Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemain Tak Solid, MU Kebobolan 0-5 Lawan Persib

H

TERBANG: Pemain MU Mendonca mencoba menyundul bola saat melawan Persib Bandung di Stadion GBLA, Kamis (26/2) malam. (INSTAGRAM MU)
TERBANG: Pemain MU Mendonca mencoba menyundul bola saat melawan Persib Bandung di Stadion GBLA, Kamis (26/2) malam. (INSTAGRAM MU)


Advertisement

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Madura United (MU) mendapat ujian berat saat bertandang ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis (26/2) malam. Laskar Sape Kerrap menyerah dengan skor telak 0-5 dari Persib Bandung.

Sejak menit awal, tuan rumah tampil menekan. Intensitas tinggi dan transisi cepat membuat lini belakang MU kelimpungan.

Tiga gol bersarang di gawang MU pada babak pertama. Setelah itu, Maung Bandung terus menambah gol hingga peluit panjang dibunyikan.

Advertisement

MU mencoba keluar dari tekanan. Namun, build-up serangan kerap terputus di tengah lapangan.

Minimnya kreativitas dan kalah duel membuat aliran bola mudah dipatahkan. Situasi makin sulit ketika Persib tampil klinis memanfaatkan setiap celah.

Pelatih MU Carlos Alberto Parreira mengakui timnya kalah kelas dalam laga tersebut. Dia menyebut tekanan Persib membuat skema yang disiapkan tak berjalan maksimal.

Advertisement

”Kami bermain melawan tim besar dengan kualitas tinggi. Kami harus kembali fokus pada permainan kami sendiri,” ujarnya.

Menurut pelatih asal Brasil itu, kekalahan telak ini menjadi bahan evaluasi serius. Dia menilai, anak asuhnya belum cukup solid menghadapi intensitas permainan tim papan atas.

Parreira menjelaskan, kekalahan itu menjadi momen untuk belajar. Tim harus memperbaiki detail dan harus bekerja lebih keras.

Parreira menerima kekalahan itu dengan lapang dada. Dia akan mengalihkan fokus tim pada pertandingan berikutnya.

”Ini sepak bola, dan kami bermain melawan tim yang sangat besar,” sambungnya.

Asisten Pelatih Persib Igor Tolic memuji efektivitas timnya, terutama di babak pertama.

Gol-gol yang tercipta disebut hadir pada waktu yang tepat sehingga membuka ruang lebih besar untuk mengontrol permainan.

Igor memuji kinerja anak asuhnya yang mampu mencetak banyak gol dan tanpa kebobolan dalam pertandingan tersebut.

”Pertandingan ini tidak mudah, tapi kami di babak pertama bisa mencetak gol di saat yang tepat,” tukasnya. (afg/bil)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Persib Tantang FC Seoul, Ada Cerita Shin Tae Yong yang Pernah Bobol Maung Bandung

Persib Tantang FC Seoul, Ada Cerita Shin Tae Yong yang Pernah Bobol Maung Bandung

Persib kembali menghadapi klub Korea di kompetisi Asia. 31 tahun lalu, Maung Bandung pernah dibobol Shin Tae Yong saat membela Ilhwa Chunma.

Kian Mantap dalam Persaingan Papan Atas Pasca MU Berhasil Tumbangkan Tuan Rumah PSM Makassar

Kian Mantap dalam Persaingan Papan Atas Pasca MU Berhasil Tumbangkan Tuan Rumah PSM Makassar

Pelatih Madura United Jose Manuel Gomes da Silva mengakui kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah.

Sape Kerrap Tak Ingin Terpuruk, Gomes Benahi Permainan Jelang Lawan PSM

Sape Kerrap Tak Ingin Terpuruk, Gomes Benahi Permainan Jelang Lawan PSM

Poin di Makassar menjadi hal penting bagi tim. Namun, misi tersebut dipastikan tidak mudah. Gomes menyadari, PSM Makassar merupakan lawan tangguh, terlebih pertandingan akan berlangsung di kandang lawan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer