alexametrics
24.1 C
Madura
Wednesday, August 10, 2022

Sumbang Satu Medali Atlet Kempo Usai Tanding dengan Waktu Tambahan

JEMBER, Jawa Pos Radar Madura – Cabang olahraga (cabor) kempo sukses meraih satu medali perunggu dalam Ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim. Medali itu dipersembahkan Wahyu Rifqi Fatahilah dari nomor randori kelas 55 kilogram.

Ketua Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Bangkalan Iwan Wijaya menyampaikan, cabornya mengutus empat atlet di ajang porprov. Mereka adalah Agus Alfin Deri, M. Trie Bintang Pangestu, Rojul Gufron, dan Wahyu Rifqi Fatahilah.

Empat atlet bertanding di nomor embu beregu putra. Khusus Wahyu Rifqi Fatahilah dan Agus Alfin Deri juga diturunkan di nomor randori. Hasilnya, Wahyu Rifqi Fatahilah menyabet medali perunggu. Di pertandingan terakhir, dia harus mengakui ketangguhan M. Riz Gerald Sayyid, atlet asal Kota Malang.

Baca Juga :  Inilah Atlet Peraih Medali Emas Porprov VI Jatim Asal Madura (1)

”Alhamdulillah, kita berhasil mengamankan satu perunggu dari nomor randori yang diperoleh Rifqi,” ucapnya.

Menurut Iwan, pertandingan antara anak asuhnya dengan lawan berjalan sangat seru. Bahkan, dua kali nilainya draw sehingga membutuhkan tambahan waktu untuk ketiga kalinya. Di masa tambahan waktu itu, Rifqi kecolongan hingga harus rela mendapatkan medali perunggu.

”Di babak tambahan waktu itu, aturannya siapa yang menyerang dan sasarannya tepat, maka dia yang menang,” imbuhnya.

Sementara di nomor embu beregu, empat atlet binaannya baru tampil sekali. Hari ini (26/6) keempat atletnya akan kembali tampil. Jika nanti perolehan poinnya bagus, mereka bisa tampil kembali dan memiliki kesempatan untuk menambah pundi-pundi medali.

Baca Juga :  Sempat Tertinggal 2-0, Bangkalan Taklukkan Tim Futsal Pasuruan 4-2

Wahyu Rifqi Fatahilah mengaku bersyukur atas prestasi yang diraihnya. Meskipun dia sebenarnya ingin membawa pulang medali emas. Karena itu, dia sangat berhati-hati saat bertanding.

Pria asal Kecamatan Burneh itu menambahkan, motivasinya menggebu untuk bisa membawa pulang medali. Sebab, dirinya ingin mewujudkan Bangkalan Satos. Dia semakin termotivasi saat mengetahui Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far hadir ke gelanggang. ”Saya ingin terus berlatih dan berjuang keras,” tegasnya. (jup/yan)

JEMBER, Jawa Pos Radar Madura – Cabang olahraga (cabor) kempo sukses meraih satu medali perunggu dalam Ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim. Medali itu dipersembahkan Wahyu Rifqi Fatahilah dari nomor randori kelas 55 kilogram.

Ketua Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Bangkalan Iwan Wijaya menyampaikan, cabornya mengutus empat atlet di ajang porprov. Mereka adalah Agus Alfin Deri, M. Trie Bintang Pangestu, Rojul Gufron, dan Wahyu Rifqi Fatahilah.

Empat atlet bertanding di nomor embu beregu putra. Khusus Wahyu Rifqi Fatahilah dan Agus Alfin Deri juga diturunkan di nomor randori. Hasilnya, Wahyu Rifqi Fatahilah menyabet medali perunggu. Di pertandingan terakhir, dia harus mengakui ketangguhan M. Riz Gerald Sayyid, atlet asal Kota Malang.

Baca Juga :  Kedua Tim Sama-Sama Bermodal Buruk

”Alhamdulillah, kita berhasil mengamankan satu perunggu dari nomor randori yang diperoleh Rifqi,” ucapnya.

Menurut Iwan, pertandingan antara anak asuhnya dengan lawan berjalan sangat seru. Bahkan, dua kali nilainya draw sehingga membutuhkan tambahan waktu untuk ketiga kalinya. Di masa tambahan waktu itu, Rifqi kecolongan hingga harus rela mendapatkan medali perunggu.

”Di babak tambahan waktu itu, aturannya siapa yang menyerang dan sasarannya tepat, maka dia yang menang,” imbuhnya.

Sementara di nomor embu beregu, empat atlet binaannya baru tampil sekali. Hari ini (26/6) keempat atletnya akan kembali tampil. Jika nanti perolehan poinnya bagus, mereka bisa tampil kembali dan memiliki kesempatan untuk menambah pundi-pundi medali.

Baca Juga :  PASI Belum Miliki Lintasan Lari

Wahyu Rifqi Fatahilah mengaku bersyukur atas prestasi yang diraihnya. Meskipun dia sebenarnya ingin membawa pulang medali emas. Karena itu, dia sangat berhati-hati saat bertanding.

Pria asal Kecamatan Burneh itu menambahkan, motivasinya menggebu untuk bisa membawa pulang medali. Sebab, dirinya ingin mewujudkan Bangkalan Satos. Dia semakin termotivasi saat mengetahui Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far hadir ke gelanggang. ”Saya ingin terus berlatih dan berjuang keras,” tegasnya. (jup/yan)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Pasar Ganding Belum Dipaving

Lelang Proyek Rumah Sakit Arjasa Maret

Artikel Terbaru

/