alexametrics
20.9 C
Madura
Friday, July 8, 2022

Bola Mati Tumbangkan Madura United

BALIKPAPAN – Turnamen Piala Gubernur Kaltim (PGK) jilid II menjadi pelajaran berharga bagi Gomes de Olivera. Madura United kembali menelan pil pahit di stadIon Batakan, Balikpapan. Menghadapi Sriwijaya FC, Laskar Sape Kerrap takluk dua gol tanpa balas Senin (26/2).

Anehnya, dua gol tersebut tercipta dari bola mati. Yakni, melalui skema tendangan bebas. Pada laga sebelumnya melawan Persebaya Surabaya tidak jauh berbeda. Gol tim berjuluk Green Force tercpta dari titik putih.

            Karena kekalahan itu, Madura United tak mampu menambah perolehan poin. Dari dua pertandingan, tim besutan Gomes de Olivera hanya mengoleksi 1 poin. Sebelumnya, Madura United kalah dari Persebaya di pertandingan pembuka melalui adu penalti.

Baca Juga :  Perseba Akan Panggil Pemain, Perssu Mempertimbangkan

Pada laga tersebut, Sriwijaya FC tampil dengan para pemain bintangnya. Mereka tampil menyerang. Mereka berhasil memanfaatkan dua tendangan bebas menjadi gol. Gol tersebut dicetak dua eksekutor berbeda, yakni Jalilov pada menit ke-61, dan Adam Alis pada menit ke-79.

Sejak awal Gomes menurunkan Angga Saputra di bawah mistar gawang. Setelah kebobolan, dia ditarik keluar dan digantikan Satria Tama yang baru datang dari training center (TC) Timnas Indonesia U-23.

Namun, Satria Tama langsung kebobolan. Gol pertama dan kedua sama-sama dari tendangan bebas. Uniknya, arah tendangan bebas kedua eksekutor tersebut sama. Yakni, mengarah pada sisi kiri gawang Madura United.

Pelatih kepala Madura United Gomes de Olivera mengatakan, hasil tersebut mengecewakan. Sebab, seluruh pemain sudah berjuang keras di lapangan. Namun, perjuangan itu sia-sia setelah bola bersarang di gawang Madura United sebanyak dua kali.

Baca Juga :  Bermain 10 Orang Madura United Tundukkan PS TNI

”Bola mati lagi-lagi menyulitkan kami. Namun Sriwijaya pantas menang, mereka bermain bagus sepanjang pertandingan,” ujar Gomes.

Madura United juga bermain cukup agresif. Bahkan, banyak peluang yang tercipta. ”Banyak peluang yang gagal kami maksimalkan menjadi gol. Tentu ini akan kami evaluasi ke depan,” jelas Gomes.

 

 

 

BALIKPAPAN – Turnamen Piala Gubernur Kaltim (PGK) jilid II menjadi pelajaran berharga bagi Gomes de Olivera. Madura United kembali menelan pil pahit di stadIon Batakan, Balikpapan. Menghadapi Sriwijaya FC, Laskar Sape Kerrap takluk dua gol tanpa balas Senin (26/2).

Anehnya, dua gol tersebut tercipta dari bola mati. Yakni, melalui skema tendangan bebas. Pada laga sebelumnya melawan Persebaya Surabaya tidak jauh berbeda. Gol tim berjuluk Green Force tercpta dari titik putih.

            Karena kekalahan itu, Madura United tak mampu menambah perolehan poin. Dari dua pertandingan, tim besutan Gomes de Olivera hanya mengoleksi 1 poin. Sebelumnya, Madura United kalah dari Persebaya di pertandingan pembuka melalui adu penalti.

Baca Juga :  Kontestan SSC Sama-Sama Mengandalkan Pemain Asing

Pada laga tersebut, Sriwijaya FC tampil dengan para pemain bintangnya. Mereka tampil menyerang. Mereka berhasil memanfaatkan dua tendangan bebas menjadi gol. Gol tersebut dicetak dua eksekutor berbeda, yakni Jalilov pada menit ke-61, dan Adam Alis pada menit ke-79.

Sejak awal Gomes menurunkan Angga Saputra di bawah mistar gawang. Setelah kebobolan, dia ditarik keluar dan digantikan Satria Tama yang baru datang dari training center (TC) Timnas Indonesia U-23.

Namun, Satria Tama langsung kebobolan. Gol pertama dan kedua sama-sama dari tendangan bebas. Uniknya, arah tendangan bebas kedua eksekutor tersebut sama. Yakni, mengarah pada sisi kiri gawang Madura United.

Pelatih kepala Madura United Gomes de Olivera mengatakan, hasil tersebut mengecewakan. Sebab, seluruh pemain sudah berjuang keras di lapangan. Namun, perjuangan itu sia-sia setelah bola bersarang di gawang Madura United sebanyak dua kali.

Baca Juga :  The Champion, Robby Sakera Berjaya di Kejurnas YCR 

”Bola mati lagi-lagi menyulitkan kami. Namun Sriwijaya pantas menang, mereka bermain bagus sepanjang pertandingan,” ujar Gomes.

Madura United juga bermain cukup agresif. Bahkan, banyak peluang yang tercipta. ”Banyak peluang yang gagal kami maksimalkan menjadi gol. Tentu ini akan kami evaluasi ke depan,” jelas Gomes.

 

 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/