 musim depan akan turun kasta, yakni bermain di Liga 3 musim 2018.

Perssu baru mengoleksi 11 angka. Artinya, Perssu butuh 5 poin jika ingin menggeser PSBK Blitar di peringkat keempat klasemen grup 6. Namun, itu adalah hal mustahil. Sebab, Perssu hanya menyisakan satu pertandingan. Jika dalam pertandingan terakhir menang, hanya mendapat tiga poin.

Baca Juga :  Saatnya Taklukkan Martapura FC di Demang Lehman

Saat melawan Persida Sidoarjo United, Perssu gagal meraih hasil sempurna. Meski menargetkan kemenangan, tim yang bermarkas di Kota Sumekar hanya meraih hasil imbang 1-1. ”Apa daya, seluruh pemain sudah memberikan kemampuan semaksimal mungkin di laga kemarin,” ujar Jamal.

Pada laga yang berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, tersebut, skuad besutan Jamal Yastro harus tertinggal lebih dulu di babak pertama. Namun berhasil menyamakan kedudukan di awal babak kedua, tepatnya menit ke-56. Haris Tuharea dkk bisa memanfatkan kemelut di depan gawang tuan rumah.

Usaha untuk mencetak gol tambahan di sisa waktu justru gagal dilakukan. Pasca stoper Perssu Real Madura Yuaib Rauf harus terkena hukuman kartu merah. Dia terlibat ketegangan dengan pemain lawan. Dengan demikian, wasit pun memberikan kertu merah kepada keduanya.

Baca Juga :  Tetap Tegar karena Suporter

Artikel Terkait

Cedera Muhammad Ridho Makin Membaik

MU Bakal Daratkan Lima Pemain

Cedera, Muhammad Ridho Ragu Bisa Tampil

Madura FC Keluar sebagai Juara Grup I

Most Read

Artikel Terbaru

/