alexametrics
22.1 C
Madura
Thursday, August 11, 2022

Madura United Ingin Persembahkan Kemenangan untuk Suporter

BANGKALAN – Madura United masih dalam bayang-bayang kekalahan telak atas Persipura Jayapura pada pekan lalu (19/5). Bertandang ke Stadion Mandala, Jayapura, Laskar Sape Kerrap ketika itu babak belur. Tumbang 0-6 dari tuan rumah.

Hasil itu cukup memengaruhi mental bermain Fachruddin Wahyudi Aryanto, dkk. Pasalnya, itu merupakan kekalahan terbesar sebuah tim di Liga 1 musim ini.

Pelatih Madura United Milomir Seslija mengaku telah berusaha mengembalikan mental bermain yang dimiliki skuad asuhannya. Meskipun sebenarnya, dia juga masih teringat akan kekalahan itu.

”Itu hari yang buruk. Sepak bola adalah tentang menang, seri, dan kalah. Tapi, kami tidak beruntung di pertandingan itu. Kami harus belajar dan mencoba dengan mengerahkan semua kekuatan untuk kembali ke jalur kemenangan,” kata pelatih yang akrab disapa Milo itu.

Sebenarnya, situasi ini bukan hal baru bagi Milo saat sedang menjadi pelatih Madura United. Dia bahkan langsung dihadapkan dengan tantangan membangun mental pemain saat pertama datang pada Maret lalu. Saat itu, klub asal Pulau Garam itu baru ditinggal pelatih Gomes de Olivera yang mengundurkan diri.

Baca Juga :  Gomes Mengaku Tak Ada Tim Unggulan di Grup C

Situasi juga tidak kondusif karena mereka baru meraih hasil buruk dengan selalu kalah dalam tiga laga fase grup Piala Gubernur Kaltim II 2018. ”Caranya untuk bangkit adalah kami harus melakukan segalanya secara bersama-sama. Kami sudah tahu apa yang harus dilakukan. Semua pemain sudah sadar. Mereka sudah seharusnya kembali untuk bekerja keras seperti sebelumnya,” imbuh pelatih asal Bosnia itu.

Milo memiliki keyakinan kuat Madura United bisa bangkit saat melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat malam (25/4). Dengan bertindak sebagai tuan rumah, Milo yakin suporter akan memberi dukungan penuh untuk timnya.

”Suporter selalu hadir bersama kami saat bertanding di kandang. Mereka akan memberikan kekuatan dan motivasi tambahan untuk kami. Mereka juga datang saat latihan dan memberi dukungan. Kami pun sangat mengapresiasi hal itu dengan memberikan yang terbaik untuk suporter,” ungkapnya.

Baca Juga :  Hat-trick Isa Benamkan Asa Persepam

Laga kali ini juga sekaligus perayaan ulang tahun salah satu basis suporter Madura United, yaitu Tarètan Dhibi’. Tepatnya di ulang tahun ke-4 suporter yang berbasis di Pamekasan tersebut. Kemenangan juga menjadi kado terindah suporter yang tergabung dalam suporter Madura Bersatu tersebut.

Selain itu, dukungan suporter dipastikan akan lebih banyak daripada biasanya. Mengingat lawan yang akan dihadapi adalah Persebaya Surabaya.

Sementara itu, Pelatih Persebaya Angel Alfredo Vera menyadari tak akan mudah menaklukkan Fachruddin Wahyudi dkk di kandangnya. Namun, dua pertemuan terakhir antara Persebaya dan Madura United di Piala Presiden dan Piala Gubernur Kaltim 2018, menambah motivasi bagi skuad tim Bajul Ijo.

Pasalnya, dalam dua pertemuan itu Persebaya mampu memenangkan laga. ”Saya tahu ini merupakan pertandingan berat karena setiap pertandingan berbeda. Tapi, kami sudah pernah menghadapi Madura dan saya sudah tahu kekuatan mereka seperti apa,” ucap Alfredo, seperti dikutip laman resmi Persebaya.

BANGKALAN – Madura United masih dalam bayang-bayang kekalahan telak atas Persipura Jayapura pada pekan lalu (19/5). Bertandang ke Stadion Mandala, Jayapura, Laskar Sape Kerrap ketika itu babak belur. Tumbang 0-6 dari tuan rumah.

Hasil itu cukup memengaruhi mental bermain Fachruddin Wahyudi Aryanto, dkk. Pasalnya, itu merupakan kekalahan terbesar sebuah tim di Liga 1 musim ini.

Pelatih Madura United Milomir Seslija mengaku telah berusaha mengembalikan mental bermain yang dimiliki skuad asuhannya. Meskipun sebenarnya, dia juga masih teringat akan kekalahan itu.


”Itu hari yang buruk. Sepak bola adalah tentang menang, seri, dan kalah. Tapi, kami tidak beruntung di pertandingan itu. Kami harus belajar dan mencoba dengan mengerahkan semua kekuatan untuk kembali ke jalur kemenangan,” kata pelatih yang akrab disapa Milo itu.

Sebenarnya, situasi ini bukan hal baru bagi Milo saat sedang menjadi pelatih Madura United. Dia bahkan langsung dihadapkan dengan tantangan membangun mental pemain saat pertama datang pada Maret lalu. Saat itu, klub asal Pulau Garam itu baru ditinggal pelatih Gomes de Olivera yang mengundurkan diri.

Baca Juga :  AFC Licence Diharapkan Bisa Berdampak Positif

Situasi juga tidak kondusif karena mereka baru meraih hasil buruk dengan selalu kalah dalam tiga laga fase grup Piala Gubernur Kaltim II 2018. ”Caranya untuk bangkit adalah kami harus melakukan segalanya secara bersama-sama. Kami sudah tahu apa yang harus dilakukan. Semua pemain sudah sadar. Mereka sudah seharusnya kembali untuk bekerja keras seperti sebelumnya,” imbuh pelatih asal Bosnia itu.

Milo memiliki keyakinan kuat Madura United bisa bangkit saat melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat malam (25/4). Dengan bertindak sebagai tuan rumah, Milo yakin suporter akan memberi dukungan penuh untuk timnya.

”Suporter selalu hadir bersama kami saat bertanding di kandang. Mereka akan memberikan kekuatan dan motivasi tambahan untuk kami. Mereka juga datang saat latihan dan memberi dukungan. Kami pun sangat mengapresiasi hal itu dengan memberikan yang terbaik untuk suporter,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dejan Bakal Turunkan Sapi Gila

Laga kali ini juga sekaligus perayaan ulang tahun salah satu basis suporter Madura United, yaitu Tarètan Dhibi’. Tepatnya di ulang tahun ke-4 suporter yang berbasis di Pamekasan tersebut. Kemenangan juga menjadi kado terindah suporter yang tergabung dalam suporter Madura Bersatu tersebut.

Selain itu, dukungan suporter dipastikan akan lebih banyak daripada biasanya. Mengingat lawan yang akan dihadapi adalah Persebaya Surabaya.

Sementara itu, Pelatih Persebaya Angel Alfredo Vera menyadari tak akan mudah menaklukkan Fachruddin Wahyudi dkk di kandangnya. Namun, dua pertemuan terakhir antara Persebaya dan Madura United di Piala Presiden dan Piala Gubernur Kaltim 2018, menambah motivasi bagi skuad tim Bajul Ijo.

Pasalnya, dalam dua pertemuan itu Persebaya mampu memenangkan laga. ”Saya tahu ini merupakan pertandingan berat karena setiap pertandingan berbeda. Tapi, kami sudah pernah menghadapi Madura dan saya sudah tahu kekuatan mereka seperti apa,” ucap Alfredo, seperti dikutip laman resmi Persebaya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/